Menemukanmu

Menemukanmu
episode 52 Raihan kembali mencuri ciuman dari raisa


__ADS_3

saat Raisa keluar dari kamar mandi ia melihat Raihan sudah tertidur di atas kasur miliknya,ia melihat Raihan tidur tengkurap hanya memakai kaos oblong dan celana kolor, ia memperhatikan sejenak laki laki yang kini menjadi suaminya, ia menarik nafas ada beban yang tidak bisa ia ungkapkan ,Raisa berjalan ke balkon ia yang hanya memakai hot pant dan juga kaos oblong yang pas di badannya .ia mengambil rokok dan hape yang ada di meja tak lupa ia mengambil sebotol minuman dengan kadar alkohol rendah,yang ia simpan di laci meja belajarnya.


ia duduk sambil menyalakan rokok tak lupa ia membuka tutup botol minuman yang ia bawa, sambil mengecek pekerjaan yang Sam kirim . sesekali ia menyesap rokok yang ada di tangannya, dan juga sesekali ia meneguk minumannya, malam sangat sunyi membuat hati Raisa resah menjadi damai.ia senang sekali menikmati malam di atas balkon sambil melakukan kebiasaannya ,merokok dan sedikit minum minuman beralkohol. ia yang punya kebiasaan susah untuk tidur lebih memilih duduk di sini sampai matanya mengajak untuk beristirahat.


Raihan yang pura pura tidur memperhatikan Raisa dari atas tempat tidur, ia melihat dari balik kaca apa yang di lakukan Raisa ,sesekali ia berigstifar, apakah keputusannya menikahi Raisa adalah salah, apakah ini akibat keegoisan diri hingga tidak memikirkan akibat keputusan yang di ambil.


Raihan menarik nafas ia berfikir apa yang harus ia lakukan ,apakah istrinya bisa berubah atau malah semakin menjadi. ia kemudian bertanya pada diri sendiri, ini mungkin sudah takdir yang harus aku jalani, mungkin ini juga ujian bagi diriku apakah aku mampu apakah aku bisa membimbing istriku ke arah yang lebih baik.


Raihan terus memperhatikan Raisa ia ingin mendekat dan bertanya apa dan kenapa? tapi ia menahan diri,ia terus memperhatikan dan melihat apa yang di lakukan Raisa selanjutnya.


malam ini terasa panjang sekali menurut raisa, ia yang harus berbagi kamar dengan orang asing yang tak saling kenal,pada akhirnya membuat ia harus menerima keberadaannya di tempat ini.bahkan mungkin seumur hidupnya.


tak terasa waktu menunjukkan jam tiga pagi, Raisa masuk ke dalam setelah merasa mengantuk,tak lupa ia mematikan rokok yang tersisa ,ia menyimpan botol bekas minumnya di bawah meja.


ia berjalan ke kamar mandi untuk gosok gigi dan buang air kecil sebelum tidur ,


setelah semua selesai Raisa keluar dari kamar mandi berjalan ke arah tempat tidur ia duduk di pinggir ranjan dengan hati hati agar tak membangunkan Raihan. di lihatnya Raihan tidur membelakanginya .


ia menarik nafas sebelum akhirnya merebahkan diri di tempat yang sama dengan Raihan ia memasukkan tubuhnya ke dalam selimut,tanpa sengaja kakinya menyentuh kaki Raihan yang banyak di tumbuhi bulu.


Raihan yang tanpa sengaja kena sentuhan kaki Raisa membuat jiwa lelaki lakiannya langsung muncul tanpa di minta .


Raihan yang hanya pura pura tidur hanya bisa berigstifar , mencoba menenangkan diri.


Raisa Mandang punggung Raihan,punggung yang lebar dan kokoh ,ia yang terbiasa bebas di tempat tidurnya kini hanya bisa diam saja ia takut bergerak ia tidak ingin bersentuhan dengan raihan.saat tanpa sengaja kakinya menyentuh kaki Raihan ia merasakan dadanya berdetak lebih cepat dari sebelumnya.

__ADS_1


ia memejamkan matanya agar cepat tertidur.


Raihan yang mendengar dengkuran halus seseorang yang ada di sampingnya tersenyum sendiri,ia kemudian membalikkan badan ,ia melihat wajah jutek itu kini berubah menjadi damai.


Raihan setengah bangun berusaha mendekatkan diri dengan tubuh Raisa,ia mencium dahi raihan sambil berbisik


" selamat tidur istriku semoga mimpi indah"


saat ia ingin merebahkan tubuhnya tanpa sengaja matanya menangkap bibir merah milik Raisa yang sedikit terbuka ,seolah olah sedang menggodanya.


Raihan kembali memberanikan diri untuk mendekatkan wajahnya,di lihatnya Raisa sudah tertidur pulas ,ia berfikir tak apa jika ia ingin mencium bibir yang menggoda imannya,pelan namun pasti Raihan mendekatkan bibirnya ke bibir Raisa,saat bibir Raihan sudah menempel di bibir Raisa ke egoisannya bertambah,ia ingin menikmati bibir yang menggoda imannya itu.


dengan pelan dan lembut Raihan menyesap bibir Raisa,bergantian dari bibir atas turun kebibir bawah ia begitu menikmati ciumannya ,seolah enggan untuk mengakhirinya, sebelum keimanannya goyah dan berlanjut ke hal yang lain Raihan menyudahi ciumannya.


Raihan memandangi wajah Raisa, ia tersenyum sendiri melihat bibir Raisa yang basah akibat ciumannya


dengan lembut dan pelan sekali Raihan mengelapnya ia tidak ingin Raisa terganggu. dengan apa yang di lakukannya.


rasanya Raihan ingin sekali lagi mencium bibir yang menggoda di hadapannya ini.


tanpa menunggu hitungan detik ia kembali menyatukan bibirnya dengan bibir Raisa,namun kali ini ia hanya menempelkannya saja tanpa berniat untuk **********.


Raihan merebahkan tubuhnya di samping Raisa ,ia memiringkan badannya menghadap Raisa,ia berdoa semoga selamanya seperti ini,setiap mau tidur dan bangun tidur selalu melihat wajah cantik Raisa.


Raihan melingkarkan tangannya di pinggang Raisa,ia merapatkan tubuhnya dengan tubuh Raisa,

__ADS_1


akhirnya Raihan juga ikut menyusul Raisa ke alam mimpi.


Raisa terbangun ia merasa ada seseorang yang sedang membangunkannya,sentuhan lembut di tangannya memaksa dirinya untuk membuka mata walau terasa berat.


" jam berapa sih bik....baru sebentar tidur" ucap malas Raisa sambil menggeliat


"hmmmm...sayang ayo bangun"Raisa yang mendengar suara seseorang yang sangat lembut mencoba berfikir siapa orang ini


dengan malas ia membuka matanya pelan pelan ,betapa terkejutnya ia ,di depannya duduk laki laki tampan dengan rambut basah yang belum mengering, memakai kemeja lengan pendek warna biru terlihat begitu tampan


Raihan tersenyum melihat Raisa yang terkejut


" sudah jam tuju,waktunya ke kampus"Raihan memberi tahu Raisa,


" atau mau libur lagi ? hmmm..." Raihan memberi penawaran


tanpa menjawab Raisa bangkit dari tidurnya ,ia buru buru bangun dan berlari ke kamar mandi setelah melihat jam sudah menunjukkan pukul tuju,alamat ia akan telat ke kampus.


Raisa membuka pintu pelan ia menengok ke kiri dan ke kanan di lihatnya seisi kamar ia tidak mendapati Raihan di dalam kamar, ia menarik nafas lega,


pelan pelan sekali Raisa keluar dari kamar mandi ia hanya memakai handuk yang ia lilitkan di tubuhnya, ia lupa tidak membawa baju ganti.


saat Raisa akan memakai pakaian dalam ia di kejutkan dengan Suara pintu yang di buka dari belakangnya membuat handuk yang melilit di tubuhnya terjatuh.


Raisa panik sampai sampai ia tidak sadar jika handuk yang melilit tubuhnya terjatuh

__ADS_1


Raihan berjalan ke arah Raisa ia melihat tubuh Raisa tanpa sehelai benang pun .dengan langkah lebar serta tenang ia melangkah ke arah raisa.


__ADS_2