
...Dunia Diluman.......
"ditengah cahaya ledakan akibat kekuatan Jendral Ifrit, muncul sosok Iblis berbentuk manusia. ya, Fitri telah bangakit dari kematian dengan wujud barunya, nampak tubuh Fitri yang tidak berubah, hanya kini, dia mempunyai sepasang sayap hitam dengan kedua mata merah dengan pupil berwarna biru, namun dia datang dengan membawa kekuatan yang sangat besar, dengan sekejap dimelesat kearah Jendral Ifrit yang tubuhnya sebesar Bukit, hanya sekali pukul tubuh besar Jendral Ifrit terhempas tinggi keatas, terlihat tubuh besar Ifrit melayang keudara, Fitri melanjutkan serangannya kembali, dan mematahkan sebelah Tanduk Jendral Ifrit.
Aaaakkkk!!... "teriak sakit Jendral Ifrit, membuat gelombang kejut, yang menghempaskan seluruh benda yang berada disekitarnya.
"jatuhnya tubuh Jendral Ifrit, kepermukaan tanah membuat gempa bersekala besar, tanpa berlama-lama Fitri mengeluarkan sebuah pedang hitam, dan mengayunkan dari jarak sejauh 1km, sebuah cahaya hitam berbentuk sabit yang keluar dari tebasan pedang Fitri, melaju lurus kearah Jendral Ifrit.
...Aaaaakkk.......
"tebasannya memotong tangan kanan Jendral Ifrit, nampak terlihat Jendral Ifrit yang meronta-ronta kesakitan, sambil memegang tangannya yang terputus, dalam keadaan sangat marah Jendral Ifrit bangkit dengan meningkatkan kekuatannya.
Kau... Kau... Hiaaaa!..."seru teriak Jendral Ifrit, dengan mengeluarkan kekuatan penuh.
"berlahan Fitri menghampiri Takim yang terbaring lemas, Fitri mencoba untuk menyembuhkan Takim, dengan kekuatan barunya, Fitri dengan cepat menyembuhkan luka Takim.
Abang menjauhlah dari tempat ini, biar Aku yang membereskan semua ini. "gumam Fitri, dengan tertunduk marah, kepada Jendral Ifrit.
"Jendral Ifrit membuat sebuah bola energi besar, yang dilontarkan kearah mereka, Fitri yang sadar dengan serangannya, beranjak mendekati arah laju bola energi tersebut, dengan mudah Fitri menghisap bola energi itu.
Kenapa? dia menjadi sangat kuat! akanku hancurkan Kau bersama kerajaan ini!. "ujar Jendral Ifrit sambil mengumpulkan energi yang lebih besar lagi.
"akhirnya Jendral Ifrit, telah mengumpulkan semua energi dibola yang ukurannya lebih besar dari tubuhnya. dengan cepat dia melemparkan kearah Fitri yang sedang menujuh kearahnya.
Matilah Kau. "gumam Jendral Ifrit, yang mengerahkan kekuatan terakhirnya, dengan tatapan penuh keyakinan.
"namun Fitri tidak bergeming sedikitpun, dia menjulurkan tangan kedepan, dan mengeluarkan sebuah cahaya berwarna kuning, yang berukuran sebesar bola sepak, dengan cepat Fitri meleparkan bola energinya.
...Dwuaaarrrggg......
"biarpun ukurannya sebesar bola sepak, namun kekuatannya mampu memukul mundur kekuatan Jendral Ifrit, didalam sebuah ledakan besar tersebut, muncul Fitri yang langsung menyerang Jendral Ifrit, hal hasil pedang Fitri memotong tubuh Jendral Ifrit menjadi dua bagian. Kemenangan diraih oleh Fitri yang membunuh Jendral Ifrit, sekejap suasana menjadi sunyi, semua siluman yang masih selamat terdiam dengan kemenangan mereka.
Kita menang...
Apa ini mimpi?....
__ADS_1
Kita akhirnya memenangkan pertempuran ini....
"seruan para pasukan didalam hatinya masing-masing, yang tidak percaya dengan kemenangan mereka, nampak Ratri dan Sintia, menitiskan air mata, terharu dengan kemenangan melawan pasukan Iblis.
Baginda Ratu, apa kita benar-benar sudah menang?. "ucap Sintia dengan perasaan senang.
ekheee..."saut Ratri dengan menganguk.
Hore..."teriak Sintia dengan suara keras, menyerukan kemenangan kerajaan siluman.
"Semua para penghuni kerajaan bersorak-sorak kesenangan, sambil mengangkat tinggi-tinggi kedua tangan mereka keatas, Takim dengan senyum menyambut kedatangan Fitri yang sudah berusaha keras melawan para Iblis, dan menyelamatkan kerajaan siluman.
Kerja bagus Adikku, Abang percaya Kamu pasti bisa melakukannya. "gumam Takim dengan memeluk tubuh Adiknya, yang berlahan kembali kewujud normal.
Abang Aku takut, betapa khawatirnya Aku dengan keadaan Abang. "ucap Fitri yang mendekap Takim, dengan mengucurkan air matanya.
"nampak terlihat Tari yang tertati-tati menghampiri mereka, Takim dan Fitri yang melihatnya segera meraih tangan Tari, dan memeluk erat persahabatan mereka.
Akhirnya kita menang melawan para Iblis itu, Aku sangat senang. "ucap Tari dengan kegirangan yang tanpa sengaja mencium Takim, yang terbawa suasana.
"nampak Takim dengan ekpresi kegirangan bukan karena kemenangan melawan para Iblis, namun senang mendapat ciuman seorang gadis cantik. melihat tampang Kakaknya yang sangat bodoh, Fitri segera memukul kepala Takim, hingga muncul sebuah benjolan diatas kepalanya.
"disaat kegembiraan atas kemenangan mereka, sebuah ombak besar yang tidak tahu dari mana asalnya, muncul ditengah-tengah kerumunan para siluman. berlahan ombak tersebut berubah menjadi sosok wanita anggun yang memakai mahkota dikepalanya. ternyata sosok tersebut adalah Ratu Pantai Selatan yang datang setelah pertempuran.
Ratu Pantai Selatan. "seruan para siluman yang melihat sosok, wanita anggun tersebut.
"kedatangan Sang Ratu hanya ingin menepati janji kepada Fitri, yang akan mengembalikannya setelah Raja Siluman tewas, mereka semua datang menghampiri Sang Ratu.
sesuai janjiku padamu Fit, Aku akan mengembalikanmu kedunia tempat Kau berasal. ucap Sang Ratu Pantai Selatan, sambil menatap kearah Takim, yang membuatnya tertarik.
Jadi Kau yang mengirim mereka untuk membantu Kami? "ujar Ratri kepada Ratu Pantai Selatan.
Benar Baginda Ratu, Saya yang mengirim Gadis ini. "saut Ratu Pantai Selatan dengan senyum puas, atas keberhasilan utusannya.
"Para siluman berterima kasih kepada para manusia, yang telah membantu melawan para Iblis, Sang Ratu membuat sebuah portal yang menghubungkan dunia siluman dengan dunia manusia, dengan berat hati Fitri, Takim, dan Tari beranjak pergi dari dunia siluman, dengan melambaikan tangan dan sedikit tersenyum, mereka memasuki portal yang dibuat Sang Ratu Pantai Selatan.
__ADS_1
Baginda Ratu pimpinlah kerajaan ini sekali lagi, karena bahaya masih berlanjut, Raja Iblis beserta para keluarganya akan segera bangkit. "ucap Ratu Pantai Selatan, dengan memperingati Ratri tentang kebangkitan Raja Iblis.
"Sanga Ratu Pantai Selatan segera pergi meninggalkan kerajaan Siluman, bersama dengan para manusia, yang melindungi dunia Siluman, dan mereka mendapat julukan Satria Dunia Siluman.
*
*
*
...Disisi Lain Dunia Iblis........
"nampak Felix yang berdiri disebuah Altar besar milik kerajaan Iblis, dengan Para pengikutnya yang mengitari Altar tersebut, mereka sedang melakukan Ritual pembangkitan Raja Iblis, upacara pembangkitan telah dilakukan, dengan membentangkan tangan dan saling menggengam, mereka mengucapkan sebuah mantera, yang memunculkan sebuah peti besar yang didalamnya terdapat tubuh Raja Iblis.
Kali ini, Kami pasti akan membangkitkan anda tuanku, lalu kita akan menyerang seluruh dunia, dan menghancurkannya. "gumam Felix didalam hati, yang beniat melakukan penyerangan besar-besaran.
Haaa ha ha ha haaa....
*
*
*
...Dunia manusia.......
"nampak Takim, Fitri, dan Tari, keluar dari portal yang dibuat Sang Ratu pantai selatan, hati mereka sangat senang karena sudah kembali kedunia yang seharusnya mereka tempati, namun kedua mata mereka terbelalat melihat, suasana yang ada dihadapannya, mereka berada ditengah-tengah gunung Es, yang letaknya jauh dari kehidupan.
Haaa..."rasa heran Tari dengan mulut terbuka.
lho..."rasa heran Fitri dengan mata terbuka.
Haaa lho..."ujar heran Takim dengan mata dan mulut terbuka.
...Aaaaakkkk.......
__ADS_1
"Cerita mereka masih berlanjut, apa yang akan terjadi selanjutnya?....
"BERSAMBUNG!!!.....