Mengejar Cinta Nadira

Mengejar Cinta Nadira
Benci di Gombalin


__ADS_3

"Kak zain, maaf !! "


***


Setelah zain meninggalkan mereka, arkana pun segera memesan makanan untuk nya.


Keheningan melahap suasana di antara mereka. Sesekali arkana memandang wanita cantik dihadapan nya. Namun nadira masih tetap diam, sejak zain meninggalkan rumah makan.


 Sedang surya yang duduk sendiri di meja sebelah, terlihat cuek sembari menyantap makanan yang telah ia pesan.


"Ada aku disini, sampai kapan kamu mau diam begitu ?", mulai kesal, sedari tadi nadira hanya terdiam.


.


"Kamu aja, diam dari tadi !".


Ketus nadira.


.


.


Hah, memang nya harus aku melulu yang buka obrolan. Cewek ini bener-bener enggak peka, baru kali ini kenal perempuan yang sifat nya begini. Dingin, cuek, kayak laki lagi !!!.


Beruntung, gue suka sama dia! Kalau enggak, udah aku jual kamu ke orang cina. || gerutu membatin lelaki tampan itu.


.


"Kamu bilang, cari aku kesini?".


"Ada apa?", || membuat nadira penasaran.


"Kangen sama kamu!", jawabnya dengan nada merayu.


"Jangan bercanda, aku tanya serius !"


Tajam nadira menatap arkana.


"Yang bilang bercanda, siapa ne-ng!".


Dengan wajah meyakinkan.


.


"Terserah kamu aja deh, ngomong apa!".


"Males ladenin nya --


Mulai berekperesi kesal.


.


"Nah! Ini dia yang buat aku kangen sama kamu". Terlihat cantik, walau lagi marah marah! || dengan nada merayu, dan terus menebar senyuman.


"Aku emang cantik, meski enggak marah marah !", imbuhnya dengan percaya diri mode on.


.


"Hah . . . | tersenyum kecil".


"Tapi aku kangen lihat kamu lagi ngomel pas lagi marah-marah".


Pasang wajah polos.


.


"Dasar, aneh! || sinis nadira".


.


"Enggak ada yang aneh selama itu wajah kamu ! || menyeringai genit".


.


"Ah, manis banget ucapan kamu!


"Jadi pengen...".


Sanjung nadira penuh senyum kepura-puraan.

__ADS_1


.


"ingin apa!?" || tanya arkana memotong perkataan nadira.


"ingin muntah !!!". Tandas Nadira


dengan sangat santai tanpa ekspresi.


Anjirr, cewek ini ---


Bener-bener punya lidah tak bertulang, di depan nya ada makanan. Enteng banget dia ngomong begitu, ahh harus sabar, ekstra sabar. Low. Low. Low. || arkana mencoba menenangkan dirinya, setelah nadira merusak suasana diantara mereka. Keadaan pun kembali hening. Sesaat --


.


"Udah jam segini, aku balik kerja dulu!".


Ucap nadira setelah melihat jam tangan nya.


.


"Aku anterin !"|| segera bangkit dari duduknya.


***


Turun nadira dari mobil nya arkana, ia pun segera masuk kedalam mall. Sedang arkana yang masih terdiam di parkiran.


Apa aku terlalu berlebihan, sampai nadira mengomentari sikap ku padanya. Dia barusan berkata --


"Aku tidak suka pria yang banyak omong kosong, lebih suka dengan pria yang banyak bertindak.


"Lagi pula aku bukan nya anak yang berumur belasan, sampai harus di gombalin dengan kata-kata receh!".


Aku tidak salah dengar, ini arti nya dia mulai menerima aku. Sampai sampai mengatakan tipe pria ideal nya, hah! Aku harus lebih berusaha lagi kedepannya. ||


Drrrtt . . Drrrttt . . Drrrtt .


Handphone arkana bergetar untuk yang ke tujuh kalinya.


"Siapa sih, dari tadi telpon terus! Enggak bisa lihat gue seneng dikit apa?


Terkejut setelah melihat layar handphone nya.


"Surya!?".


Menjawab panggilan telponnya.


Sesaat setelah menerima panggilan telpon, arkana segera melajukan mobil nya. Ia kembali ke rumah makan yang barusan ia tinggalkan. Terlihat surya dengan tampak kesal, sedang menunggu arkana di depan rumah makan itu.


Arkana menghentikan mobil tepat di depan surya, lelaki itu menurunkan kaca pintu mobil sembari berkata. "Cepat naik ke mobil !".


Perintah arkana tanpa basa basi.


Surya pun segera bangkit dari duduk nya, dan masuk ke dalam mobil. Dengan segera, arkana menginjak gas mobilnya. Saat dalam perjalanan--


.


"Udah anter tuan putri nya! ||


Ucap surya kesal.


"Udah lah, nih bukti nya udah jemput loe, kan! || santai arkana tak menghiraukan.


"Tega loe ka --


"Tega! Apaan?".


Arkana merasa heran.


"Loe tega banget--


"Mau temuin cewek, gue temenin.


"Loe makan berduaan, gue sendirian. Masih oke!".


"Lah, demi anter dia--


Loe tinggalin gue sendirian. Kejaam! ||


Berucap berlebihan, dengan nada mengeluh.

__ADS_1


"Please! Jangan lebay, sur! ||


Tidak sanggup mendengar suara surya.


"Loe, gitu.


"Giliran udah ada gebetan cewek, sahabat nya dilupain.


"Main ditinggalin begitu aja, sekarang di cuekin ! || terus mengeluh.


"Enggak berhenti ngomong, gue tonjok loe ! || ketus arkana.


"Tonjok aja! || bergaya perempuan.


"Ah, gue enggak bisa, kalau lagi nyetir !


"Tapi loe nantang, harus kasih pelajaran || mulai serius menyetir dengan tatapan tajam kedepan, arkana menaik kan laju kecepatan mobilnya. Tidak menghiraukan surya yang berteriak dan sudah gemetar, lelaki itu menginjak gas tanpa ragu.


***


Beberapa waktu setelah nya, mobil arkana terlihat akan memasuki gerbang depan StarzMall. Mobil nya masih melaju dengan kencang, bahkan di depan gerbang ia menunjukkan skill mengemudi nya saat berbelok.


Sssrrrrttttt.... ngeng, ngeng.


Terlihat ban mobil yang sedang berbelok, mengeluarkan asap. Karena gesekan ke aspal yang sangat kuat. Tiga security yang berada di area halaman depan mall, segera melihat. Mereka mencoba menghentikan mobil arkana, namun ia terus melaju sampai basement. Sebelum menemukan tempat parkir, arkana masih memutar-mutar kan mobil yang dikemudinya itu.


Tidak tahu, bagaimana keadaan surya yang berada dalam mobil tersebut.


Saat arkana melakukan putaran demi putaran dengan mobilnya, surya yang berada di kursi sebelah, lelaki yang phobia pada kecepatan itu. Terus menggenggam erat pegangan tangan yang ada di pintu mobil. Matanya terpejam dengan sangat rapat, mulutnya terus ber-istighfar tanpa henti (astagfirullah- oh my god).


Sudah puas melihat ekspresi teman nya, arkana segera membanting setir mobil untuk putaran terakhir. Sebelum ia benar-benar menghentikan mobilnya itu. Beberapa saat, datang tiga security tadi dengan berlari cepat menghampiri mobil arkana. Terlihat kekesalan dan amarah yang amat besar, terpancar dari wajah para security. Mereka menggerutu dengan sumpah serapah di dekat mobil arkana. Bahkan salah satu security mencoba mengetuk kaca mobil itu dengan tidak sabar.


"Hei, cepat keluar dari dalam mobil! "


Seru security dengan keras mengetuk kaca mobil.


"Berani-berani nya, ngebut ngebutan di area StarzMall, sudah berasa hebat kamu ! || security itu terus mengoceh panjang.


"Cepat ke lu ar . . .


"Jangan berani bertindak, tidak berani mengakui " susul security yang lainnya.


***


Sedang arkana yang berada di dalam mobil tampak santai mendengar ocehan para security. Mendadak surya ingin muntah, sekilas ia langsung keluar dari mobil. Security yang melihat manager surya sangat terkejut. Mereka menyaksikkan surya berlari kesana-sini sembari menyumpal mulutnya dengan tangan takut kalau-kalau muntah di tempat yang salah. Lelaki itu berlari mencari tempat sampah, setelah ketemu. Ia segera melepas tangan nya, dan-- byuuuuurrr. Yang dimakan nya tadi keluar lagi dari mulut nya.


Wajah surya terlihat memerah, ia mulai lemas kehabisan energi. Datang arkana menyodor kan tisu serta botol minuman kepada nya dengan seringai dingin. Selepas itu, arkana melangkah masuk kedalam mobilnya sembari menatap tajam para security tadi yang sebelumnya sempat mendatanginya. Namun para security tersebut tak berani melanjutkan aksinya.


Para security terdiam seribu bahasa, setelah tahu bahwa yang mengemudikan mobil itu adalah pak arkana. Mereka ingat agar tidak macam-macam dengan pak surya, karena dia teman dari bu selly selaku GMS. Dan pak arkana adalah teman pak surya, sudah jelas tidak boleh cari perkara. Para security pun berjalan meninggalkan basement dengan kekhawatiran.


***


Beberapa saat setelah surya kembali keruangan manager. Ia merasa tidak enak badan, segera dia meminta izin pulang kepada GMS. surya yang telah di kerjai oleh sahabat nya sendiri itu merasa kesal.


Tetapi beberapa saat kemudian, tiba tiba surya pulang dengan di antar oleh security cantik  yang lama dikaguminya.


Perempuan itu mengemudikan mobil surya, dan tampak surya begitu senang. Lelaki yang mesum ini, tidak lama langsung menarik perhatian perempuan itu. dan benar saja, security itu langsung terpesona dan termakan rayuan surya. "Ah, sungguh beruntung aku punya sahabat seperti arkana, terimakasih banyak atas ini semua !" || batin surya bersyukur atas perbuatan arkana yang menguntungkannya.


***


Di villa arkana, ia baru saja turun dari mobil nya. dan hendak masuk ke dalam rumah.


haachu . . . 'sekali'


haachuu . . .'kedua kali '


haachu . . . 'ketiga kali nya '


.


"bersin sampai tiga kali, siapa yang berani ngomongin gue di belakang !".


"Gue sumpahin loe sial hari ini ||ketus arkana mengumpat.


Dan di waktu bersamaan, di dalam mobil yang di naiki surya. ia tiba tiba bersin, dan merasa kan hawa dingin di belakang punggungnya. ia merasakan cemas seketika.


.


.

__ADS_1


bersambung >>


jangan lupa like dan klik ♡ nya.


__ADS_2