MATA KEMATIAN

MATA KEMATIAN
BUAH IBLIS 2


__ADS_3

Pukul 12:23wib


Terlihat langkah kaki berjalan begitu santai, diiringi dengan suara obrolan ringan, gumpalan awan hitam menutupi setiap langkah-langkah mereka. "hai Fitri, hari ini kamu semakin cantik "tatap Fitri yang terkejut dengan ungkapan Doli kepadanya.


Tanpa suara Fitri menatap wajah Doli, dalam hati yang penasaran, Fitri bertanya-tanya maksud pujian Doli. "kenapa Fit? kok bengong, apa kamu tidak suka dibilang cantik? "ucap heran Doli dengan ekspresi wajah Fitri yang kebingungan.


"tidak..tidak, bukanya seperti itu, aku cuma kaget saja "saut gugup Fitri, yang merasa tidak enak dengan sikapnya kepada Doli.


"Oh iya Fit, kamu masuk kerja jam 1 kan? "tanya Doli sambil menepuk telapak tangannya.


"e,h "saut Fitri dengan sedikit mengangguk.


Ternyata Doli ingin mengajak Fitri memutar jalan, merasa tidak enak dengan sikapnya kepada Doli, Fitri hanya bisa mengikuti keinginannya, berlahan mereka berjalan berdua, rasa gugup di hati Doli, membuat suasana amat canggung "hai Fit, apa kamu sudah punya orang yang kamu sukai? "ucap ceplos Doli, yang membuat dia menjadi salah tingkah.

__ADS_1


"waduh kenapa gue, nanya itu! bodoh-bodoh gue, kalo begini pasti dia mikir yang tidak-tidak, siapa saja bunuh saja gue. "jeritan hati Doli yang membuat ekspresi bodoh diwajahnya.


Fitri hanya tertunduk diam dengan ucapan Doli, berlahan dia berjalan sedikit ke depan Doli. "hm? sepertinya belum ada tuh "jawab senyum Fitri yang berbalik arah menatap wajah Doli.


Perasaan Doli sangat senang mendengar perkataan Fitri, dengan hati yang berbunga-bunga, Doli dan Fitri melanjutkan langkah mereka, tiupan angin yang semakin kencang membuat sekeliling beterbangan, disaat bersamaan, wajah Doli begitu senang melihat Fitri yang menahan roknya yang hampir tertiup angin. "eh... indahnya pemandangan ini, jiah mikir apa gue ini. "gumam hati Doli yang merasa senang.


tatapan Fitri menjadi tajam, dengan cepat dia menoleh keatas kirinya, tatapannya semakin tajam, ketika dia melihat sesuatu dengan cepat menghampiri mereka "AWAS "teriak Fitri sambil bergerak cepat, membawa tubuh Doli sejauh mungkin.


"kamu lihat gak Fit? mahluk apa itu "tanya Doli dengan wajah yang ketakutan.


"ha ha ha... akan aku bunuh kalian berdua "gumam sosok hitam yang semakin jelas wujudnya, dengan aura kebencian sangat besar.


"ha.. kau rupanya "ujar kaget Fitri yang melihat sosok didepannya sekarang.

__ADS_1


"kau dan kakakmu Takim, sudah mempermalukan ku, sebaiknya aku habisi kamu dulu Fitri.. "ucap amarah sosok hitam yang ternyata adalah Rio, yang sudah memakan buah iblis.


"bagaimana ini? mana mungkin aku melawannya didepan Doli "gumam hati Fitri yang dalam kebingungan, dengan tatapan penuh ketegangan.


dengan rasa percaya diri berlahan Rio bejalan kearah Fitri, langkahnya menjadi cepat, tanpa disadari Rio sudah berada dibelakang mereka, dalam sekejap Rio sudah mencekam wajah Fitri "ha ha ha... aku akan mempercepat kematian kau, tanpa ada rasa sakit, Jadi apa kau sudah siap untuk mati? "ucap senang Rio, sambil mengangkat tubuh Fitri keatas dengan satu tangan.


Doli yang melihat wanita yang disukainya dalam bahaya, tanpa berpikir panjang, dia berlari untuk menyelamatkan Fitri. "hai... lepaskan dia, dasar kau pecundang "teriak lari Doli yang ingin menyelamatkan Fitri...


apakah Doli mampu menyelamatkan Fitri? atau sebaliknya?....


ikuti terus episode selanjutnya.


BERSAMBUNG!!!....

__ADS_1


__ADS_2