
Di suatu tempat yang cukup jauh, Maya sedang mengamati pertarungan Riyu dan Kaji.
“Apa mereka akan menggunakan itu?”
Dia melihat bahwa mereka sedang bekerja sama dan bersiap untuk melakukan sesuatu. Dan dia tampaknya mengetahui apa yang akan mereka lakukan, tetapi masih ragu apa mereka akan berhasil melakukannya kali ini atau tidak.
Selain Maya, di tangannya juga, dia menggendong seorang gadis kecil yang tampak tertidur pulas. Dan itu tidak lain adalah Lily.
.
Kembali saat dia mencari Riyu dan tidak dapat menemukannya dimanapun.
Dia mengkhawatirkannya sehingga dia bertanya pada beberapa mata yang ada di keluarga Akahasa. Dan saat dia mengetahui bahwa Riyu kemungkinan berada di suatu tempat yang cukup berbahaya dia langsung pergi untuk mengejarnya.
Saat dia menuju ke tempat itu, secara tidak terduga, dia bertemu dengan Yami dan kelompoknya yang berniat kembali. Mereka menjelaskan apa yang terjadi yang membuatnya sedikit khawatir, tetapi juga bingung.
Maya tidak mengerti mengapa Riyu tidak ikut melarikan diri, padahal dia tahu bahwa ada beberapa alat yang dapat membuatnya melakukan itu.
Dia tidak terus memikirkan itu dan langsung memutuskan untuk pergi ke tempatnya. Kelompok Yami juga ikut dengannya karena mereka merasa lebih aman berada di sekitarnya. Bagaimanapun, mereka mengetahui tentang seberapa kuat Maya.
Saat mereka semua tiba, Maya yang telah menganalisis semuanya memutuskan untuk membiarkan kelompok Yami membantu Riyu dan hanya akan bergerak saat berada dalam situasi berbahaya.
__ADS_1
“Um?”
Gadis kecil itu perlahan terbangun saat dia mengedipkan matanya beberapa kali, tampaknya bingung.
“Oh, apa aku membangunkanmu?”
Lily membuka matanya dan melihat kakak perempuan cantik yang telah membantunya ketika dia berada di Kota Yozora.
Dia mengingat Maya karena kecantikannya di atas rata-rata. Selain itu, dia juga merasakan sesuatu yang membuatnya nyaman ketika dia berada di dekatnya.
“Ah, kakak, apa itu kamu?”
“Memang, kita bertemu lagi.”
Maya tersenyum saat dia melihat Lily, dia juga ingat tentang gadis kecil ini yang terpisah dari ibunya.
“Kakak, dimana Ibuku?”
Lily bertanya setelah dia melihat bahwa dia tidak menemukan siapapun termasuk ibunya yang seharusnya ada.
“Dia sedang memiliki beberapa urusan, tetapi sebentar lagi kita akan melihatnya. Jadilah gadis baik dan tunggu ibumu selesai, oke.”
__ADS_1
“Oke.”
Lily mempercayai Maya tanpa meragukan sedikitpun perkataannya.
.
.
[ Kilas Balik ]
Riyu dan Mei terlihat kelelahan. Mereka tampaknya sedang mencoba menggunakan teknik baru yang cukup membuang banyak energi.
Di depannya ada Maya yang tampaknya sedang melatih mereka.
“Kalian tidak bisa menggabungkan energi kalian jika kalian tidak bisa menyinkronkan itu dan membuatnya mengenal satu sama lain.*
“Kalian berdua hanya akan membenturkan energi kalian masing-masing jika menggunakannya energi kalian seperti itu. Jangan membuat gelombang yang berlawanan karena itu hanya akan membuat gelombang yang kalian buat menghilang.”
“Kamu Riyu perhatikan jumlah energi yang kamu keluarkan dan Mei buat kedua energi itu selaras. Coba lagi.”
““Baik!!””
__ADS_1