
...Hutan Terlarang.......
Komandan Tamus, kerahkan para pasukan Iblis, kirim 1000 tentara untuk menyerang Kerajaan siluman, sisanya berjaga dibarisan belakang, dan Alpret Kau aku tugaskan mengejar Ratu Ratri yang pergi bersama para pengikutnya, bawalah pasukanmu sebanyak mungkin. "titah Ifrit, dengan sikap tegap.
Maaf Jendral Ifrit, Aku saja sudah cukup untuk mengejar mereka, karena penyerangan kerajaan pasti membutuhkan pasukan lebih banyak. "gumam Alpret, dengan penuh percaya diri.
Kau jangan gegabah Alpret! sepertinya Ratu Ratri mempunyai kelompok yang berkekuatan besar, Aku tidak ingin Kau terbunuh, karena kakuatanmu sangat Aku butuhkan. "ujar Ifrit, dengan mengkhawatirkan Alpret.
Baiklah kalau itu, perintah darimu Jendral, tapi bolehkah Aku memilih pasukanku?. "pinta Alpret kepada Ifrit.
Baiklah Kau pilih saja yang menurut Kau bisa diandalkan. "titah Ifrit, kepada Alpret.
Hendrik, Jesika, Kalian berdua ikut Aku. "seruan Alpret yang memilih kedua Iblis tersebut.
"Alpret beranjak pergi meninggalkan pasukan Iblisnya, dia ditugaskan untuk mengejar Ratu Ratri, Alpret membawa 2 rekan Iblisnya. Alpret merasa mereka sangat kuat dengan adanya mereka pekerjaannya akan lebih mudah, Iblis yang mempunyai dua tanduk kecil, bernama Jasika, kekuatanya adalah menciptakan apa saja dari tanah, lalu Hendrik, kekuatanya adalah menipulasi Gravitasi, dan yang memimpin mereka Alpret, salah satu petinggi Iblis yang kekuatannya melebihi para komandan sebelumnya.
...Dikastil Iblis.......
Maaf Jendral Ifrit, apa tindakan kita sudah benar? apa tidak sebaiknya kita tunggu kebangkitan Sang Raja terlebih dahulu. "ujar Iblis dengan dua sayap yang membentang.
itu tidak perlu, Felix, sebaiknya Kau kembali ketempat Raja, pastikan kebangkitannya tidak ada halangan apa-apa, biar yang disini Aku yang urus. "titah Ifrit, kepada Felix, Iblis yang paling setia pada Sang Raja.
"1000 pasukan telah beranjak pergi menujuh kekerajaan siluman, mereka terbagi menjadi 3 bagian, unit memanah 300, unit penyihir 300, dan unit penyerang 400 pasukan, mereka dipimpin oleh Digo, Iblis muda yang mempunyai prestasi yang cukup besar dikalang para Iblis, mereka terus berjalan sambil melihat disekeliling hutan, mereka berjalan dikegelapan malam tanpa sinar penerangan, itu juga sebagian dari trik mereka.
__ADS_1
...Dibukit Alias......
"terlihat para penduduk sedang beristirahat, mereka berjaga secara bergantian, nampak Takim dan Fitri sedang berjaga, ini kesempatan Fitri untuk bersama Kakaknya, hanya mereka berdua yang masih terjaga, Fitri mulai bergeser mendekati Takim, mengetahui Adiknya mendekat, Takim sedikit gugup dengan wajah yang memerah.
Abang kapan ya, kita bisa kembali kedunia kita, Aku udah kangen sama Ibu. "gumam Fitri dengan menitiskan air mata.
"Takim yang melihat Adik kecilnya menitiskan air mata, tanpa berpikir panjang Takim langsung mendekap tubuh Fitri, wajah Takim menjadi merah, ketika lemak Fitri menyentuh tubuhnya.
Aaah, kenapa Kamu murung begitu, disini masih ada Abang, selama Abang masih hidup, Abang akan selalu melindungimu. "Ujar Takim dengan semangat berapi-api.
"didalam kegelapan tanpa cahaya, Takim melihat Fitri membuka jubah perubah wujud, nampak Takim memandang bibir Adiknya yang merah kepucatan, ditambah dengan paras cantik Fitri, membuat Takim merasa berada di sebuah pulau yang tidak berpenghuni.
Abbbang... kenapa menatap Fitri seperti itu? hmmm, Abang kepingin gituan yah, ama Aku?... ayo ngaku, ayyo "gurau Fitri, mengoda Takim.
ah, ngacok Kau Fit, mana mungkin itu terjadi, lagian kita ini bersaudara. "saut Takim dengan keringat dingin.
Fit, Abang berjanji apapun yang terjadi, Abang akan mengembalikan Kau kedunia kita berasal, karena disini bukan tempat kita berada. " gumam Takim, sambil memegang pipi Fitri.
"disaat bersamaan, mereka merasakan Aura negatif yang begitu kuat, sedang menujuh kearah mereka, Takim berdiri melihat kearah energi yang meluncur cepat kearahnya.
Mereka datang, sial situasi ini terlalu cepat, bagaimana bisa mereka mengejar kami! "gumam Takim, dalam hati, dengan pandangan tajam lurus kedepan.
"dalam keadaan tegang, tiba-tiba muncul 3 sosok Iblis yang diperintahkan untuk mengejar Ratu Ratri, Takim membentangkan tangannya dihadapan Fitri, seraya menyuruhnya untuk pergi meninggalkan tempat itu, tentu saja Fitri tahu maksud Kakaknya, namun Fitri bertekad untuk melindungi Saudara satu-satunya, dengan memberanikan diri, Fitri sedikit maju didepan Takim, tentu saja, sebagai Kakak Takim terkejut atas tindakan Adiknya yang tiba-tiba maju didepannya.
__ADS_1
Fit, sedang apa Kau disitu? cepat lari!. "ujar Takim dengan rasa khawatir terhadap keselamatan Adiknya, tentu saja Fitri tidak mengubris ucapan Kakaknya.
"melihat keberanian Fitri, Alpret tertawa senang dengan membentangkan kedua tangannya, sejenak tatapan Alpret berubah menjadi mode serius.
Rupanya ada manusia disini. Aku suka dengan keberanianmu, akan sangat sayang sekali jika Kau mati dengan cepat. "ucap Alpret dengan menatap Fitri yang berwujud Siluman kelinci, namun Fitri tidak sedikitpun gentar mendengar ucapan Alpret.
"Fitri baru sadar dia melepaskan jubahnya, tiba-tiba Takim dan Fitri, merasa tubuhnya sangat berat, jangankan untuk menyerang bergerak saja mereka tidak sanggup, nampak Hendrik mengangkat sebelah tangannya tinggi keatas, sepertinya dia mengeluarkan Ajiannya, berat tubuh Takim dan Fitri terasa meningkat pesat, bagaikan memikul beban berat berton-ton.
Sial! apa yang terjadi? tubuhku terasa berat sekali. "gumam Fitri, dengan menahan beban tubuhnya yang semakin berat, dan melihat salah satu Iblis yang mengangkat tangan setinggi mungkin.
"lama semakin lama, beban berat pada tubuh mereka membuat kedua kaki mereka bergetar tiada hentinya, Takim yang melihat Fitri meringis tidak tahan dengan berat tubuhnya, mencoba melepaskan diri dari Ajian siluman itu.
Aku tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut. Aku harus lepas dari Ajian miliknya. Hiaaa... "gumam Takim, yang berteriak meningkatkan kekuatannya.
"akhirnya Takim mampu melepaskan diri, dari Ajian gravitasi Iblis itu, dalam sekejap Takim menghantamkan pukulan kepada pemilik Ajian tersebut, pukulan Takim membuat Hendrik terhempas jauh kedalam hutan, dan membuat pohon bertumbangan, berkat pukulan Takim, Ajian gravitasi Hendrikpun dapat dihentikan.
Hebat juga Kau siluman Ayam bisa lepas dari Ajian Hendrik, sepertinya yang dikatakan Jendral Ifrit benar, ini membuatku semakin bersemangat. "gumam Alpret, dengan meningkatkan kekuatannya.
"disaat bersamaan Tari dan Sintia, muncul ditempat Takim dan Fitri berada, Hendrikpun tidak mau kalah, dengan cepat dia berada ditempat mereka berkumpul, Aura yang dikeluarkan para Iblis membuat suasana semakin tegang, mereka saling menatap satu sama lain, dengan saling mengeluarkan Auranya masing-masing.
"disisi lain pasukan Iblis mulai memasuki perbatasan hutan dengan kerajaan. sedangkan didalam kerajaan semua penduduk dan penghuni Istana tertidur lelap, hanya para penjaga saja yang masih membuka kedua matanya.
"Apa yang akan terjadi kepada kerajaan siluman selanjutnya?
__ADS_1
jangan lupa beri Aku kritikan agar bisa memperbaiki kesalahanku.
"BERSAMBUNG!!!.....