
Sampai di rumah, Arjuna dan Farza sudah di sambut Bunda Rose dan juga Gisel yang sedang bersantai di teras rumah.
"Assalamualaikum".
"Waalaikum(u)salam".
"Zaa,kamu ikut kesini juga" ucap Gisel mendekat.
"Iya, Kak Juna yang ngajakim" jawab nya sambil mencium punggung tangan Bunda Rose.
"Ya sudah sana kalian makan dulu, baru pulang pasti lapar, habis itu istirahat" ucap Bunda Rose.
Arjuna melirik Gisel, lalu pergi begitu saja melewatinya.
#Masih marah ternyata# batin Gisel.
"Kak Gisel sabar ya" ucap Farza yang tau saat ini kakaknya pasti sedih.
"Gak papa Zaa dah biasa kok, bentaran juga baikan pasti, dia lagi kecewa saja sama aku" ucap nya sambil tersenyum.
"Ya sudah kita makan yuk,kasihan Arjuna sudah nungguin tuh".
"Heem.... " Farza mengangguk.
Saat ini Farza, Gisel dan Arjuna sedang berada di meja makan. Setelah mencuci tangan, Farza mengambilkan nasi beserta lauknya untuk Arjuna. Sedangkan Gisel hanya menemani mereka saja karena dia sudah makan bersama Bunda Rose.
"Nanti sore kalian bisa atar kakak ke butik gak" tanya Gisel.
"Mau fitting baju ya kak" jawab Farza sambil menyuapkan nasi ke mulut nya.
"Iya, nanti sekalian kalian juga fiting baju juga, gimana,mau gak..?"
"Sama Kak Juna ya" ucap Farza.
"Ya asal dia mau saja".
"Gimana Kak,mau gak kamu nganterin kak Gisel..?" tanya Farza menatap Arjuna yang sedang makan.
"Hmm.... " jawab Arjuna singkat.
"Ya sudah kalian terusin makan nya, aku ke atas dulu" kata Gisel yang kemudian pergi meninggalkan Farza dan Arjuna.
...🌷🌷🌷🌷🌷...
Menjelang sore, Arjuna dan Farza pergi mengantar Gisel ke butik tante nya. Karena Andra menyerahkan semua pada Gisel, jadi gisel berencana mengajak Farza, Gisel pikir dia akan membantu nya jika nanti mengalami kesulitan.
Setelah setengah jam perjalanan, akhir nya mereka bertiga sampai di butik. Di depan butik,tante Ana sudah menyambut mereka bertiga, Tante Ana adalah sepupu dari Bunda Rose.
"Tante Ana...." sapa Gisel dengan mencium kedua pipi nya.
"Ih... keponakan tante sudah mau nikah saja" ucap nya mencubit hidung Gisel dan Gisel hanya tersenyum.
Tante Ana beralih melihat Arjuna dan Farza "ini lagi satu,ponakan tante yang bandel nya minta ampun,juga sudah mau tunangan saja" tambah nya sambil mengacak-acak rambut Arjuna.
"Tante, rusak dong rambut nya Juna, turun entar kegantengan Juna"
"Aduh... aduh... Farza,kamu kenapa mau sama ponakan tante yang bandel ini sih" ucap nya mencium pipi Farza
"Ya gimana tante,Zaa kepaksa" ledek nya membuat Arjuna mendelik, dan semua tertawa bersama.
__ADS_1
"Ya sudah kalian berdua tunggu di sini saja ya, tante mau ukur Gisel dulu, ayuk sayang ikut tante"
"Iya tante"
Arjuna dan Farza duduk di sofa tunggu yang berada di dalam butik.Tapi sebelum itu dia ingin melihat beberapa gaun yang sudah tergantung di area butik.
"Yank kamu coba ini deh" ucap Arjuna memberi satu gaun.
"Oke" jawab nya lalu pergi ke ruang ganti.
3 menit kemudian
"Yank..... " panggil Farza dan Arjuna pun menoleh karena posisi Arjuna membelakangi Farza.
Arjuna tersenyum sambil melipat tangan nya di dada.
"Cantik" ucap nya mendekat, melingkarkan kedua tangan nya di bahu Farza "kamu pake ya pas pestanya Gisel"
"Seriusan aku pakai ini...? gak terlalu sexi apa ya" tanya Farza.
"Enggak... kamu cantik yank beneran" ucap Arjuna mendekatkan wajah nya dan menempelkan bibir nya ke bibir Farza, hanya kecupan biasa.
"Ih... kakak..! malu dilihatin orang" Farza memukul dada bidang Arjuna "udah,aku ganti dulu, entar bayarin ya" tambah nya lalu pergi lagi untuk mengganti pakaian.
"Yank gak sekalian aja kamu fitting baju pengantin, kita ikut nikah juga" tanya Arjuna yang kini sedang duduk di sofa tunggu bersama Farza.
"Apaan sih kamu kak" ucap nya memukul paha Arjuna.
"Aduh... kok dipukul sih, emang kamu gak mau apa nikah sama aku".
"5 tahun lagi dong yank, sekarang aja kamu masih kelas 2 mau kelas 3" jawab Arjuna lesu.
"Ya mau gimana lagi kakak, bukan nya aku gak mau nikah sekarang,cuma aku takut nya kalau kita punya anak,aku jadi gak fokus ngurusin anak, aku gak mau kayak gitu, aku itu mau ngurus anak aku sendiri"
"Huft... Arjuna menghela nafas, ya udah deh iya tunggu lulus kuliah dulu, tapi kamu jangan bosen ya sama aku, jangan berpaling dari aku" ucap Arjuna yang kini sudah menghadap Farza.
"Justru aku yang harusnya bilang gitu sama kamu, entar karena kelamaan kamu nungguin aku, kamu jadi bosen sama aku" kini Farza mengerucutkan bibir nya.
"Ya enggak dong yank, kamu itu cuma satu-satunya di hati ku sayank" Arjuna mencubit gemas hidung Farza.
"Makasih ya sayank" ucap nya memeluk pinggang Arjuna dan Arjuna pun membalas pelukan nya dan berkata "sama-sama sayank"
.
.
"Ekhem.... yang mau nikah gue kenapa kalian yang mesra-mesraan sih" ucap Gisel yang tiba-tiba datang.
"Iri... bilang boss" ledek Arjuna.
"Apa kamu bilang hah" Gisel menjewer kuping Arjuna sehingga membuatnya kesakitan.
"Aduh.... aduh..ampun kak... ampun" ucap nya memegangi tangan Gisel yang berada di telinga nya.
Gisel melepas tangan nya dan ikut duduk di samping Arjuna dengan melipat tangan di dada.
"Sudah selesai Sel" tanya Arjuna.
__ADS_1
"Sudah, tapi aku belum nentuin warna, aku telfon Andra dulu" jawab nya lalu memencet nomor Andra.
.
.
📲 Gisel : Hallo assalamualaikum.
📲 Andra : Iya waalaikum(u)salam ada apa Sel.
📲 Gisel : Andra aku lagi di butik,kamu mau gaun aku warna apa karena aku bingung.
📲 Andra : Aduh gimana ya aku lagi miting Gisel, kamu pilih warna yang kalem aja pokoknya gak terang dan gak gelap, maaf ya aku lagi sibuk banget jadi gak bisa nemenin kamu.
📲 Gisel : Iya gak papa Andra, ya udah aku tutup ya kamu lanjutin kerjanya, assalamualaikum.
📲 Andra : Waalaikum(u)salam.
Gisel menutup panggilannya.
"Duh jadi bingung deh Andra mau nya warna yang kalem gak terang dan gak gelap" ucap Gisel bingung.
Gisel melihat Farza yang lagi serius main game di ponselnya sama dengan Arjuna.
#Kalau aku tanya Farza kira-kira dia bakalan tersinggung gak ya #atin Gisel ragu-ragu, namun pada akhirnya dia beranikan diri untuk bertanya.
"Zaa,kamu ada ide gak, warna apa yang bagus buat pesta nikahan aku" tanya Gisel ragu-ragu.
"Warna rose gold aja Kak, cocok buat kalian berdua" jawab Farza tanpa melihat Gisel.
"Bang Andra suka warna itu ya yank" tanya Arjuna menghentikan permainan nya dan memasuk kan ponsel nya dalam saku celana.
"Hmmm.... " jawab Farza singkat.
"Zaa... " Gisel melihat raut muka Farza.
Farza menghentikan permainan nya,memasuk kan ponsel nya ke dalam tas, melihat Gisel dan menggenggam tangan Arjuna.
"Tenang saja, aku sudah sayang sama adik kamu ini, sekarang kak Andra hanyalah kakak ku, jadi kak Gisel gak perlu khawatir oke" ucap nya tersenyum
"Makasih ya Zaa..., maafin aku" ucap Gisel sendu.
"Sudah ya jangan di ungkit-ungkit lagi, sekarang kakak harus fokus sama pernikahan kakak, oke"
"Iya.... "
"Sel lapar ni gue,sudah selesai belum sih" ucap Arjuna dengan kesal.
"Iya... iya.. bawel... bentar,aku bilang Tante Ana dulu sekalian pamit, kalian tunggu disini dulu" ucap Gisel meninggalkan Arjuna dan Farza.
.
.
.
.
Bersambung......
__ADS_1