
...DASAR LAUT KIDUL.......
"didalam dasar laut telihat sebuah bangunan yang mega, nampak Fitri sedang berlatih pedang, Fitri sekarang tidak sama dengan Fitri yang dulu, sekarang Fitri mempunyai kekuatan yang di berikan sana Ratu.
hai Fitri, waktunya segera tiba pergilah kedunia siluman, lalu Kau bunuh Raja siluman, siluman yang mempunyai wujud manusia disebut siluman tingkat 1, siluman yang mempunyai kekuatan yang amat besar. "ucap bimbingan sang Ratu.
"Aku tidak perduli dengan dunia siluman yang Aku pikirkan hanya Abang dan Ibuku, selama ini Aku berlatih keras agar bisa menang dan dapat keluar dari tempat ini.
Fitri, Nyai akan membuka segel mata Angel, sebenarnya mata ini, milik Angel salah satu manusia terkuat yang pernah masuk kedunia siluman, dengan adanya mata ini padamu berarti Angel sudah meninggal. persiapkan dirimu. "ucap sang Ratu, sambil mengerakan tangannya.
"Aku merasa akan ada yang terjadi, seketika tubuhku terasa panas rasa sakit disebelah mataku begitu menyiksa, Aku berteriak sekeras mungkin, berharap rasa sakit ini akan menghilang, namun semakin lama rasa sakit itu menjalar keseluruh tubuhku, dengan menahan rasa sakit yang tidak terkira, Aku membanting diriku sendiri sambil memegangi mata kananku, sungguh. Aku merasa sudah tidak kuat lagi.
Bertahanlah Nyai tahu Kau pasti bisa, tinggal sedikit lagi, Kau akan menguasai Mata Angel itu, "ucap sang Ratu, yang bersikap biasa saja.
"rasa sakit diseluruh tubuhku berlahan merambat menuju keatas kepalaku, Aku berasa tekanan yang besar terasa kepalaku mau pecah, rasa sakit itu berkumpu dikepalaku, tanpa sadar mata kananku mengeluarkan darah kental, semakin lama rasa sakitku sedikit menghilang. Aku melihat diriku disebuah cermin sang Ratu, alangkah terkejutnya diriku melihat mata kananku yang berubah menjdi seperti mata Iblis.
Nyai sudah membuka segel itu, sekarang coba Kamu angkat kereta kencana ini. "ucap Sang Ratu sambil duduk diatas kereta.
"Aku tidak habis pikir kenapa sang Ratu menyuruhku, padahal Aku yakin tidak akan mampu mengangkatnya, namun Aku mencoba apa yang disuruh sang Ratu, berlahan Aku mendekati kereta kencana, hanya dengan satu tangan Aku mampu mengangkat kereta kencana itu.
"bagaimana Kamu sudah lihat kekuatanmu sekarang, kekuatan mata Angel tidak sebatas ini, kekuatan sebenarnya dapat melenyapkan dunia siluman dan dunia manusia. " ucap sang Ratu yang terlihat tidak berbohong.
Apa Aku bisa memakai kekuatan ini, Nyi? "tanyaku yang masih ragu, dengan diriku ini.
Kamu pasti bisa, semakit besar tekatmu semakin besar pula kekuatan mata itu, intinya tergantung dari hati Kamu. "ucap Sang Ratu, dengan menyentuh, letak hatiku berada.
__ADS_1
"Aku tidak tahu apa Aku mampu bertahan didunia yang baru Aku datangin, bagaimana Aku menghadapi semua ini, Abang... Abang... dimana Kamu sekarang Bang, Aku takut sekali Bang, didalam hatiku saat ini hanya Kakaku ada saja.
Nyai akan membuka gerbang untukmu, setelah Kamu masuk kedalam berarti Kamu sudah Ada didalam dunia siluman, cepat masuklah. "ucap sang Ratu Kidul, yang selalu merawatku selama ini.
"berlahan Aku memasuki gerbang sambil menatap kearah sang Ratu, yang melihat kepergianku, pintu gerbang mulai tertutup kembali, berlahan Aku membalikan badan sambil mengingat Kakakku, disaat terakhir gerbang tertutup terlintas sebuah bayangan memasuki gerbang.
haaa... bayangan apa itu yang masuk kedalam, siapa, siapa, yang menerobos masuk? " ucap sang Ratu, yang melihat gerbang mulai tertutup rapat.
"tubuhku terasa terbang melayang Aku baru sadar klo Aku sedang terjun bebas, tubuhku terjatuh disebuah dahan pohon, Aku terlempar ketengah hutan yang lebat.
Aduh sakitnya, sepertinya Aku sudah berada didunia siluman. "keluhku yang kesakitan, sambil memegang bagian belakangku yang terjatuh lebih awal.
"Aku sendiri disini, bagaimana Aku bisa bertahan hidup ditengah hutan ini, dalam tengah hutan yang lebat, Aku berjalan menelusuri seluruh hutan, langkahku terhenti didekat semak-semak belukar, Aku segera memasang kuda-kuda bersiap untuk menyerang jika yang muncul siluman.
Apa itu? yang berada di semak-semak, jangan-jangan siluman. "seruanku sambil menatap kearah semak-semak.
...Adduduh......
"telingaku dibuat terkejut oleh suara mahluk itu, berlahan Aku mulai mendekat, dengan pandangan tidak lepas dari sosok itu, cahaya sinar matahari menembus kedalam hutan tepat diatas kepala sosok itu, dengan mengenakan kaos panjang hitam, bercelana panjang hitam, sosok itu mulai terlihat jelas, Aku langsung berlari kearahnya, dan melompat ketubuhnya.
...ABANG......
"iya, ini adalah Kakaku, yang selalu Aku rindukan, melihat Dia disini hatiku sangat senang, Aku kegirangan sekali.
hai Adikku, lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu? "ucap kakakku, dengan senyuman manisnya, sambil mengelus-ngelus kepalaku huuu.... senangnya....
__ADS_1
Bagaimana Abang bisa sampai disini? tanyaku sambil memeluk tubuh kakaku yang terasa hangat.
"Kakak mengajakku ketempat istirahat yang sudah Dia buat untuk berjaga-jaga, Kami duduk berdua digubuk yang dibuat olek kak, Takim.
asal Kamu tahu Fit, Abang sangat khawatir dengan keadaanmu, Abang selalu mencari cara agar bisa bertemu denganmu. " ucap ka Taki, yang sambil cerita bagaimana Dia bisa sampai disini.
...1hari sebelumnya........
...pukul 10 pagi........
dipagi hari Abang memanggil Maria dan Pak Rohman, Abang meminta izin pada Ibu terlebih dahulu, sambil mencium tangan Ibu.
Ibu, Takim minta izin mencari Fitri, yang keberadaannya sudah Takim ketahui, yang Takim perlukan adalah do,a dari Ibu, karna Takim akan membawa Futri dari dunia siluman."ucap Abang kepada Ibu, tentunya dengan menciuk tangan Ibu.
terus apa yang selanjutnya Bang. "ucap Fitri penasaran
"Abang meminta bantuan kepada Maria untuk menjaga Ibu, walaupun akan merepotkan mereka, klo buat Ibu mertua apapun akan Aku lakukan, gitulah yang diucapkan Maria.
"Abang mulai beranjak pergi meninggalkan mereka, dengan cepat Abang telah sampai, latihan Abang selama ini, membuaikan hasil, Abang datang ketempat Pak tua, yang telah menolong Abang, didalam rumahnya Abang belajae tentang dunia siluman, dan masuk kedalam istana Ratu Pantai Selatan.
terus apa lagi Bang? tanyaku sambil bersandar dipangkuan Kak, Takim.
"saat waktunya tiba, Abang dikirim oleh Pak tua itu, kedalam istana, Abang menyembunyikan hawa keberadaan Abang disaat gerbang itu mulai menutup Abang segera menyusup masuk kedalam gerbang, dan sampailah sekarang.
"Akhirnya Aku bertemu dengan Adikku, adduh posisi apa ini? kulit Fitri masih saja lembut, bagaikan kulit bayi......
__ADS_1
"Apa yang akan terjadi?...
"BERSAMBUBG!!!.....