
"Denga bersujud meminta pertimbangan sijubah hitam yang mengaku sebagai sipencabut nyawa, namun didalam hati Udin meminta kepada yang maha kuasa, do,a Udin terkabulkan, tiba-tiba sijubah hitam mendekatinya.
Baiklah wahai manusia, aku dapat perintah untuk mengganti nyawa putrimu dengan nyawamu, kini aku sudah memindahkan waktu kematianmu dengan putrimu.
...*00:00:03*...
"Terlihat Udin tersenyum mendengar ucapan sijubah hitam, Udin segera menoleh kebelakang, dengan senyuman berat Udin menyampaikan isi hatinya.
Siti tolong setelah bapak tiada, berikan seluruh bagian dari tubuh bapak kepada fitri, karna bapak setelah ini tidak akan membutuhkannya, Takim jaga ibumu dan adikmu yah! bapak sayang kalian semua, inget jangan terlalu banyak main game online yah, Siti maafin bapak yang belum bisa membahagiakan siti, tapi yang pasti bapak sayang ama siti "ucap Udin memandang anak dan istrinya, dengan air mata yang terus mengalir.
...*Bapak senang punya istri sepertimu Bu*...
...*00:00:01*...
"Sijubah hitam me gayunkan sabitnya, dengan cepat menancap paru-paru Udin, dengan air mata yang mengalir deras, Udin mengulurkan tangannya kepada anak dan istrinya, Takim segerah mendekati bapaknya yang sedang sekarat, Takim memeluk bapaknya sambil membisikan kalimat.
...*LAILLAHA, ILLALLAH*...
__ADS_1
"Dengan sebuah senyuman kecil, Akhirnya Udin menghembuskan napas terakhir dalam pangkuan putranya Takim, Tomo segera memanggil dokter berharap Udin masih tertolong, Siti hanya terpaku melihat sang suami pergi meninggalkannya, pandangan Siti mulai kabur berlahan dia terjatuh tidak kuat menahan kenyataan yang begitu berat.
"Diwaktu selang 5menit, Tomo telah tiba dengan membawa seorang dokter, namun nyawa Udin sudah tidak bisa tertolong lagi, Tomo segera mengangkat jasad Udin, yang dibantu dengan dua perawat, keadaan Siti juga begitu memprihatinkan, dia juga mendapat sedikit perawatan dari suster rumah sakit itu.
"setelah Tomo menceritakan semua kejadian pada dokter disebelahnya, dengan nada yang keras dia berbica dengan para asistennya.
Cepat siapakan semua peralatan, kita akan melakukan pembedahan sekarang juga!
Maaf pak, bisa bapak, tunggu diluar? ucap seorang suster dengan mengangkat kedua tangan yang mengarah kepintu ruangan, sambil tersenyum manis kepada Tomo.
"Tomo segera mengikuti arahan suster tersebut, sambil membayangkan senyum manisnya.
"Waktu terus berjalan, suasana didalam ruang operasi begitu menegangkan, Siti yang sempat tidak sadarkan diri berlahan membuka kedua matanya, terlihat wajah Takim yang begitu khawatir dengan air mata yang menetes keluar dari kedua matanya.
...*Takim*...
Hah, ibu sudah sadar? sukurlah. "ucap Takim sambil mengusap air mata yang mengalir dikedua pipinya, mencoba tersenyum dihadapan ibunya.
__ADS_1
Takim, bagaimana keadaan bapakmu?, "ucap Siti yang masih terbaring lemas, sambil menatap putranya.
Bapak! sudah.. sudah men..ning..gal. "jawab Takim dengan menahan kesedihannya, berusaha tetap tegar didepan ibunya
"Melihat Takim yang berusaha keras menahan kesedihanya, Siti memalingkan wajahnya, sambil mengingat masa-masa bersama suaminya.
*elu mao makan? makan noh lelenjing, coba klo gua dulu jadi kawin ama sisamsung mungkin hidup gua gak kaya gini. "kenangan Siti membuat air matanya mengalir tiada henti.
Bang maafin Siti bang, aye udah banyak dosa ama abang sering marah-marahin abang, bang... bang...bang Udin... jangan tingalin aye bang, apa abang tega ninggalin aye ama anak-anak, hikz...hikz...hikz... " isak tangis Siti yang menyesal dengan perbuatanya selama Udin masih hidup.
Sudah bu, iklasin bapak bu, bapak udah tenang disana, jangan buat bapak terbebani bu, kasihan bapak juga bu, bapak pasti sedih klo lihat ibu kaya gini. "ucap Takim sambil memeluk ibunya, mencoba menenangi siti yang pikiranya sedang kacau.
...*Bang... Udih.... hikz.. hikz.. hikz*...
"Disaat Siti sedang meratapi kepergian suaminya, para dokter sedang berusaha keras menyelamatkan putrinya, sudah 5 jam berlalu, oprasi itu terus berjalan dengan lancar tanpa ada gendala apapun juga, para dokter dibuat terkejut dengan semua angota tubuh Udin yang selalu cocok, ditubuh gadis kecil itu, kini oprasi sudah ditahap akhir, tinggal menutup semua luka disetiap tubuh gadis kecil itu.
apa yang akan terjadi selanjutnya?
__ADS_1
"BERSAMBUNG!!!...