Menemukanmu

Menemukanmu
episode 43 bukan aku yang memilihnya


__ADS_3

di depan mereka semua berdiri sosok yang mereka bicarakan sedari tadi.mereka tidak sadar kapan Raisa ada di sini.


"sa...." suara Raihan lirih seperti gumaman,ia tak menyangka Raisa ada di sini.


Raisa menatap tajam ke arah Doni, ia berjalan pelan ,sorot matanya menyiratkan kemarahan. pelan namun pasti setiap langkahnya membuat jantung orang orang yang melihatnya ikut berdebar seperti sesuatu yang mengerikan akan terjadi.


Raihan ikut berjalan mendekat ke arah Doni ia tidak mau ada perkelahian .sebisa mungkin ia akan mencegahnya.


" sa...jangan bertengkar?"suara Raihan yang lembut tak menyurutkan niat Raisa mendekati Doni,


kini Raisa dan Doni saling berhadapan ,Raisa semakin menatap tajam ke arah Doni,matanya memandang mata Doni penuh kebencian


" don...." Raihan memanggil Doni agar tak membuat keributan.raisa melihat sekilas ke arah Raihan ia melihat mata teduh itu terlihat kuwatir.


"Lo tahu " tanpa melepas pandangannya dari doni "perbedaan Lo sama gue?" tiba tiba saja Raisa menjatuhkan hapenya ke lantai " prak" hape Raisa layarnya langsung retak,semua orang yang berada di sana terkejut termasuk Raihan


" sa...apa yang kamu lakukan" raihan seolah bingung dengan apa yang di lakukan oleh raisa.


saat Raihan ingin mengambil hape Raisa .Raisa memberi sarat dengan tangan agar Raihan tak mengambilnya.


Raisa membungkuk mengambil hapenya yang retak di lantai. saat akan berdiri ia dengan gerakan cepat mengambil hape Doni dan membuangnya ke kolam.


" eh...apa yang Lo lakukan......" Doni memegang saku belakangnya.." hape gue"..ia panik melihat ke kolam ikan " byur...." suaranya benda jatuh ke air terdengar jelas.semua orang melihat ke kolam ,ingin menyelamatkan tapi kalah cepat


" bangsat Lo ya... hape gue Lo jeburin ke kolam ikan" Doni terlihat begitu marah


Raihan ,Diki, davit ,Aisyah dan syanum kaget dengan apa yang di lakukan Raisa mereka tak menyangka Raisa akan melakukan ini.


"kirim hape baru merek xxx ke kampus , gue di taman belakang kampus ,setengah jam" Raisa menelpon Sam untuk mengiriminya hape baru.


mereka semua saling pandang seolah bertanya lewat mata apa yang sedang di rencanakan Raisa.


tanpa sengaja mata Raisa bertemu dengan mata indah Aisyah,ia melihat kesedihan di wajah wanita cantik itu.ia cepat cepat memalingkan wajahnya tak ingin melihat kesedihan di hati wanita lain.


"eh ...bangsat Lo ya..,Lo sengaja ya" sambil menunjuk ke arah Raisa


" dasar Lo wanita murahan" Doni menunjuk nunjuk ke wajah Raisa.


"don...jaga bicaramu!" Raihan membentak doni. semua orang yang ada di sana terkejut sejak mengenal Raihan mereka tak pernah melihat Raihan berkata dengan nada tinggi .

__ADS_1


Raihan menarik nafas sambil beristigfar, ia tidak suka melihat seseorang di rendahkan siapapun itu,bukan karena dia raisa.


"maaf Don ,,..?!" ia segera meminta maaf ke pada Doni.


" lihat Lo juga berubah, baru mengenal saja Lo udah kayak gini, apalagi kalau Lo sampai nikah sama dia Lo bakalan ikut rusak"


" Abang mau nikah sama dia?!" suara syanum yang terdengar kaget membuat semua melihat ke arah syanum


" jadi perempuan seperti ini yang kamu pilih Han?!" kini giliran Aisyah yang bertanya kepada Raihan


Raihan melihat ke arah Raisa sebelum menjawab pertanyaan Aisyah dan syanum.,tatapan mata penuh permohonan yang di tujukan untuk nya seolah meminta jawaban atas pertanyaan yang di ajukan Aisyah dan syanum.Raisa yang di tatap seperti itu langsung memalingkan wajahnya.


" ini pilihan Abang num.....??"..syanum terlihat shok ia tak menyangka dengan pilihan kakaknya


" Abang tidak salah?"sambil menggelengkan kepalanya pelan tanda tidak setuju, syanum melihat Raisa dari kepala hingga kaki ,tak ada satupun yang mencerminkan seorang perempuan Soleha..seperti impian abangnya,


" dia jauh dari kata sempurna sebagai kriteria istri Abang?!" sambil melihat Raisa ,namun Raisa acuh tak perduli.


" num..hargai pilihan Abang?" Raihan meminta pengertian syanum ,biasanya ia paling terdepan dalam hal mendukung keinginannya.


" aku harus mendukung pilihan Abang yang seperti ini?!, kini ganti syanum melihat raihan.ia kembali menggelengkan kepalanya pelan tanda ia sangat tidak setuju.


" tidak akan!?!,"


"num?!"


"aku sayang Abang, aku ingin Abang dapat yang terbaik...,aku tidak mau Abang salah jalan?!, dia tidak layak untuk Abang. Abang pantas mendapatkan yang lebih baik bukan perempuan seperti ini?, aku tidak akan setuju Abang menikahi perempuan ini...titik" syanum berlari meninggalkan mereka,ia sangat kecewa dengan pilihan abangnya


" num" panggil Raihan agar syanum berhenti.


" biar gue yang kejar" Diki berinisiatif untuk mengejar syanum


" tolong saya dik" minta Raihan ia tidak mau adiknya kenapa kenapa


" ok..gue pergi dulu " Diki berlari kecil untuk mengejar syanum.


" dasar perempuan sial" umpat Doni lagi


"jaga bicaramu don" Raihan memperingatkan Doni lagi

__ADS_1


" cieh....." Diki hanya berdecak sambil memalingkan wajahnya ke arah lain


Raisa berjalan ke arah kolam , ia mencari cari hape Doni yang ia buang ke kolam .


tak menunggu lama ia berhasil mendapatkan hape Doni yang ia buang ke kolam ,ia tersenyum tipis, lalu berjalan kembali menuju Doni


" Lo tau perbedaan dua hape ini dengan Lo dan gue?," Raisa menjeda kalimatnya ia memutar mutar hape Doni yang ada di tangan kanannya dan hapenya yang retak di sebelah kiri .matanya fokus menatap tajam ke arah Doni


" hape gue walau kesingnya rusak tapi dalamnya masih bagus .masih bisa di pakai". dengan mengerakkan tangannya mendeal satu nama yang di tunggu Raisa kedatangannya.


" gue di belakang ,pintu masuk belok kiri lurus"


" dan Lo lihat hape Lo " sambil memutarmutar hape Doni di tangannya seolah sedang mengejek Doni


" walau terlihat bagus luarnya tapi dalamnya busuk!? sambil menarik nafas dalam dalam


"itu perbedaan kita?!", semua orang yang ada di sana terperanjat kaget


" buat apa kesing bagus kalau tidak bisa di gunakan." Raisa tersenyum mencibir


Raisa melihat seseorang yang di tunggu kedatangannya, ia menggerakkan tangannya memberi isyarat agar orang itu mendekat,mereka semua melihat apa yang di lakukan Raisa ,orang itu memberikan paperbag ke pada raisa.setelah menerimanya Raisa memberi kode untuk pergi..


ia mendekat ke arah Raihan matanya menatap mata dengan tatapan teduh itu.


"bilang Sama temen Lo, bukan gue yang memilih Lo, tapi Lo yang milih gue" lalu Raisa berpaling ke arah Doni


"bilang sama temen Lo untuk batalin perjanjian ini.dan gue akan sangat sangat berterimakasih sama Lo" sambil tangannya ia satukan seolah ia sedang memohon.


Raisa memegang tangan Doni dan menaruh paperbag di atas tangan Doni


"ini ganti rugi hape lho" Doni masih terdiam ia shock dengan apa yang di dengarnya.


" apa ini yang Lo mau....." Raisa menjeda kalimatnya ia menatap lekat lekat laki laki tampan di depannya,laki laki kalem penuh wibawa.


"Lo masih ada waktu untuk merubah , " kembali Raisa melanjutkan kata katanya


"sebelum semua terlambat !"


Raihan melihat Raisa yang berada tepat di depannya.ia sudah memutuskan tak akan melepas Raisa apapun yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2