
...Toko serba...
terlihat Fitri yang sedang menjaga toko, berdiri tersenyum dengan para pelanggan, wajahnya amat cantik, rambut yang terurai indah, ditambah dengan seragam yang agak sedikit seksi, membuat para pelanggan ingin melihatnya lebih dekat "hai Fit, hari ini kamu semakin cantik aja "sapa seorang pelanggan tetap, dengan pandangan terpesona.
mendengar pujiannya Fitri hanya tersenyum-senyum manis, sehingga membuat para pelanggan semakin terpesona.
"duh, bagaimana yah, keadaan Doli? setelah ini aku akan menjenguknya nanti "gumamnya dalam, hati yang mengkhawatirkan Doli.
sebuah langkah kaki berlahan masuk kedalam toko "Fitri "teriak senang pelanggan yang baru masuk.
mendengar suara memangil namanya, Fitri segera menoleh "ha, Kak Tari "saut Fitri dengan senyum senang, sambil menghampirinya.
mereka begitu senang bisa bertemu kembali, pelukan hangat mereka membuat para lelaki di sana ingin merasakannya "wah, siapa gadis cantik yang bersama si Fitri? "gumam tanya para pelanggan pria, dengan tatapan berbinar-binar.
"Kak, Tari sedang apa disini? "tanya senang Fitri, dengan memeluk Tari kembali.
__ADS_1
"hari ini aku pindah ke sekitar sini, kebetulan aku melihat toko ini, begitu ramai "jawabnya yang membuat Fitri semakin senang.
"yudah Fit, aku pamit mau beres-beres "ucap Tari, sambil melambaikan tangannya.
tanpa terasa hari sudah sore, Fitri segera bergegas untuk pulang ke rumah, diperjalanan dia teringat dengan Doli "sebelum pulang ke rumah, lebih baik aku menjenguk Doli dulu "gumam kecilnya, dengan jari telunjuk menempel bibir bawahnya.
dengan rasa ragu-ragu, Fitri segera pergi menuju rumah Doli, setiba didepan rumahnya, jari Fitri menekan Bel, yang membuat seseorang keluar dari rumah "eh, kamu Fit, mau besuk Doli yah? "ucap kakak Doli, dengan senyum-senyum.
merasa dapat izin dari kakak Doli, Fitri segara masuk kedalam rumah, dengan rasa canggung dia menunggu diruang tamu "tunggu disini dulu yah, aku akan beri tahu Doli terlebih dahulu "ucap kakak Doli, yang membuat Fitri tertunduk malu.
"hai, pangeran ada putri yang ingin bertemu "ucap senyum nyindir, dari balik pintu kamar Doli, yang membuat Doli sedikit bertanya-tanya.
berlahan Fitri membuka pintu kamar Doli "permisi "ucap Fitri dalam keadaan malu dan gugup.
kedua mata Doli membesar, melihat yang datang ternyata wanita yang dia sukai "Fitri "ucap kejutnya, yang membuatnya mengeluarkan banyak keringat.
__ADS_1
"kenapa kamu Doli, wajahmu sangat pucat "ucap panik Fitri, melihat keadaan Doli yang sepertinya semakin parah.
kepanikan Fitri membuat mereka menjadi salah tingkah, tanpa disadari tangan Fitri menyentuh dahi Doli, wajah Fitri menjadi merah merona, melihat tangannya memegang dahi Doli "aduh maaf, aku cuma ingin periksa suhu kamu aja "ucap alasan agar Doli tidak salah paham, dengan rasa malu sekali.
dalam keadaan seperti itu, Fitri tidak bisa menahan rasa malunya, dengan cepat dia pamitan dengan Doli "maaf m, aku harus segera pulang "ucapnya dengan tergesah_gesah.
melihat sikap Fitri, Doli hanya mengangguk diam, tanpa sebuah kata "Sial kenapa gue, begitu gugup, ajib Fitri Dateng menjenguk gue "gumam teriak senangnya, yang sedikit menyesal membiarkan Fitri pergi.
tidak lama kemudian, Kakaknya datang membawakan minuman "lho, kemana Fitri? "tanya dengan penasaran m, sambil menatap kearah Doli.
"Hem, kamu apakan Fitri? makanya tahan "gumam kakak yang meledeknya.
mendengar ucap kakaknya, Doli sangat kesal sambil melempar bantal kearahnya.
..."BERISIK... ...
__ADS_1
Apa yang akan terjadi? ikuti terus ceritanya.
BERSAMBUNG...