Menemukanmu

Menemukanmu
episode 19


__ADS_3

pov raisa


Kini ia berada di sebuah klub malam yang ada di jakarta....tepatnya di kawasan kelapa gading...ia sedang menghisap sebatang rokok di temani beberapa minuman yang kadar alkoholnya rendah, ia sudah terbiasa dengan kehidupan malam...ia sering ke club malam menikmati hingar bingar musik seorang diri, ia selalu memilih tempat yang paling pojok agar tidak menjadi pusat perhatian , ia juga bisa melihat dan memperhatikan orang orang yang masuk dan keluar club ini.di manapun tempatnya raisa lebih nyaman sendiri, ia biasanya di temani sam asistennya atau dokter dimas ,tapi saat ini mereka sedang sibuk sendiri. di club ini semua sudah tahu siapa raisa , tak ada yang berani mengusiknya ,wanita yang pendiam tapi berbahaya, ia punya koneksi di mana mana ,para preman yang menguasai titik titik penting kota jakarta tunduk kepadanya. ia punya kemampuan untuk melawan para lawannya dengan mudah, ia punya kemampuan beladiri yang tinggi, karena separuh hidupnya ia gunakan untuk berlatih beladiri, ia sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan tergantung pada siapapun apalagi pada seorang laki laki.ia juga tidak butuh seseorang untuk melindunginya karna ia juga mampu menjaga dirinya sendiri, ia berlatih keras olah raga bela diri untuk menunjukkan pada semua orang bahwa ia mampu tanpa mereka, ia bukan orang yang lemah .itu ia tunjukkan dengan banyaknya bekas luka yang ada dalam tubuhnya.

__ADS_1


ia sudah menghabiskan sebungkus rokok favoritnya, dan beberapa botol minuman . mulutnya tak lelah untuk kembali menghisap benda yang mengeluarkan asap itu.sesekali ia menarik nafas ,sesekali juga ia mengedarkan pandangannya melihat berbagai macam manusia yang membutuhkan hiburan setelah seharian memeras otak untuk bekerja. mereka semua asik dengan dunianya sendiri sendiri,tanpa menghiraukan orang orang di sekitar, ada yang sudah mabuk berat sampai harus di bawa pulang dengan paksa oleh temannya , ada yang setengah mabuk mengoceh sendiri ,ada yang tidak minum menunggui temannya yang sedang mabuk,ada yang seperti dirinya hanya menikmati malam tanpa ingin melakukan apa apa. ada perasaan sedih dalam hatinya yang entah itu apa , ia merasa sebagian hatinya ada yang hilang,ia sendiri belum menyadarinya , apa yang membuat hatinya sedikit ada yang hilang .


pikirannya menerawang kepada kejadian tadi siang dimana ia beradu mulut dengan raihan, ada sedikit perasaan bersalah yang mengusik hatinya, raihan yang memperlakukannya dengan baik harus ia balas dengan perlakuan yang buruk , ia tidak ingin berharap atau memberi harapan sebuah hubungan entah itu persahabatan atau sebuah hubungan percintaan , baginya tak ada hubungan seperti itu dalam hidupnya, ia sudah membentengi dirinya dan hatinya untuk tidak dekat pada siapapun baik perempuan atau laki laki,ia tak ingin berharap pada hubungan seperti itu lagi.rasa kecewa yang dalam akibat di abaikan dan merasa tidak di pentingkan serta tidak di anggap oleh orang orang yang ia cintai begitu menusuk ke dalam dadanya , meninggalkan rasa sakit yang amat dalam.

__ADS_1


pov raihan


sudah hampir satu minggu raihan tidak menjemput raisa atau mengantar pulang raisa bahkan di kampus ia tidak pernah atau mencoba bertemu raisa, ia ingin meyakinkan hatinya, apakah perasaannya benar benar cinta atau hanya rasa kagum saja.ada seseorang yang mengiriminya beberapa buah foto, ia pandangi foto itu berkali kali.ia menarik nafas panjang, dalam hati ia berkata" apakah ini caramu untuk membuatku melihat bahwa memang ia tak baik untukku, dengan menunjukkan kebenaran siapa dirinya ,tapi kenapa hati ini sulit sekali menolak kebenaran, ingin percaya tapi sulit, ingin menjauh tapi hati tak ingin,ia begitu sulit melupakan raisa walau berkali kali ia mencoba.perasaan cinta yang baru pertama kali ia rasakan harus kandas.ia tahu sahabatnya hanya ingin yang terbaik untuknya,dengan menunjukkan foto foto ini. ingin melarang tapi tak punya hak ,ingin mengabaikan tapi hati tak mampu. yang di lakukan hanya diam dan berfikir langkah apa yang harus di lakukan. pergi menjauh dan melupakan perasaannya , atau mendekat dengan resiko semua akan marah padanya, tapi ia sudah berjanji pada raisa untuk menggantikannya balapan, dan ia akan menepatinya. entah kenapa ia bisa melakukan itu,padahal ia orang yang selalu berfikir dengan matang sebelum bertindak.

__ADS_1


Kini raisa ada di parkiran mobil .setelah memarkirkan mobil dengan benar ia lalu turun dari mobilnya , saat ia mengedarkan pandangannya ia melihat sosok yang kemarin selalu menjemputnya, ia melihat raihan dengan seorang wanita berhijab yang anggun dan cantik, mereka berbicara dan tertawa bersama, terlihat serasi di mata raisa "sepertinya mereka sangat akrab " batin raisa. tanpa mereka sadari mata mereka saling beradu , saling menatap untuk beberap detik, tatapan matanya masih sama meneduhkan, tapi juga tersirat kesedihan, raisa mengangguk dan raihan membalas dengan anggukan dan senyuman yang lembut. tanpa ia sadari hatinya seperti ada yang mencubit saat melihat raihan dan seorang wanita cantik sedang tertawa ."kenapa denganku bukankah ini yang kuinginkan selama ini sambil mengelus dadanya.ia kemudian berjalan menuju ke kelasnya meninggalkan raihan yang masih memandangnya dari kejauhan, raihan menarik nafas..dan menghembuskan dengan kasar seolah ingin mengeluarkan beban berat di hatinya...begitu sulit menghilangkan perasaan yang sudah tumbuh subur di hatinya." kamu melihat siapa"suara aisyah membuyarkan lamunannya, ia kemudian tersenyum" tadi saya lihat teman dan dia sudah pergi?" "o...."aisyah sambil mengangguk" oyo kita ke kelas, kayaknya bentar lagi masuk" raihan mengangguk dan berjalan bersama aisyah menuju kelasnya.


__ADS_2