Menemukanmu

Menemukanmu
episode 16


__ADS_3

Di saksikan oleh orang yang ada di kafe, raisa berjalan mendekat ke arah angga , ia meraih kerah kemeja angga dan menariknya kuat kuat sampai sampi angga tercekik, ia sampai sulit bernafas , raisa memandang tajam ke arahnya" sekali lagi ......lo akan hancur ,jangan mengusikku". kata yang singkat namun mampu membuat angga terkesima,ia melepas tangannya dari kerah baju angga dengan sedikit mendorong tubuh angga, akibatnya tubuh angga terhuyung kebelakang beberapa langkah. Raisan mengambil hapenya yang terjatuh ke tanah. ia kemudian berjalan menuju meja tempatnya duduk yang tadi ia tempati.ia mengambil tas dan rokoknya , tanpa menoleh sedikitpun ke arah angga ia berjalan keluar, setelah meninggalkan satu lembar uang berwarna merah di atas meja.angga tersenyum senyum sendiri sambil memegang pipinya yang sedikit luka akibat pukulan raisa.teman temannya merasa heran kenapa malah senyum senyum habis mendapat pukulan" kenapa lo senyum senyum sendiri, apa lo gagar otak kena pukulan tu cewek?".angga semakin tertawa keras, teman temannya semakin di buat bingung" kita bawa ke rumah sakit aja" salah satu teman angga memberi saran ,angga tak berhenti tertawa"ia berbicara sambil menahan tawa" bangsat lo..emang gue selemah itu jadi cowok, ....kena pukul langsung gagar otak"........teman teman angga menggeleng gelengkan kepala..ia tak menyangka temannya ini bisa membuat mereka kuatir." gue semakin cinta deh sama tu cewek" teman temannya serempak melongo "gue serius, belum ada cewek yang berani nolak gue...." sambil menunjuk ke dirinya sendiri" cewek seperti ini yang gue cari...susah di taklukkan....jadi tantangan tersendiri" ia kemudian berjalan menuju tempatnya kembali di ikuti teman temannya.

__ADS_1


______________________________________________

__ADS_1


"gue dah sembuh , gue berangkat sendiri" kata kata yang keluar dari mulut raisa saat raihan dan diki menjemputnya,mereka duduk di teras yang di lengkapi dengan kursi panjang .diki yang mendengar kata kata raisa tersulut emosi ia langsung berdiri" eh....mau lo sebenarnya apa sih? sebenarnya gue males banget ya jemput lo...kalau gak temen gue ini yang ngajak"raihan langsung ikut berdiri ia mencoba menahan diki agar menahan emosi"apa" diki melotot ke arah raihan , ia kesal sekali dengan raihan, walau selalu di cuekin sama cewek yang gak ada akhlak juga masih berbaik hati." lo udah di jemput ,di antar pulang gak ngucapin terimakasih malah seenaknya aja ngomong" ia berkacak pinggang , ia sudah malas sekali dengan sikap raisa yang terlalu egois." setidaknya lo hargai perbuatan kita , walau gak ngucapin terima kasih". diki melengos, ia benar benar muak dengan sikap raisa, entah terbuat dari apa hati wanita itu.sikapnya selalu ketus, egois. setiap kata kata yang keluar dari mulutnya terasa panas di telinga.Raihan yang berada di sebelah diki memegang tangan diki agar diam.diki menepis tangan raihan , ia kemudian berjalan menuju mobil.saat ia masuk ke dalam mobil ia banting pintunya hingga terdengar bunyi yang cukup keras.raihan yang mendengar suara pintu mobil yang cukup keras hanya menghela nafas panjang , ia tahu diki sangat kecewa padanya, ia terlalu lemah dengan perasaannya.apakah begini rasanya jatuh cinta, kadang fikiran tak sejalan dengan hati." aku akan berhenti menjemputmu jika kamu benar benar sembuh"ia tetap memandang lembut ke arah raisa, dengan senyum yang kata orang menyejukkan hati, mungkin tidak bagi raisa...."setelah pulang kuliah kita pergi ke dokter dimas sekalian kontrol luka kamu sudah sembuh benar atau belum" raisa menghembuskan nafas kasar"terserah....." raisa berjalan ke arah mobil ,dengan kasar ia membuka pintu bagian depan , ia masuk dan kembali menutup pintu dengan kasar pula. diki yang sudah ada di dalam semakin tersulut emosi " bangsat....kalau laki udah gue hajar lo" raisa yang mendengar umpatan diki hanya cuek tidak perduli.raihan mengikuti raisa dari belakang, ia berjalan memutar untuk masuk ke pintu kemudi.ia kemudian menjalankan mobil untuk pergi ke kampus.

__ADS_1


raisa mulai jengah dengan sikap angga ia menginjak kaki angga dengan sekuat kuatnya agar ia segera terbebas dari angga,"akhhhh....." angga menjerit kesakitan karena kakinya di injak raisa, ia duduk memegangi kakinya, tanpa rasa bersalah raisa berjalan meninggalkan angga.diki dan raihan yang melihat perbuatan raisa ke angga saling berpandangan dan tersenyum mereka kemudian mengikuti raisa meninggalkan parkiran.

__ADS_1


__ADS_2