
Pengumuman Singkat
Saya merubah beberapa penyebutan nama untuk bab selanjutnya seperti warrior, valkyrie, menjadi knight.
Saya juga mengubah bab sebelumnya secara berkala. Dan beberapa bab sudah saya lakukan, beberapa hal ada yang ditambahkan, diperbaiki dan diubah.
Untuk lebih lengkap apa yang saya ubah akan saya umumkan di chapter khusus bersama penjelasan lainnya.
Tapi yang jelas selamat membaca.
...----------------...
>> Domain - Tenrai
Sebuah lingkaran cahaya ungu muncul di sekitar Kaji, dan ketika itu terjadi, aliran listrik muncul ditambah petir yang jatuh dari langit lalu menghantamnya.
“Argh.”
Dia merasakan sengatan listrik. Itu membuatnya berlutut karena ia juga masih menahan gravitasi yang kuat yang menahan tubuhnya.
Tapi baginya, semua itu sebenarnya hanya ketidaknyamanan, dan itu tidak terlalu kuat sehingga dia masih bisa menahannya. Tentu, itu masih memberikan damage dan menimbulkan rasa tidak nyaman baginya.
“Sialan!!”
>> Flame Wave
Kaji tidak tahan dengan semua penghinaan itu sehingga dia dengan marah menyemburkan Api dari tubuhnya dan itu membakar semua yang berada pada jarak 10 meter darinya.
Mei yang ada di belakang Kaji terpaksa mundur beberapa langkah untuk menghindari api tersebut.
Di sisi lain, Riyu yang melihat hal itu langsung berteleportasi ke sampingnya.
"Apa kamu baik-baik saja, Mei?"
Riyu bertanya dengan cemas.
Mei mengangguk.
"Aku baik-baik saja. Tapi pria itu cukup kuat. Dia masih bisa mengeluarkan api dari tubuhnya walaupun semua yang kita lakukan."
Riyu mengerutkan keningnya. Dia menyadari hal itu juga, bagaimanapun Kaji masihlah Knight Kelas A+. Dan perbedaan kekuatan di antara setiap kelas cukup lebar terutama di sekitar kelas atas.
"Kita harus mengalahkannya secepat mungkin. Orang itu tidak hanya memiliki kemampuan yang kuat, dia juga tampaknya memiliki banyak kartu truf yang bisa dia gunakan kapan saja."
Mei mengangguk setuju.
Dia juga menyadari bahwa Kaji tidak mengeluarkan semua kemampuannya sehingga cukup masuk akal untuk berasumsi bahwa dia masih memiliki kartu truf lain.
"Aku akan membantumu. Kita akan melawannya bersama."
Riyu tersenyum lalu mengangguk.
__ADS_1
Ini mungkin akan menjadi pertama kalinya bagi mereka bekerja sama.
"Baiklah, mari kita melawannya."
.
.
Setelah gelombang panas berhenti, dan Kaji mulai sedikit tenang, Riyu dan Mei bergerak mendekat tanpa mengeluarkan suara.
Namun, tanpa diduga Kaji sudah waspada sehingga dia bisa merasakan kedatangan mereka.
Dia berbalik untuk melihat siapa yang datang.
"Aku tidak mengira kalian akan selamat. Dan lebih dari itu, kalian tidak ikut melarikan diri. Siapa kalian sebenarnya?"
Dia menyipitkan matanya dan mulai menganalisis Riyu dan Mei. Dia menyadari bahwa mereka adalah beberapa orang yang sama yang telah menyusup ke tempat ini dan ingin mengambil target yang ingin dia bawa.
Sebenarnya, Nemesis tidak akan turun tangan untuk menculik Daisy karena itu adalah masalah sepele.
Namun, ketika mereka mengetahui siapa yang akan mereka culik, mereka berubah pikiran karena suatu alasan dan itu tidak lain karena kemungkinan identitas Daisy.
Itu juga alasan mengapa mereka mengirim Kaji yang pada dasarnya cukup kuat hanya untuk diturunkan pada misi penculikan, dan itu tidak lain untuk mengamankan target mereka.
“Bukankah kami sudah memberitahumu?”
“Aku tidak cukup bodoh untuk mempercayai semua itu, kalian berbeda, dan aku tidak tahu ada orang yang dapat berteleportasi selain orang itu.”
Kaji berkata dengan serius.
Dia cukup berbeda dengan sebelumnya yang dipenuhi kepercayaan diri dan kesombongan. Saat ini, dia tampak lebih serius.
Kaji sendiri sebenarnya sangat waspada karena berdasarkan instingnya dia merasa mereka cukup kuat, terutama pria yang memakai topeng hitam sedangkan yang perempuan hanya membuatnya merasa tidak nyaman.
“Heh. Otakmu lebih baik dari yang kukira. Tapi apa gunanya aku memberitahumu?”
“Begitukah. Kalau begitu aku akan memaksamu untuk memuntahkan semuanya ketika aku membakarmu.”
Kaji mengeluarkan pedang bergerigi lalu bergerak cepat menuju Riyu. Dia menyerang Riyu dan Mei, menargetkan di mana mereka berada.
*BOOM*
Riyu dan Mei menghindar ke belakang dan disaat yang sama mereka menyerang balik.
Mei menyerang menggunakan energi petirnya dan mendukung Riyu dari jauh, sementara Riyu bergerak sangat cepat dengan mengandalkan energi cahayanya. Dia menghindari serangan Kaji dan menyerang dari jarak dekat.
Mengandalkan kecepatan mereka, mereka berhasil mendaratkan beberapa pukulan.
Serangan Mei tidak cukup kuat untuk melukai Kaji, namun masih menghambat pergerakannya.
Berbeda dengan Riyu yang mampu melukai Kaji meski ia juga mendapat beberapa luka. Tapi itu adalah luka ringan yang bisa dia sembuhkan dengan energi cahayanya.
*BOOM BOOM BOOM BOOM*
“Heh. Sepertinya kau tidak terlalu kuat seperti yang aku pikirkan.”
Riyu berkata dengan tenang dan membuat Kaji semakin kesal.
Tapi sebenarnya, itu juga bukan kebohongan. Riyu menganggap bahwa Kaji lebih lemah daripada yang dia duga.
Dia tidak menyadari bahwa bukan Kaji yang lemah di sini, tetapi karena dia terlalu kuat. Bagaimanapun dia mempunyai banyak Cheat sehingga bahkan jika kelasnya lebih rendah, dia masih akan bisa mengalahkan Kaji.
“Kau!! argh.”
__ADS_1
Kaji menerima serangan yang cukup kuat karena terpancing provokasi Riyu.
Dia juga terkejut bahwa Riyu lebih kuat daripada yang dia pikirkan. Tapi dia tidak mau mengakuinya sehingga dia berpikir bahwa itu hanya karena dia melawan mereka berdua sendirian.
Kesombongan dan arogansinya masih ada sehingga dia masih tidak mengakui bahwa dia lebih lemah dari Riyu.
Kaji mencoba untuk terbang karena dia berpikir bahwa Riyu tidak dapat melakukannya.
>> Gravity
Riyu mengaktifkan domainnya sekali lagi menyebabkan Kaji jatuh ke tanah setelah dia mencoba terbang dengan mendorong tubuhnya dengan api.
“Ugh.” Kaji mengalami kesulitan saat dia bangun. Dia melihat sekelilingnya kemudian berteriak dengan wajah marah. “Apa yang sedang kalian lakukan? Apa kalian hanya ingin menonton saja? Serang mereka sialan, apa kalian semua ingin mati!!!”
Kaji melihat sekutunya yang bersembunyi di beberapa tempat. Dia tampaknya kesal karena mereka hanya diam dan tidak melakukan apapun.
“Tsk. Aku benci mendengarkanmu, tetapi itu memang benar. Semuanya serang mereka!!!”
“Oooo!!!”
Salah satu dari mereka mengemukakan pendapat dan menyulut yang lainnya untuk ikut menyerang Riyu dan Mei. Meski mereka tidak menyukai apa yang dilakukan oleh Kaji, mereka pasti akan mendapatkan hukuman jika membiarkan Riyu dan Mei lolos.
Semua orang yang bersembunyi bermunculan untuk menyerang Riyu dan Mei.
>> Fire
>> Wind
Beberapa Elemental Knight melemparkan energi dari jarak jauh sedangkan yang lainnya mencoba untuk mendekati menyerang mereka dari dekat.
Akan tetapi, saat itulah Daisy datang dan mencegah mereka untuk membantu Kaji.
“Maaf, tetapi aku akan menghentikan kalian di sini.”
Dia turun dari langit dan muncul di hadapan mereka dengan anggun. Dia melihat mereka kemudian mengayunkan tangannya sedikit lalu beberapa cabang pohon mulai mengikat mereka.
“Ugh, argh.”
Beberapa orang terperangkap dan beberapa lainnya waspada.
.
Di sisi lain, Mei dan Riyu tidak memberi Kaji waktu untuk pulih sehingga mereka memutuskan untuk melanjutkan serangannya. Beberapa serangan dilancarkan oleh mereka dan itu membuat Kaji kewalahan hingga dia berakhir cukup buruk.
“Huft huft, kalian memaksaku untuk melakukannya.”
Riyu mengerutkan kening mendengar perkataan Kaji kemudian dia melihat bahwa dia mengeluarkan sesuatu yang mirip seperti pil.
Riyu merasakan sesuatu yang tidak nyaman saat dia melihat pil tersebut, dan itu adalah perasaan yang sama yang dia rasakan sebelumnya ketika dia melihat Eternite.
“Sial!! Apakah mereka bahkan meneliti sesuatu seperti itu. Dan apakah dia ingin memakannya? Apa dia sudah gila?” Riyu mengutuk Kaji setelah dia memikirkan kemungkinan apa pil tersebut. Bukan hanya itu tidak bagus untuknya, tetapi juga untuk orang yang memakannya. “Aku harus menghentikannya."
Riyu melempar trisula kecilnya ke arah Kaji. Saat trisula tersebut berada cukup dekat dengan Kaji, dia menghilang.
>> Teleport
Riyu muncul di sampingnya, tetapi dia terlambat karena Kaji sudah selesai memakan pil itu. Matanya yang memerah dan tubuh serta auranya yang berubah membuatnya terlihat seperti monster.
Dan monster itu melihat Riyu seolah dia tahu bahwa Riyu akan muncul di sana. Dia menoleh ke arah Riyu dan-
*BOOM*
Riyu melesat dan menghantam reruntuhan bangunan akibat serangan dari Kaji.
__ADS_1
“Riyu!!”