
“Bagaimana menurut kalian?”
Riyu melihat empat orang yang ada disekitarnya dan meminta pendapat mereka tentang apa yang dia rencanakan.
“Itu ide yang bagus.”
“Memang.”
Semua orang setuju dan mengangguk dengan apa yang dia rencanakan, tanpa ada seseorang yang menolak dengan rencananya.
"Baiklah, aku akan memandu kalian sambil memantau pergerakan dan memetakan tempat ini, sementara kalian berpencar dan pergi ke tempat yang aku sebutkan lalu gunakan alat yang aku berikan sehingga aku memiliki akses keamanan tempat ini,” Riyu menjelaskan secara singkat rencananya kepada mereka, “Selain itu, Sho akan membuat agar kita selalu terhubung dengan kemampuannya. Jadi tetap hati-hati dan ikuti arahku.”
“Baik.”
Semua orang mengangguk kemudian segera berpencar.
“Tunggu Mei.”
Riyu memegang tangan kekasihnya dan menghentikannya untuk pergi.
“Berhati-hatilah. Ingat untuk menggunakan cincin itu jika terjadi sesuatu.”
Riyu mengingatkannya untuk berhati-hati sebelum Mei pergi. Mei membalas kekhawatiran Riyu dengan senyuman lalu menganggukan kepala. Setelah mendapatkan ciuman kekasihnya, Mei menyusul yang lainnya untuk pergi ke suatu tempat.
Setelah jejak mereka semua tidak terlihat lagi Riyu mendapatkan notifikasi yang sudah lama dia tidak lihat.
[ Misi : Menyelamatkan Daisy ]
[ Tingkat Kesulitan : B ]
[ Hadiah : 1.000 Poin Pengalaman, +100.000 Koin Toko ]
[ Hukuman : ??? ]
[ Misi : Menyelamatkan Lily ]
[ Tingkat Kesulitan : B ]
[ Hadiah : 1.000 Poin Pengalaman, +100.000 Koin Toko ]
[ Hukuman : ??? ]
[ Misi : Menghabisi Para Penculik ]
[ Tingkat Kesulitan : C ]
[ Hadiah : 50 Poin Pengalaman/orang, 1.000 Koin Toko/orang ]
[ Misi : ??? ]
[ Tingkat Kesulitan : ?? ]
[ Hadiah : ??? ]
Riyu terdiam sejenak saat dia melihat tiga misi yang muncul di depannya. terutama misi terakhir. Dia mengerutkan kening untuk yang terakhir itu. Ada banyak hal yang dia pikirkan tentang misi itu, tetapi pada akhirnya berhenti terlalu memikirkannya karena sejak awal tujuannya tetap sama.
‘Seres Tampilkan Statusku’
> Status Sistem
[ Sistem : Level 1/10 ]
[ Koin Toko : 100.000 Koin Toko ]
> Status User
__ADS_1
[ Nama : Akahasa Riyu (???) ]
[ Energi Utama : Chaos (Tersegel : 1/9), Energi Luar Angkasa, Kegelapan, Cahaya]
[ Kekuatan : A ]
[ J.Energi : A+ / EX+ (tersegel : 1/9) ]
[ Pengalaman : 1.000/10.000 ]
[ Senjata dan artefak : Black Void Sword , Trisula Bali ]
[ Harem ] : Mei, Freya (Tunangan), Maya, Scarlet (75%), Aoi (45%)
Riyu tidak terlalu terkejut dengan penambahan haremnya dan hanya menanggapinya dengan menggelengkan kepala karena hal itu. Untuk saat ini dia tidak ingin terlalu memikirkannya karena dia sedang fokus pada tugasnya sendiri.
<< Indra >>
<< Invisible >>
Riyu mulai bergerak menuju pusat tempat itu sambil menggunakan kemampuannya untuk meningkatkan indranya dan menyembunyikan auranya.
.
.
[ Di tempat Yami ]
“Apa yang kalian lakukan di sini anak kecil. Bukankah ini sudah malam?”
Ketika Yami, sudah hampir dekat dengan tujuannya dia mendengar suara pria yang ada di belakangnya.
“Hah. Aku benci mengakuinya, tetapi prediksi orang itu sungguh menakutkan.”
Yami melempar sebuah bola kecil dengan santai. Namun, alih-alih meledak, itu malah mengeluarkan cahaya biru yang tampaknya membuat sebuah domain ruang, itu menghilang dengan sekejap dan hanya menyisakan efeknya saja.
Pria itu menebak bahwa sesuatu yang dilempar oleh Yami adalah semacam alat untuk mengganggu sistem komunikasi sehingga mereka tidak bisa menghubungi siapa pun.
Namun, sedikit yang dia tahu bahwa bola itu juga membuat keadaan di dalam ruangan yang dijangkau bola itu terisolasi sehingga orang luar tidak akan melihat sesuatu yang mencurigakan dan hanya akan melihat ruangan di dalamnya seperti biasa. Itu cocok untuk menyembunyikan pertarungan antara mereka.
‘Maaf semuanya, tampaknya aku bertemu dengan anjing penjaga.’
Suara Yami datang langsung ke pikirkan teman-temannya yang ada di tempat lain.
Itu berkat salah satu kemampuan Sho dengan menggunakan energi jiwanya sehingga mereka dapat terhubung satu sama lain tanpa memerlukan alat komunikasi.
‘Maaf Yami, tetapi tampaknya aku juga sama. Dan yang satu ini cukup jelek.’
‘Um, aku pikir aku juga sama.’
“Aku juga.”
Shiori, Shio, dan Mei mengupdate informasi mereka yang tampaknya sama dengan situasi Yami.
'Yah, sepertinya aku satu-satunya yang tidak mendapat masalah. Beri tahu aku jika kalian membutuhkan bantuan.’
‘Tidak diperlukan!!’
‘Oke.’
.
“Jadi cantik, apa kamu tidak ingin memanggil temanmu?”
Mei tidak menjawab pria itu dan malah mengambil pedang dari <> nya kemudian berlari untuk menyerang pria yang tampaknya sedikit kuat itu.
__ADS_1
Mei mengeluarkan energi petir dari pedangnya kemudian dengan cepat seperti kilat dia ada di hadapan pria itu.
<< Teknik Pertama - Slash >>
Sayangnya Mei tidak merasakan apa-apa karena musuhnya berubah menjadi kabut. Dia melihat ke belakang untuk melihat musuhnya lagi dan dia menyerang dengan cara yang sama. Tapi itu dengan hasil sama pula.
“Percuma, kau tidak bisa mengalahkanku dengan teknik biasa seperti itu.”
Saat lima kali serangan, Mei berhenti dan dia tersenyum. Dia mengangkat pedangnya ke atas dan kemudian mengayunkannya ke bawah.
<< Raigeki >>
“Arrgh.”
Pria itu kesakitan merasakan petir merambat di sekujur tubuhnya. Tapi dia berhasil menahannya kemudian bergerak ke depan.
“Sialan!!!”
Dia berteriak dengan keras setelah terkena serangan Mei. Tapi Mei menanggapinya dengan tenang.
<< Tenrai >>
Sebuah domain tercipta dan ketika itu terjadi sebuah domain tercipta dengan berbagai petir meluncur dari langit.
“AHHH.”
Akhirnya, Mei berhasil mengalahkan para musuhnya kemudian melanjutkan tujuannya.
Dan bukan hanya dia, setelah pertarungan Mei, yang lain juga hampir selesai. Dimana Yami menggunakan energi gelapnya untuk mempermainkan musuhnya. Shio menggunakan panah jiwanya dan bertarung dengan efektif. Sedangkan Shio, meskipun dia tidak cukup pandai bertarung, tetapi berkat pelatihannya bersama Maya, dia berhasil mengalahkan musuhnya.
.
‘Riyu kami semua siap.’
Dengan itu, semua orang berhasil mengalahkan musuhnya masing-masing. Dan mereka sudah siap menjalankan rencana mereka.
“Baiklah segara pasang alat itu.”
Setelah mendapatkan perintah dari Riyu, Mei, Yami, Sho, dan Shiori memasang sebuah alat berbentuk tabung.
‘Seres’
[ Dipahami ]
Pada saat itu. mesin berbentuk tabung terbuka seperti bunga mekar, dan itu mulai mengirimkan sinyal pada setiap tabung dis setiap sudut, membentuk sebuah ruang berbentuk limas dengan Riyu sebagai pusatnya dan berada di atas bangunan.
Itu tidak menimbulkan cahaya yang bisa membuat mereka terekspos, jadi mereka aman. Dan Riyu menggunakan kemampuannya hampir tidak terlihat dengan jubah hitam dan kemampuan nya sehingga dia tidak menarik perhatian orang - orang yang ada di sana.
[ Mulai menganalisis ]
[ 10% ]
[ 25% ]
[ 50% ]
[100% ]
[ Complete ]
[ Menampilkan ]
Riyu dapat melihat peta bangunan 3D yang bahkan menuju ke ruangan bawah tanah, dengan berbagai jalan yang terhubung dan beberapa bagian yang bergerak seperti lift. Dan bukan hanya itu, dia juga bisa melihat manusia hologram manusia yang memiliki warna tersendiri sedang melakukan aktivitas mereka.
‘Aku menemukannya, seperti kita rencanakan. Mari kita berkumpul.’
__ADS_1
.
Di dalam bangunan beberapa orang, khususnya di bagian keamanan tampaknya merasakan sinyal mereka terganggu, tetapi itu hanya berlangsung sesaat dan mereka tidak memperdulikan hal itu. Kecuali satu orang.