
Lima belas menit kemudian mobil Arjuna sudah memasuki parkiran sekolah. Arjuna dan Farza turun dari mobil, berjalan beriringan. Dan seperti biasa,Arjuna selalu mengantarnya sampai depan kelas kemudian dia menuju kelasnya sendiri.
"Wah... wah... tuan putrinya sudah datang aja, dianterin pangeran lagi" ucap Ratu "tapi pangeran kodok, hahaha... " tambahnya lagi dengan tertawa.
"Dasar elo ya Ratu Marlena" ucap Farza duduk di bangkunya.
"Zaa kamu sekarang sudah lengket banget ya sama Kak Juna kayak amplop sama perangkonya" ucap Audy yang duduk di belakang di belakang Farza.
Farza hanya tersenyum menanggapi ledekan para sahabatnya. Sambil menunggu bel masuk,Farza mengambil ponselnya di dalam tas, dilihatnya ada beberapa pesan masuk dari Arjuna dan Andra. Farza pun membuka satu persatu pesannya. Pesan yang pertama dari Arjuna.
📩 Arjuna ❤
Selamat belajar pacarnya Juna... muach 😘
📩Me
Selamat belajar juga pacarnya aku... muach🥰
Setelah membalas pesan Arjuna, kini giliran Farza membaca pesan dari Andra.
📩Kak Andra
Selamat belajar adik manis ku🥰
📩Me
Selamat bekerja juga kakak tersayang ku😊
Setelah itu Farza memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas, karena bel masuk sudah berbunyi. Mengikuti pelajaran dengan tenang. Setelah 2 jam bel istirahat pun berbunyi, semua murid keluar kelas, ada yang ke kantin, ada juga yang ke taman belakang sekolah.
Saat ini Farza dan sahabatnya sedang membereskan buku-bukunya, tiba-tiba Arjuna datang dan mendekatinya.
"Zaa... "
"Kak Juna" ucap Farza mendongak kan kepalanya.
"Duh udah kayak orang pacaran aja pakai di jemput segala" ledek Ratu.
"Iri ya kalian" ucap Juna.
"Diih.... " ucap Audy.
"Beib... " Dino datang tiba-tiba bersama David yang ada di belakangnya juga.
"Kalian kenapa ikut-ikutan kesini sih..?" ucap Arjuna kesal.
"Gue ya mau jemput pacar gue lah" ucap Dino " elo ngapain Dav..?" tanyanya lagi.
"Gue,samalah jemput pacar gue" ucap David keceplosan langsung menutup mulutnya.
"PACAR...!!" ucap Bella, Farza dan Audy kompakan.
"Kalian jadian...?" Arjuna menunjuk David dan Maya.
"Iya kemarin" jawab David santai.
"Yee.... makan gratis kita" ucap Farza senang.
"Selamat ya kalian, semoga langgeng" ucap Bella.
__ADS_1
"Makasih ya kalian... " ucap Maya tersenyum.
"Ya sudah ayo kita ke kantin, udah lapar nih" ucap Farza merangkul tangan Maya dan Bella dan pergi menuju kantin.
"Zaa kok aku di tinggalin sih" ucap Arjuna mengikuti para cewek, sedangkan para cowok berjalan di belakangnya.
Farza menoleh ke belakang, memberi senyuman pada Arjuna.
Sampai di kantin, mereka semua memesan beberapa makanan dan tentunya dengan porsi yang sangat banyak. David yang melihat ada berbagai macam makanan di meja kantin hanya bisa menggelengkan kepalanya,melihat kelakuan para sahabatnya.
"Bussed... ini kalian niat ngabisin isi dompet gue ya"
"Mumpung gratis Dav" ucap Doni cengengesan
"Emang kalian habis apa..?" tanya David geleng-geleng kepala.
"Ya kita habisin sama-sama lah Dav, mumpung jam istirahatnya lama, sampai jam istirahat berikutnya loh" ucap Doni
"Loh emang iya kak Doni..?" kali ini Farza yang bertanya.
"Iya,ada rapat guru jadi sampai jam istirahat kedua, pelajaran kosong" jawab Akhmad.
"Yeee..... puas deh kita istirahatnya, ntar habis makan ke taman belakang ya..?" ucap Farza duduk di bangku kantin.
"Boleh juga, ntar gue ambil gitar deh buat nyanyi-nyanyi" celetuk Ariel.
"Ya udah sekarang kalian makan dulu ntar keburu dingin lagi" ucap David.
Sambil makan,mereka sesekali bercanda tawa, bercerita satu sama lain.
"Gak berasa ya bentar lagi udah mau ujian kelulusan aja" ucap Akhmad di sela-sela makan.
"Telen dulu kali itu makanannya kak Doni, jorok tau ntar muncrat lagi makanannya" jawab Ratu.
"Kalian pada mau kuliah dimana dan jurusan apa..?" tanya Nathan.
"Kalau gue sih ambil jurusan kedokteran" jawab Akmad.
"Kalau kaka Doni sama kak Dino apa..?" kali ini Ratu yang bertanya
"Samalah gue ambil jurusan Kedokteran juga, kayaknya kita semua sama ambil jurusan kedokteran semua deh" jawab Dino
"Kamu ambil jurusan dokter juga kak..?" tanya Farza pada Arjuna yang berada di sampingnya
"Iyalah, kan emang itu cita-cita aku jadi dokter" jawab Arjuna
"Gue juga mau ambil jurusan dokter ajalah" ucap Nathan
"Kalau lo Riel..?" tanya Bella
"Kayaknya sih manajemen bisnis, karena kan gue anak tunggal, mau gak mau ya harus ngurusin perusahaan keluarga" jawab Ariel
"Gak masalah deh mau jurusan apa aja, yang penting persahabatan kita gak boleh sampai putus, iya gak" kali ini Dino berkata.
"Bener banget tu, semoga persahabatan kita ini sampai nanti kita punya anak cucu" jawab Ratu.
"Amin... " jawab semua kompak.
"Terus kalian sendiri mau ambil jurusan apa para cewek-cewek" tanya Dino.
__ADS_1
Para cewek saling melihat satu sama lain sambil tersenyum lalu kompak menjawab "Akademi kebidanan".
"Kompakan mau jadi bidan ya" ucap Akmad dan para cewek mengangguk.
.
.
"Jun tadi gue ketemu Mira" ucap David tiba-tiba.
"Iya tadi dia juga telfon gue pagi-pagi" jawab Juna.
"Dia ngajakin kita dinner, lo mau kan Jun..?".
"Belum gue jawab tadi, abisnya gue lagi nyetir dan... " ucapan Arjuna menggantung ucapannya melirik Farza yang juga meliriknya dengan lirikan tajam.
"Dan apa...?" tanya David.
#batin Arjuna#
Dan ada yang cemburu pastinya
" Gak ada" jawab Arjuna.
"Mira siapa yang..?" tanya Maya.
"Mira itu sahabat aku sama Juna waktu masih SMP sayangnya pas kelas 3 dia pindah dan kita lost kontek gitu, makanya pas kemarin dia pulang langsung ngajakin kita ketemuan gitu, gimana kalau kamu ikut yang, sekalian aku kenalin sama Mira, dia orangnya baik lho" jawab David.
"Boleh juga" jawab Maya.
"Giman Jun, mau gak lo. .?"
"Zaa mau ikut gak..?" tanya Arjuna.
"Ya kalau diajak ya ikut, kalau gak ya gak ikut" jawab Farza.
#batin Juna#
Kalau kamu gak ikut ya bisa bahaya lah, bisa-bisa aku dak dapat ciuman selamat pagi lagi.
Arjuna tersenyum sendiri.
"Napa lo Jun? kerasukan setan lo senyum-senyum sendiri".
"Gak papa gue, ya udah lo hubungin Mira kita dinner dimana..?"
"Oke"
.
.
.
.
Bersambung.....
Selamat membaca, semoga kalian suka❤
__ADS_1