
Farza turun ke bawah bergabung dengan keluarganya yang sedang asik bercengkrama di ruang keluarga.
"Kak Gisel" sapa Farza yang melihat Gisel duduk di sebelah Andra.
"Farza... " jawab Gisel dengan tersenyum
Farza kemudian duduk di sebelah Gisela "Kakak gimana kabarnya..? ponakan ku gimana kak..?" tanya Farza dengan mengelus perut buncit Gisel.
"Kami berdua baik kok Zaa, kamu sendiri gimana..?"
"Aku baik kak, gimana udah ketahun belum jenis kelamin nya..?"
"Udah, kayaknya dia bakal secantik kamu dek" kali ini Andra yang menjawab pertanyaan Farza.
"Hah.... jadi jenis kelamin nya perempuan..?"
"Heemm.... " jawab Gisel dan Andra mengangguk.
"Tapi kenapa secantik Farza, harusnya kan mirip Gisel Ndra" Ucap Mirza.
"Dia udah ngidamnya gitu Mir, kamu tau kan Farza itu kesayangan nya Andra" jawab Gisel.
"Dan sekaligus karena bang Andra gak bisa nikah sama Farza makanya bang Andra ingin anaknya mirip Farza, iya kan bang" ucap Arjuna menyindir.
"Kenapa kamu jadi bahas masa lalu sih Jun..?" tanya Andra yang melihat Arjuna sedikit cemburu
"Aku gak bahas masa lalu kok" ucap Arjuna.
#batin Farza#
Haduh bakal ada perang nih kalau gak segera di pisah.
"Ma... Farza lapar, ada makanan gak..?" ucapnya mengalihkan pembicaraan.
"Ada kok udah mama siapin kan tadi emang sengaja mau nyiapin buat kamu sama Arjuna" ucap mana Maya.
"Ya udah Farza sama kak Juna makan dulu ya" ucapnya langsung menarik tangan Arjuna.
Mereka pun akhirnya pergi ke dapur dan makan bersama. Tak ada percakapan, yang ada hanyalah suara dentuman sendok dan piring.
Setelah selesai Arjuna langsung pergi meninggalkan meja makan begitu saja tanpa berpamitan pada Farza.
__ADS_1
"Pasti ngambek nih " ucapnya kemudian berdiri dan mencuci piringnya dan piring Arjuna. Farza kembali ke ruang keluarga namun tak menemukan Arjuna.
"Kak Juna mana..?" tanya Farza duduk di sebelah mamanya.
"Gak tau tadi gak ke sini kok" jawab mamanya.
"Ngambek tu dek pacar kamu" ucap Andra sambil terus mengelus perut Gisel dan sesekali menciumnya.
"Kak Mirza..?" tanya lagi " kok aku gak lihat"
"Mirza lagi keluar sama Ratu" jawab Andra.
"Oh... ya udah aku balik ke kamar dulu ya, mau bujuk bayi besar ku dulu" ucapnya yang kemudian pergi ke kamarnya.
"Ya sudah Andra kamu ajak Gisel istirahat, kalian juga pasti capek kan" ucap Mama Maya menyuruh Andra.
" Ya udah tante Andra istirahat dulu ya, ayuk yank" ajaknya pada Gisel.
"Iya.... tante Gisel tinggal ya"
"Iya sudah sana kalian istirahat saja"
...----------------...
Farza membuka pintu kamarnya, di lihatnya Arjuna yang sudah tidur tengkurap di kasurnya.
"Apa iya dia tidur lagi..?cepet banget" ucapnya langsung mendekati Arjuna dan duduk di pinggir ranjangnya.
"Kakak.... " panggil Farza menepuk punggung Arjuna.
"Hmmm.... " jawab Arjuna di bawah bantalnya.
"Udah tidur...?" tanya nya lagi.
Arjuna membalik kan badan nya, melihat Farza yang sedang duduk di sampingnya.
"Kenapa..?" kini Arjuna yang bertanya.
"Kamu kenapa sih marah... "
"Enggak kok biasa aja" jawabnya enteng.
__ADS_1
"Terus kenapa langsung ke kamar..? bukan nya bergabung dengan yang lain nya"
"Aku mau nglanjutin yang tadi" ucapnya tersenyum.
"Apaan sih kamu dasar omes" ucapnya memukul Arjuna. Kemudian Farza meminum air putih yang ada di mejanya.
Arjuna menarik Farza hingga jatuh ke pelukan nya.
"Aku sayang kamu Zaa" ucapnya mulai mencium bibir Farza. Ciuman lembut yang berubah menjadi ciuman panas,membuat Arjuna menggila hingga melupakan semuanya begitu pun juga Farza yang merasakan panas di seluruh tubuhnya.
Arjuna menggiring Farza agar naik ke ranjang dan menidurkan nya. Kini posisi Farza berada di bawah Arjuna. Dengan terus me-***** bibi Farza, tangan Arjuna pun tak tinggal diam, kali ini dia membuka seluruh kancing kemeja milik Farza.
Setelah cukup lama berciuman Arjuna kini beralih pada leher putih milik Farza dan kemudian turun ke pa-yu-dara milik Farza.Satu tangan Arjuna mencoba memainkan pu**ng dan sebelahnya di hi-sap dan sesekali menggigitnya. Dan itu berhasil membuat Farza mendesah karena kegelian.
"Akh.... " ucap Farza mendesah.
Arjuna terus melancarkan aksinya hingga tanpa sadar mereka telah melakukan penyatuan mereka.
Jlep....
Junior Arjuna akhirnya masuk ke liang kenikmatan milih Farza membuatnya menjerit kesakitan karena mungkin selaput daranya yang telah robek.
"Akh... ssshh" rintih Farza sambil memegang erat sprei kasurnya. Arjuna berhenti sejenak agar Farza merasa nyaman. Di usapnya air matanya dan dia mencium kening kekasihnya. Setelah di rasa cukup Arjuna kembali melancarkan kegiatan panasnya.
Arjuna mulai menggenjot pelan juniornya membuat Farza terus mendesah, sampai akhirnya Arjuna pun mencapai pelepasan nya. Mengeluarkan cairan nya ke dalam rahim Farza. Setelah itu Arjuna menjatuhkan dirinya di samping Farza.
...----------------...
.
.
.
.
.
Bersambung....
Maaf ya kalau ceritanya gak begitu menarik karena sebenarnya saya tidak pandai menulis dan ini hanya keisengan semata dan imajinasi semata saja....
__ADS_1
Salam hangat dari penulis๐๐๐