MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Episode 62


__ADS_3

"Arjuna susul Farza dulu ya" ucapnya pamit pada semua orang yang masih berada di meja makan. Dia pun pergi menyusul Farza ke kamarnya.


Setelah sampai kamarnya dia melihat Farza yang sedang berdiri di balkon kamarnya, lalu Arjuna pun mendekatinya dan berdiri di sebelahnya.


"Aku tidak mau menikah dengan mu" ucap Farza tiba-tiba.


"Aku akan tetap menikahi mu" jawab Arjuna tegas.


"Aku membencimu..!!" ucap Farza lagi kini dengan menangis.


"Aku tidak perduli, aku akan tetap menikahi mu, ingat Zaa aku yang telah mengambil kesucian mu jadi aku tak akan melepas mu" ucap Arjuna langsung pergi meningal kan Farza.


"AKU MEMBENCIMU ARJUNA AKU MEMBENCIMU HIKS... HIKS.. HIKS.. " Ucap Farza berteriak, membuat Arjuna berhenti sejenak. Dia merasakan sesak di dadanya saat mendengar ucapan Farza.


#batin Arjuna#


Sebegitu bencinya kamu sama aku Zaa.


Arjuna pergi meninggalkan kamar Farza dengan perasaan yang sangat kacau. Melewati para orang tua yang sedang duduk bersama di ruang tengah. Arjuna pergi menemui Dave dan yang lain nya karena memang mereka sudah membuat janji sebelumnya. Arjuna akan menceritakan masalahnya dengan Farza.


"Ini berkas yang loe minta dan gue juga udah siapin jet pribadi buat loe berangkat nanti" ucap Dave yang duduk di depan Arjuna.


"Kak Juna emang mau kemana..?" tanya Bella penuh selidik.


"Gue mau ke Amerika Bell" jawab Arjuna lirih.


"HAAA.... " Semua orang terkejut saat mendengar ucapan Arjuna.


"Jangan ngaco deh loe Jun, gak lucu lagi" ucap David


"Emang gue kelihatan becanda apa" jawab Arjuna dengan raut muka yang berubah menjadi serius dan tegas.


"Kenapa loe pindah Jun..? loe ada masalah dama Farza ya..?" tanya Mira.


"Hmm... " jawab Arjuna mengangguk.


"Masalah apa..?" tanya Audy.


Arjuna pun menceritakan masalahnya dengan Farza. Mereka semua tidak menyangka dengan apa yang di ceritakan Arjuna.


"Kenapa Farza bisa ngomong kayak gitu sih, bukan nya dia sayang banget sama kak Juna" ucap Audy yang juga ikut merasakan kesedihan.


"Farza hanya kecewa Dy, dia gak akan mungkin bisa membenci kak Juna, aku tau Farza itu seperti apa" ucap Bella.


"Terus kenapa loe mau ninggalin Farza Jun..?" tanya Akhmad kemudian.


"Itu keinginan nya Mad, gue gak mungkin nolak"


"Berapa lama kak kamu di Amerika..?" tanya Bella lagi.


"Entahlah Bell, mungkin sampai Farza mau maafin gue"


"Kalau dia gak maafin loe gimana..?" canda Doni.


"Ya mungkin gue gak akan balik" jawab Arjuna santai.


"Wah loe tega ninggalin kita Jun" ucap Doni


"Kak Juna yang sabar ya mungkin ini ujian kalian" ucap Bella menenangkan Arjuna.

__ADS_1


"Iya Bell makasih ya"


"Terus kapan loe nikahin dia..?" tanya Dave.


"Minggu depan, setelah itu gue bakalan langsung pergi ke Amerika, gue minta tolong sama kalian jagain Farza ya" ucap Arjuna menatap semua sahabatnya.


"Loe tenang aja Jun, Farza tenang kalau sama kita" ucap Dino sambil menepuk pundak Arjuna.


"Thanks ya" jawab Arjuna dengan tersenyum.


...----------------...


...----------------...


Seminggu kemudian pernikahan Arjuna dan Farza pun tiba. Mereka mengadakan ijab qobul di kediaman Farza dengan hanya di hadiri keluarga terdekat dan juga sahabat-sahabatnya. Setelah acara selesai,kini Farza dan Arjuna pun sah menjadi suami istri. Seluruh keluarga pun saling mengucapkan selamat untuk Farza dan Arjuna.


Farza memilih langsung pergi ke kamarnya di bandingkan berkumpul dengan keluarga dan sahabatnya. Arjuna yang menyadari kepergian Farza hanya mampu menghela nafasnya saja.


"Yank coba kamu susulin Farza deh" ucap Dave pafa Bella.


"Ya udah bentar ya, kalian mau ikut gak..?" tanya Bella pada Audy dan para cewek lain nya dan mereka pun mengangguk.


Akhirnya Bella, dan para cewek lain nya pergi menyusul Farza ke kamarnya.


Tok... tok... tok...


"Zaa... " panggil Bella dengan hati-hati.


"Masuk aja Bell pintunya gak dikunci kok" jawab Farza dari dalam pintu.


Bella pun membuka pintu kamar Farza dan kemudian masuk bersama yang lain nya. Di lihatnya Farza sedang membersihkan makeup nya di depan cermin.


"Gue udah ngantuk banget Bell makanya langsung ke kamar" jawab Farza beralasan.


"Gak nyangka ya Zaa ternyata kamu udah nikah aja" ucap Mira berbinar. Sedangkan Farza hanya tersenyum kecut.


#batin Farza#


Pernikahan yang sama sekali gak aku inginkan.


"Emmm.... ya udah Zaa kita balik ya udah malam juga, kamu juga mau istirahat kan" ucap Maya berpamitan.


"Iya... makasih ya kalian udah mau datang" jawab Farza dengan senyum yang memaksa.


"Iya sama-sama loe kayak ke siapa aja, ya udah kita pamit ya bye... " akhirnya Maya dan lain nya pun meninggalkan kamar Farza.


Di depan cermin Farza menatap dirinya yang begitu di kuasai kemarahan dan kebencian di matanya.


"Kamu udah ngancurin cita-cita ku kak, apa aku bisa memaafkan mu" tanya nya pada diri sendiri.


Farza beranjak dari meja riasnya dan langsung pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya. Setelah selesai dia memilih mengistirahatkan tubuh dan pikiran nya yang begitu capek.


"Sudahlah lebih baik aku tidur, aku tidak perduli mau dia ada ataupun tak ada" gumamnya lalu tidur.


Sedangkan Arjuna masih berada di ruang tengah bersama keluarganya.


"Jadi berangkat jam berapa kamu Jun...?" tanya Papa Farza.


"Jam dua petang nanti Pa" jawab Arjuna dengan sedikit lesu.

__ADS_1


"Dek kamu yang sabar ya mungkin ini ujian dari Allah, kamu harus bisa melewatinya" ucap Gisel mencoba menenangkan adik nya.


"Iya Sel makasih ya" jawab Arjuna dengan tersenyum.


"Apa perlu kita Anterin kamu ke bandara nanti Ar...? " kini Andra menawarkan diri.


"Gak perlu bang, Arjuna nanti di jemput sama Dave, karena Juna pakai jet pribadi milik keluarganya"


"Oh.. ya sudah kamu hati-hati ya di sana, belajar yang benar" Andra menepuk pelan pundak Arjuna


"Iya bang makasih... "


...----------------...


Tengah malamnya semua keluarga sudah menunggu Arjuna di luar. Kini Arjuna masih berada di kamar Istrinya. Menatap lekat wajah istrinya yang sedang tertidur pulas.


"Maafin aku Zaa, aku sangat mencintaimu, sampai kapan pun" ucap Arjuna sambil mengelus pipi Farza.


"Jaga diri baik-baik sayang, semoga kamu cepat memaafkan ku" Arjuna mencium kening Farza dan kemudian dia beranjak dari duduknya dan berjalan meninggalkan istrinya.


Arjuna turun dan menemui keluarganya yang tengah menunggunya.


"Semua Arjuna pamit ya... titip Farza, hubungi Juna jika terjadi sesuatu" ucapnya sambil berpamitan.


"Kamu baik-baik ya di sana, jangan lupa kasih kabar" ucap Bunda Rose dengan menangis.


"Bunda jangan nangis dong" Arjuna mengusap air mata bundanya.


"Bunda sedih karena anak bunda semua pergi ninggalin bunda hiks... "


"Kan ada Gisel Bunda, udah ah ntar Juna gak jadi pergi jadinya kalau bunda nangis terus"


"Sudah-sudah Juna kamu berangkat sana Dave sudah menunggumu kamu" ucap Ayah Arjuna.


"Ya udah Juna pamit ya *Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam*" jawab mereka semua


Saat akan membuka pintu mobil Arjuna menyempatkan diri menatap ke atas dimana kamar Farza berada dengan tersenyum. Setelah itu dia pun masuk mobil.


"Udah siap Ar...?" tanya Dave


"Hmmm.... " jawab Arjuna mengangguk.


Akhirnya mereka pun meninggalkan rumah Farza dan pergi menuju bandara.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2