Menikah Dengan Lelaki Duda

Menikah Dengan Lelaki Duda
#20# Itu, ciuman pertama ku


__ADS_3

Setelah nya, Mela langsung saja membuka pintu kamar mandi yang entah mengapa terasa sangat susah untuk di buka nya.


Berulang kali Mela membuka pintu kamar mandi tersebut dengan tangan gemetar, hingga pada putaran ketiga barulah pintu kamar mandi terbuka dan langsung kembali di tutup Mela dengan keras.


Perlahan tubuh Mela yang ber sandar pada pintu kamar mandi mulai merosot, saat bayangan ketika Wilden mencium nya tadi masih terasa di bibir nya.


"Ya Allah ada apa dengan detak jantung ku?''


Mela kembali memegangi detak jantung nya yang kini tengah berdegup dengan kencang nya seusai Wilden mencium nya tadi. Perlahan tangan Mela kembali meraba bibir nya yang masil terasa basah akibat ciuman Kak Wilden tadi.


"Itu, ciuman pertama ku.!"


Pagi hari nya.......


Kini Mela terlihat tengah siap dan rapi dengan kemeja biru yang di gulung sampai siku nya dan juga celana jeans yang membalut kaki jenjang nya.


Saat ini terlihat ia tengah sibuk berkutat di dapur guna menyiapkan makanan untuk Wilden dan juga Lila yang mungkin sampai saat ini masih belum juga ter bangun.

__ADS_1


Setelah di rasa selesai dengan kegiatan memasak nya di dapur, Mela segera beranjak menuju lantai atas kamar tidur Lila untuk membangunkan nya dan memandikan Lila untuk bersiap-siap ke sekolah.


Ketika Mela baru saja tiba di lantai atas, secara kebetulan ia melihat Wilden baru saja membuka pintu kamar mereka berniat turun dengan setelan kemeja rapi serta celana bahan ber warna hitam di lengkapi dengan jas


hitam yang membalut tubuh nya di balik


kemeja putih nya.


Mela tampak berhenti sejenak saat berpapasan dengan Wilden yang juga menatap nya dengan dahi mengerut melihat


penampilan Mela yang juga ter lihat rapi.


Wilden hanya menganggukkan kepala nya mendapati perkataan Mela dan langsung turun ke ruang makan.


Tak beberapa lama Mela juga langsung menuju kamar Lila dan membangunkan gadis manis nya yang tampak masih tertidur pulas.


"Hey Lila sayang, ayo bangun." Meisya tampak menepuk-nepuk pelan pipi gembul Lila yang masih juga belum membuka kedua mata nya.

__ADS_1


"Sayang ayo bangun, kata nya hari ini Lila mau sekolah. Kalau Lila enggak mau, nanti mama bilangin loh sama guru nya kalau Lila masih sakit.


"Engh, Lila mau sekolah Ma"


Perlahan Lila mau membuka kedua mata nya dan tampak mengucek kedua mata nya dengan gerakan yang membuat Mela gemas ingin mencubit kedua pipi tembem Lila.


Mela langsung mencium kedua pipi Lila dengan gemas, lalu menutup hidung nya.


"Ih Lila mandi gih, bau asem."


Lila yang mendapati perkataan Mama nya justru beralih semakin memeluk Mela dengan erat dan menciumi seluruh permukaan wajah Mela, sehingga membuat Mela mau tak mau menjadi tertawa mendapati perlakuan Lila yang sangat manja pada nya.


"Lila mau nya mandi sama Mama."


Ucap Lila dengan tatapan puppy eyes-nya.


"Baiklah tuan putri, saat nya mandi"

__ADS_1


Lila langsung tersentak dan tertawa senang saat Mela tiba-tiba langsung menggendong Lila menuju kamar mandi.


Kejadian tadi tentu saja tak luput dari tatapan sepasang mata yang tengah mengamati kebersamaan mereka beberapa saat yang lalu.


__ADS_2