
"pertarungan Takim dengan manusia siluman, membuat seluruh wilayah disekitar terkena dampaknya, Takim terlihat sudah kelelahan namun tidak dengan manusia siluman yang terlihat masih penuh dengan stamina.
Haaa, Kau cukup tangguh juga siluman kera, Kau mampu menandingi kekuatanku, baru kali ini Aku mendapat lawan yang mendebarkan, ayo, beri Aku kesenangan lebih. "ucap manusia siluman, dengan tawa mengerikan.
"Manusia siluman kembali menyerang Takim dengan cepat dia sudah berada dibelakangnya, pukulan yang kuat diayunkan kepada Takim, dengan cepat Takim menahan pukulannya dengan sebuah tendangan, benturan antar kedua kekuatan yang besar, menyebabkan kilatan cahaya disekitar mereka terus-menerus.
Ha,ha,ha. menyenangkan, menyenakan. mari kita buat petarungan ini menjadi lebih seru. "seruan manusia siluman, dengan suara tawa yang mencengangkan.
Sial, level kekuatannya jauh diatasku, dia belum mengeluarkan seluruh kekuatannya. "ucap cemas Takim dalam hati, sambil menahan setiap pukulannya.
"Manusia siluman itu, berhenti sejenak, tiba-tiba dia berteriak keras, sesaat suasana menjadi gelap, awan hitam berkumpul diatasnya dengan sebuah kilatan peter yang menyambar kesegala arah, sepertinya manusia siluman sedang mengumpulkan kekuatannya.
Gila, kekuatan macam apa ini? apa Aku bisa menghadapinya? Fit, Abang mohon larilah sejauh mungkin dia bukan lawan kita. "ucap Takim dalam hati, dengan rasa takut.
"Akhirnya manusia siluman sudah selesai mengumpulkan energinya, seketika dia menghilang.
haaa, cepat sekali mataku tidak mampu mengimbangi kecepatannya. "ujar Takim yang terkejut dengan kecepatan, Manusia siluman.
"dalam sekejap Takim terpental jauh menimpah pohon yang dibelakangnya, perbedaan kekuatan yang besar, membuat tubuh Takim terhempas berulang-ulang kali, manusia siluman dengan cepat menghatam Takim kembali, sehingga menghacurka permukaan tanah, seluas 1000hektar.
...Abang......
__ADS_1
"manusia siluman menoleh kearah Fitri, Takim yang mengetahui itu, segera mengerahkan kekuatannya, namun kecepatan manusia siluman memang luar bisa tanpa melihat, dia mampu menghindar dari serangan Takim, tubuh Takim mendapat serangan kembali.
apa Aku akan mati disini. " melirik kearah Fitri, yang menangis melihat keadaan Kakaknya.
"dalam sesaat emosi Takim memuncak, seluruh tubuhnya mengeluarkan sebuah cahaya biru, wajahnya berubah menjadi mengerikan, disaat bersamaan cahaya kalung pemberian Pria tua, memancarka cahaya merah dan menghilang masuk kedalam tubuh Takim, disaat itu kekuatan Takim meningkat pesat, kali ini, Takim mengahantamkan pukulan kearah manusia siluman, tepat diwajahnya, manusia siluman terpental merobohkan setiap pohon yang terkena tubuhnya.
Haaa, kau hebat juga siluman ker__ haaa manusia? hahaha, ternyata lawanku seorang manusia, Aku tidak menyangka ada manusia yang memiliki kekuatan yang dasyat. "ujar manusia siluman, sambil meningkatkan kekuatannya lagi.
"Akibat serangan yang bertubi-tubi, ditambah dengan meningkatnya kekuatan Takim, jubah penyamarnya hancur, sehingga identitasnya sebagai manusia terbongkar.
"manusia siluman kembali menyerang dengan kekuatan penuh, dengan sigap Takim bersiap menahan serangannya.
rasakan pukulan penghancurku... Hiaaaa.
Apa itu benar-benar Abang? dapat dari mana kekuatan itu?. "seruan Fitri didalam hatinya.
"sebuah cahaya berkekuatan besar datang dari arah bukit, dengan melesat cepat, mengetahui itu, Takim melakukan gerakan memutar pergelangan tangannya, sehingga membentuk sebuah cahaya segita dengan energi bersekala besar itu, Takim melawan, bola energi yang dilontarkan manusia siluman.
...Hiaaaa......
...Dwuaarrrggg.......
__ADS_1
"ledakan yang diakibatka benturan kedua kekuatan bersekala besar, menciptakan guncangan yang sangat kuat, gunung-gunung memuntahkan lahar panasnya, air laut meluap kedaratan, bencana terjadi dimana-mana, Takim melesat menuju manusia siluman yang berada dibukit, dalam sekejap Takim berada dihadapnya.
Hebat, Kau manusia Aku akui Kau membuatku terdesak, tapi Aku masih bisa melawanmu. "ucap manusia siluman, sambil mengerakan tangannya.
"melihat gerakan manusia siluman, Takim tidak tinggal diam, dengan sekejap Takim meremas kepalanya dan membantingkannya ketanah, dengan kekuatan penuh Takim terus menekan wajah manusia siluman hingga menembus lapisan bumi, nampak terlihat manusia siluman memuntahkan cairan berwana hijau, yang ternyata itu darahnya, disaat bersamaan Takim melayangkan sebuah tinju tanpa tenaga.
kenapa Kau tidak membunuhku? apa kau kasihan? Atau kau bodoh!!. "ujat manusia siluman, dengan kesal.
"berlahan Takim kembali dengan keadaan normal, masih diatas tubuh Manusia siluman.
yang Aku ingin kalahkan hanya Raja Siluman, agar Aku bisa kembali keduniaku. "ucap Takim, sambil berjalan.
...Haaa, haaa, haaa...
"suara tawa manusia siluman, mendengar perkataan Takim.
Hai, siapa namamu? Aku Avan. "ujar manusia siluman, sambil mengucapkan namanya.
...TAKIM......
"sambil berjalan Takim menyebut namanya, bergegas Takim kembali ketempat Fitri.
__ADS_1
Apa yang akan terjadi selanjutnya?....
"BERSAMBUNG!!!....