
Sampai istirahat ke dua semua siswa membubarkan diri dari taman belakang sekolah dan kembali lagi ke kelas masing-masing. Masih dengan canda tawanya, Farza berjalan beriringan bersama para cewek. Di belakang mereka ada Nathan, Ariel, Doni dan Dino.Di belakangnya lagi ada Arjuna, Akhmad dan David.
"Dav lo mau ngapain ke rumah Arjuna..?" tanya Akhmad
"Main PS, dah lama gak tanding sama ni orang" jawab David menoleh pada Arjuna.
"Tapi gue ntar siang ke kantor Dav" ucap Arjuna
"Ngapain..?" tanya Akmad "Mau belajar perkantoran lo Jun?" tambahnya lagi
"Suruh ngurus kantor sementara waktu Mad"
"Emang bokap lo kemana Jun..?" tanya David
"Ke Paris sama mama, papanya Farza juga, ada reunian disana"
"Jadi Farza tidur di rumah lo dong Jun" ucap Akhmad dan Arjuna mengangguk
"Gue yakin pasti Farza tidur sekamar kan sama lo Jun" uvap David
"Sotoy lo" ucap Arjuna sakah tingkah
"Ya taulah gue Jun, apa sih yang gak gue tau dari lo" jawab David terkekek
"Juna pakai kolor warna apa Dav" tanya Akhmad tiba-tiba
"Mana gue tau, napa lo nanya gitu ke gue, tanya Juna lah"
"Katanya lo tau semua tentang Arjuna, berarti lo harus tau kolornya Juna lah" ucap Akhmad terkekeh geli begitu juga dengan Arjuna
"Dasar somplak lu pada" ucap David kesal
Akhirnya mereka semua masuk ke dalam kelas masing-masing dan mengikuti pelajaran berikutnya.
.
.
.
.
2 jam berikutnya pelajaran pun telah usai, Farza dan para sahabatnya keluar kelas dan pergi menuju parkiran sekolah karena yang lain juga menunggu disana.
"Widih... coba tu liat pangeran kodok sedang nungguin sang putri" ucap Audy yang melihat Arjuna dan David yang sedang berdiri di depan mobil masing-masing sambil bercanda dengan Dino, Doni dan juga Akhmad.
"Iya putrinya Elsa sama Ana kayak di frozen" ucap Ratu
"Elu juga di tungguin pangeran lagi Dy" ucap Nathan
"Pangeran apa Than?" tanya Ariel.
"Pangeran beruang hahaha" jawab Nathan sambil tertawa
"Buahahahahaha.... pangeran beruang berarti putri Marsya dong" ucap Bella membuat tawa semuanya pecah sampai Farza mengeluarkan air matanya karena tak tahan dengan banyolan para sahabatnya.
Audy hanya mendengus kesal sebab dia jadi bahan candaan para sahabatnya. Sedangkan Arjuna heran melihat Farza dan lainnya tertawa.
"Kamu kenapa sih, ketawa kok sampai nangis gini" tanya Arjuna sambil mengusap ujung mata Farza yang basah karena air mata.
"Uuuu... sosweat banget sih kak Arjuna, kayak udah sama pacarnya aja, kalian cocok lagi kalau pacaran" ucapan Ratu dan Arjuna hanya tersenyum.
"Kalian lagi ngetawain apa sih..?" tanya Dino penasaran
__ADS_1
"Lagi ngomongin pangeran beruang sama putri Marsya" ucap Ratu yang masih tertawa
Dino memicingkan matanya "cuma ngomong gitu kalian sampe katawa ngakak kayak gini... aneh"
"Iyalah karena pangeran beruangnya tu elo bang dan putri Marsyanya Audy" ucap Nathan membuat semuanya menjadi tertawa lagi kecuali Arjuna yg sibuk dengan ponselnya
"Suek kalian ini,gak ada yang lebih keren dikit apa" ucap Dino kesal
"Gak ada itu udah cocok lo buat kalian hahaha" jawab Bella dengan memegangi perutnya
"Zaa pulang yuk, aku harus ke kantor udah ditungguin Mas Aldi" ucap Arjuna
"Iya.. iya.. ayuk, kalau aku masih disini bisa kencing di sini aku" jawab Farza masih dengan tawanya.
"Guys kita duluan ya gue harus ke kantor, Dav nanti lo hubungin gue ya" ucap Arjuna berpamitan pada teman-temannya
"Oke.. kalian hati-hati dijalan" ucap David
Arjuna dan Farza meninggalkan parkiran sekolah langsung menuju kantor milik keluarga Arjuna.
"Kita langsung ke kantor..?" tanya Farza
"Hmmm... " Arjuna mengangguk sebagai jawaban.
"Kamu gak ganti baju dulu..?"
"Udah ada bajuku disana yang,ntar aku ganti di kantor aja"
Farza membuka tasnya dan menganbil ponselnya, mencoba menghubungi kakaknya.
"Hallo Assalamualaikum adik kakak yang cantik"
"Waalaikum salam kakak ku yang ganteng, kakak lagi ngapain..?"
"Kabarku baik kak, lebay deh, kalau ketemu gak pernah tu disayang, soksok an pake kangen segala"
"Dih kok gitu sih, beneran kakak kangen tau sama kamu Zaa"
"Iya.. iya.. Farza juga kangen sama kakak kok, kakak baik-baik ya disana, jaga kesehatan"
"Iya... makasih ya dek, gimana kamu sama Arjuna..? apa masih berantem aja..? "
"Gak lah aku udah gak pernah berantem kakak kan udah cinta sama kak Juna" ucap Farza membuat Arjuna terseyum gemas lalu mengacak rambut Farza.
"Cie... cie... syukur deh kalau begitu, kakak doain kalian langgeng terus ya sampai nikah"
"Amin...." kor Farza dan Juna
"Ya udah kakak lanjut kerja ya sayang kamu jaga kesehatan ya, Jun abang titip Farza ya"
"Siap bang" jawab Arjuna
"Ya udah kakak tutup ya Assalamualaikum"
"Waalaikum salam"
Farza memutus panggilan telfonnya, beralih melihat pesan masuk dari Andra.
📩 Kak Andra
Adik manisnya kakak lagi apa..?
📩 Me
__ADS_1
Lagi di jalan sama kak Juna, baru pulang sekolah akunya.
📩Kak Andra
Kakak boleh telfon kamu gak dek..?
📩Me
Boleh kok.
Tak berapa lama ponsel Farza berdering, ia pun langsung menjawab panggilannya, tapi sebelumnya dia mengaktifkan pengeras suaranya dahulu agar Arjuna juga mendengarnya.
"Hallo Assalamualaikum" jawabnya
"Waalaikum(u)salam, dek gimana kabarnya..?
" Alhamdulillah baik, kakak juga gimana kabarnya..?"
"Alhamdulillah kakak juga baik, pacar kamu mana dek..? "
"Ada ini di sebelah aku lagi nyetir, kakak mau ngomong..?"
"Iya... coba deketin ponselnya"
Farza pun mendekatkan ponselnya pada Arjuna.
"Udak kak ini Arjunanya"
"Heh adik ipar, apa kamu sudah ke kantor ayah kamu..?"
"Ini lagi dijalan mau ke kantor, kenapa sih kakak ipar..?" ucap Arjuna
"Kakak kamu ngomel-ngomel ke aku gara-gara kamu gak datang-datang ke kantor"
"Hahaha jadi Gisel ngomelnya sama kamu kakak ipar, kasiannya, lagian kenapa dia ngomel-ngomel sih kan ada Mas Aldi"
"Justru itu, kamu tau kan Aldi itu naksir sama kakak kamu, aku gak mau ya calon istriku di gangguin sama Aldi, udah kamu cepet ke kantor, dia juga ada mata kuliah jam 2"
"Iya... iya... ini juga udah deket, lagian Gisel juga udah pulang kali, udah jam makan siang juga kan"
"Ya udah dek kakak tutup ya telfonnya, kamu baik-baik disana ya sayang Assalmualaikum"
"Waalaikum(u)salam" jawab kor Farza dan Arjuna lalu Farza mematikan sambungan telfonnya.
"Kalian udah akrab ya..?" tanya Farza setelah memasukkan ponselnya dalam tas.
"Iya... baru kemarin, aku cuma mau mastiin aja, Bang Andra udah bisa nerima Gisel apa belum, aku gak mau Gisel sakit hati" jawab Arjuna
"Oh... " Farza mwngangguk kan kepalanya
#batin Farza#
Masih gak percaya aja, heran deh sama mereka berdua ini.
Farza menggeleng-gelengkan kepalanya.
.
.
.
.
__ADS_1
. Bersambung....