MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Eps 88 s2


__ADS_3

Setelah makan malam semuanya kembali ke kamar masing-masing untuk kembali beristirahat. Setelah mengganti pakaian nya Farza langsung menyandarkan punggungnya di headboard dan menyambar ponsel yang berada di atas meja.


"Mami... " ucap Varo menjawab panggilan video dari Farza.


"Hallo sayangnya Mami, Varo lagi apa sayang...?" tanya Farza.


"Nungguin mami, kan kemarin mami sudah janji sama Varo kalau mau telfon Varo kalau mami sudah sampai di sana"


"Sudah makan belum...?"


"Sudah Mi, oh ya Varo mau ke rumah nenek Mi, sama papa Andra"


"Iya, Varo hati-hati ya sayang di sana, jangan nakal ya"


"Iya Mi, mami hati-hati ya di sana, salam buat papi ya" ucap Varo tersenyum.


"Kenapa Varo yakin sih kalau mami bakalan ketemu papi" tanya Farza.


"Gak tau Mi, filing aja kalau mami pasti bakal bertemu papi dan pulang sama papinya Varo"


"Doain ya biar mami ketemu papi"


"Siap" Varo memberi hormat.


"Ya sudah Mami mau istirahat dulu ya sayang"


"Selamat istirahat buat mami, muach" ucap Varo mengakhiri panggilan nya.


Setelah mengakhiri panggilan nya bersama Varo, Farza kembali merebahkan tubuhnya dan bersiap untuk tidur,tapi sebelum itu dia sengaja menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.Farza tidak menunggu Arjuna karena dia tau,pasti suaminya akan pulang saat tengah malam atau pun pagi petang nanti.


...🌷🌷🌷🌷🌷...


Tengah malam, deru suara mobil terdengar memasuki kawasan mansion DA.Namun tak membuat sang penghuni terbangun, karena setiap kamar sudah di beri kedap suara. Arjuna keluar dari mobil bersamaan dengan Dave yang juga baru sampai di mansion begitu juga dengan Willy. Mereka bertiga lantas memasuki mansion bersama-sama.


"Will kamu langsung istirahat, jangan begadang lagi" ucap Arjuna kepada Willy sebelum dia masuk ke dalam lift.


"Iya bang, kalau begitu aku ke kamar ya bang, selamat istirahat" ucap Willy sambil menunduk kan kepalanya.


"Hmmm.... jawab Dave mengangguk"


Willy langsung meninggalkan Arjuna dan Dave menuju kamar masing-masing yang berada di lantai satu.


Ceklek.....


Arjuna membuka kamarnya pelan-pelan karena takut membangunkan seseorang yang tentunya sedang tidur di kamar mewahnya. Di lihatnya seseorang yang selama ini dia rindukan, seseorang yang sudah melahirkan dan membesarkan anaknya tanpa dia berada di sisih nya, seseorang yang selalu mendukungnya mulai dari nol. Arjuna mendekati Farza yang sedang tidur meringkuk di ranjang king size milik Arjuna.


Cup...

__ADS_1


Satu kecupan mendarat di kening Farza tanpa ia sadari. Dan setelahnya Arjuna langsung bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Arjuna tersenyum kala melihat piyama yang sudah di siapkan oleh Farza. Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian, Arjuna langsung merebahkan dirinya di samping Farza. Memeluk erat sang istri yang tidur membelakanginya.


"Aku kangen kamu Zaa" bisik Arjuna lembut di telinga Farza. Setelah itu dia langsung ikut tertidur.


...🌷🌷🌷🌷🌷...


Pagi hari Farza terbangun dari tidurnya, merasakan sesuatu yang berat menimpa dirinya. Di lihatnya tangan kekar yang kini sedang memeluknya dari belakang, membuat jantung Farza berdegup kencang, karena setelah hampir 5 tahun lamanya dia tak merasakan sentuhan dari suaminya.


Farza mencoba membalik kan badan nya dan kini dia dengan jelas menatap wajah tampan suami nya yang sedang tertidur pulas. Farza mencoba menyentuh pipi Arjuna dengan penuh kelembutan.


"Aku kangen kamu kak, akhirnya setelah sekian lama kita bisa bersama lagi" Ucap Farza dengan suara pelan karena takut membangunkan suaminya.


Farza terus menatap wajah tenang suaminya yang sedang tertidur pulas hingga akhirnya Arjuna menggeliat dan membuka matanya dengan perlahan.


Cup....


Arjuna memberikan satu kecupan manis di bibir sang istri yang kini sedang menatapnya dengan tersenyum.


"Selamat pagi Mami" ucap Arjuna dengan suara khas bangun tidur, membuat Farza merona malu.


Arjuna mambawa Farza dalam pelukan nya, menjadikan lengan nya sebagai bantal untuk sang istri.


"Aku kangen kamu Zaa" ucap Arjuna sambil terus memeluk Farza.


"Aku juga kangen kamu kak, bagaimana dengan pekerjaan kamu kemarin, apa sudah beres..?" tanya Farza kali ini dengan menatap Arjuna.


"Emmm.... dapat salam dari Varo, katanya Varo sayang papi"


"Oh ya... jadi kangen deh sama jagoan papi, kira-kira lagi apa ya sekarang" ucap Arjuna dengan sedikit berfikir.


"Tidur mungkin"


"Masak jam segini belum bangun, kan pasti di sana udah sore"jawab Arjuna.


"Ya udah coba aku hubungin ya" ucap Farza yang langsung meraih ponselnya dan langsung menghubungi Varo.


tut.. tut... tut..


"Hallo Assalamualaikum" ucap Varo di seberang telfon.


"Waalaikumsalam, anak mami lagi apa sayang"


"Varo lagi belajar Mi"


"Oh... mami ganggu dong kalau begitu"


"Enggak dong, ubah mode video ya mami, sekalian temenin Varo belajar" ucap Varo yang langsung mengubah mode panggilan video.

__ADS_1


"Nah kalau gini kan Varo bisa lihat, eh mami kemana..?" ucap Varo karena tidak melihat Farza di layar ponselnya, malah melihat sofa kamar.


"Mami lagi ganti baju sayang, sebentar ya" ucap Farza beralasan, padahal yang sebenarnya adalah mode kamera yang di ubah, sehingga Arjuna bisa melihat Varo tanpa Varo ketahui.


"Varo lanjut belajar sayang, mami temenin"


"Iya mih" Varo meletakkan ponselnya pada tempatnya tepat di depan Varo yang sedang belajar.


"Mami" panggi Varo tanpa melihat Farza.


"Iya kenapa sayang...?" tanya Farza.


"Adek Via sakit, badan nya panas" ucap Varo yang langsung membuat Farza terkejut.


"Via kenapa Varo,dia sakit apa?" tanya Farza khawatir.


"Gak tau Mi, kemarin nenek sama kakek bawa Livia ke rumah sakit tapi sekarang sudah pulang kok, Ara sekarang tidur di sini, karena kemarin papa yang ngajak" ucap Varo panjang lebar.


"Terus kacilgan gimana...?" tanya Farza membuat Arjuna mengeryitkan dahinya karena tidak mengerti ucapan Farza.


"Tiap malam nangis terus, huft... " Varo menghela nafas.


"Untung kamar Varo kedap suara mi, kalau enggak Varo gak akan bisa belajar, dan Ara pasti bakalan nangis terus karena nyariin dad dan mom"


"Anak Mami hebat, bisa jagain saudaranya di sana, nanti mami bakal bawa kado spesial buat Varo" ucap Farza tersenyum.


"Papi ya mi kadonya" ucap Varo bersemangat.


"Eh kok papi, kalau itu.... " ucap Farza menggantung sambil melihat Varo yang malah menunduk kan kepalanya.


"Eh kenapa nunduk...?"


"Gak papa Mi, kalau papi gak bisa pulang gak papa deh, mami gak usah beliin Varo kado, mami pulang dengan selamat aja udah cukup buat Varo" ucapan Varo membuat hati Arjuna merasa sakit karena melihat anaknya yang bersedih.Dan tanpa pikir panjang Arjuna langsung meraih ponsel Farza.


"Boy....!?"


.


.


.


.


.


...Bersambung.......

__ADS_1


...🌷🌷🌷🌷🌷🌷...


__ADS_2