
"Pandangan Udin, tidak terlepas dari seorang kakek yang hendak menyebrang jalan, di ikuti dengan orang berjubah hitam, ternyata si kekek ingin menjumpai cucu kesayangannya, yang berada disebrang jalan.
Apakah tidak ada yang melihat orang berjubah hitam itu? tapi kenapa gua bisa liat dia? "ucap dalam hati, sambil memandang si kakek, tanpa sadar Udin masuk kedalam bus.
"Udin yang terlanjur menaiki bus dengan rasa tidak nyaman, dia duduk bersebelahan dengan gadis muda yang selalu di ikuti oleh orang berjubah hitam, Udin menggeser duduknya kesamping kiri merapat kesisi bus, Udin memalingkan wajahnya dari orang berjubah hitam yang ada didalam bus.
Apes amat nih gua! sebenernya apa yang terjadi ama mata gua ini? "Mencoba mengingat kembali, apa yang menjadi penyebab keanehan pada kedua matanya.
"Udin bersandar pada sebuah jendela, terlihat jelas sang kakek berlahan menyebrangi jalan, dengan di ikuti orang berjubah hitam, kakek itu mengangkat tangan kanannya, menyapa cucu kesayangannya yang berada dibahu jalan, terpintas terlihat sebuah tulisan ditelapak tangan kanan si kakek.
...*00:05:32*...
hmmm... apa-apan si kakek itu, udah tua bikin tatto segala, orang mah bikin tatto gambar bebek, jangan cuma angka doang. "ucap Udin dalam hati, dengan melihat kearah si kakek kembali, sambil tersenyum melihat kebahagian mereka.
"Udin terus melihat kearah sikakek, yang berjuang untuk bertemu cucunya, dia ingin tahu kebahagian mereka saat sikakek memeluk cucunya, Udin mendengar bunyi handpon milik gadis yang ada disebelahnya, dia sedikit melirik kesamping kanan, tanpa disengaja Udin melihat tulisan pada telapak tangan gadis yang berada disebelahnya, namun angkanya berbeda dengan milik sikakek.
...*00:35:05*...
gadis ini juga punya tatto, mungkin lagi trend kali. "dengan senyum lirik Udin kepada gadis muda itu, namun Udin terkejut melihat angka pada telapak tanganya berubah.
__ADS_1
...*00:34:55*...
"Udin melihat sikakek kembali, sebentar lagi sikakek akan sampai ketempat cucunya, dengan senang kakek mengangkat tangannya kembali, cucunya membalas mengangkat dengan kedua tangan, Udin melihat angka ditangan sikakek.
...*00:00:05*...
Apa-apaan kok tatto bisa berubah-ubah. "keluh dalam hati, sambil memandangi sikakek, yang berjuang untuk bertemu cucu kesayangannya.
..."BRUAAAkkkk"...
"Sebuah truck kehilangan kendali sehingga menabrak sikakek, cucuk dan menantunya berteriak sekeras mungkin, membuat orang-orang disekitar ramai-ramai datang menghampiri sikakek, dalam keadaan sekarat sikakek dibawa kerumah sakit, Udin melihat angka ditelapak tangan sikakek berubah kembali.
"Disaat bersamaan Udin melihat orang berjubah hitam mengajak sikakek pergi dari kerumunan warga yang menolongnya, Udin merasa senang melihat sikakek tidak kenapa-napa, secara tiba-tiba sikakek menghilang bersama orang berjubah hitam, bus mulai bergerak berlahan, Udin masih memikirkan kemana sikakek bersama orang berjubah hitam pergi.
"Udin kembali melihat-lihat kearah jendela bus, kedua mata Udin terbelalat melihat sikakek disebuah mobil pick up, bersama anak dan cucunya yang menangis dihadapan sikakek, yang tubuhnya diselimuti kain milik salah satu warga yang menolong mereka.
Apa maksud dari semua ini? berarti yang gua liat tadi itu apaan? "ucap Udin dalam pikirannya, dengan memandang kearah jendela.
...*ongkos.... ongkos*...
__ADS_1
"Udin tidak sadar dengan keberadaan kenek bus, seorang gadis disebelahnya menepuk pundak Udin yang pikirannya kemana-mana.
Bang... bang... dipintain ongkos nih. "ucap gadis disebelah Udin, yang mengenakan sweter merah mudah, dengan rambut dikuncir dua, tersenyum manis sambil, menggoyangkan tangan kanannya guna menyapa Udin.
Oh iya, maaf saya ngelamun bang, ini ongkosnya. "ucap Udin dengan memberi uang pas kepada kenek bus, Udin berterimakasih pada gadis muda itu.
"Udin melihat orang berjubah hitam masih berada disamping gadis muda disebelahnya, dengan berdiri tegak menghadap kearah gadis itu, Udin ingin melihat wajah orang berjubah hitam itu, namun Udin terlalu takut untuk menatapnya, Udin berusaha mengajak ngobrol gadis muda itu, dan melihat angka ditelapak tangannya berubah lagi.
...*00:15:05*...
Neng abang boleh nanya, bikin tatto dimana? kok angkanya bisa ganti-ganti? "ucap udin sambil melihat telapak tangannya, dengan angka yang terus berjalan.
"gadis muda itu tidak menjawab sepatahpun, karna pertanyaan Udin yang tidak masuk akal, membuat gadis itu, sedikit mengeser posisi duduknya.
"semakin lama waktu berjalan kini angka pada gadis muda itu, berubah kembali.
...*00:05:59*...
"Apa yang akan terjadi?...
__ADS_1
"BERSAMBUNG!!!....