Menjadi Asisten Malaikat Maut

Menjadi Asisten Malaikat Maut
38


__ADS_3

Claude sungguh tidak menyangka bahwa orang yang ia cari berada di dekatnya, walaupun Lyon adalah saudara kandung dari target utamanya, namun Claude menyadari satu hal tentangnya.


Lyon memang tidak berinteraksi terlalu banyak dengannya, bahkan orang yang sering berinteraksi dengannya adalah Krud sekalipun tidak mengetahui identitas Lyon yang berasal dari keluarga Jacques.


Pria muda dengan umur seumuran dengannya Lyon, merupakan target yang lebih bisa di percaya dibandingkan dengan Pangeran Garg yang memiliki banyak siasat setiap katanya.


Akhirnya Claude tidak perlu, memikirkan ulang tentang kerja samanya. Claude hanya perlu mendekati Lyon, namun masalahnya jika dia merupakan anggota Grand Duke apakah ia mengetahui sosok aslinya atau sosok asli dari Krud.


Jika ia menyembunyikan fakta bahwa ia bisa melihat wujud asli Krud maka, hal ini akan menjadi tantangan baginya. Namun sebelumnya Krud pernah mengatakan bahwa semua yang berada di tenda militer memiliki tingkat sihir rata-rata satu sampai tiga. bahkan dengan dirinya yang menjadi penyihir tingkat tiga saja sihirnya sudah begitu luar biasa.


Apalagi berhadapan dengan Penyihir bangsawan dengan tingkat yang lebih besar lagi seperti Grand Duke mungkin memiliki tingkat sihir sekitar tingkat delapan atau tujuh. karena Raja berada tingkat 11 dan pangeran berada di tingkat sembilan atau sepuluh.


Jika Lyon merupakan adik dari Grand Duke maka tingkat sihir yang bisa berkembang di dalam dirinya sekitar 7 atau 6 atau mungkin juga 8. Karena memiliki sihir dengan dua elemen.


Pikiran Claude terus berputar menganalisis Lyon untuk mendekati kakaknya yang merupakan target utama dalam misinya yang kedua ini.


Claude teringat dengan Grand Duke Jacques yang suka bereksperimen, dari pada berpolitik dan berperang seperti adiknya. Ada sesuatu hal alasan mengapa hal itu ia lakukan demi mencapai tujuannya.


Claude harus menggaris bawahi, Apa tujuan Grand Duke Jacques melakukan eksperimen terlarang dengan menggunakan darah sisa iblis.


Claude tidak begitu mendengar gelar-gelar yang disematkan oleh Putra mahkota kepada teman-teman Jendral Claude, karena dirinya sedang hanyut dalam pikiran bagaimana cara mengetahui detail tentang Grand Duke Jacques yang menjadi target misi keduanya yang diturunkan oleh dewa.


"Ada satu hal lagi yang akan saya umumkan, Saya akan menyerahkan sebuah hadiah kepada Tuan Claude yang sudah berjasa banyak belakangan ini. Maka dari itu saya akan mengambil Tuan Claude menjadi anggota keluarga saya."

__ADS_1


Raja me


"Saya akan menikahkan Claude dengan salah satu putri kerajaan"


Semua orang terbelalak kaget dengan hadiah yang di berikan oleh Yang Mulia Raja Nebuchadnezzar. Tidak percaya akan hal apa yang dikatakan oleh raja, semua orang berbisik ribut, dengan apa yang diputuskan oleh raja.


"Mungkin saja Raja akan menikahkannya dengan Putri Drenelle karena ia sangat cantik bukan?" Ucap salah satu orang yang menonton penobatan itu.


"Tapi Yang mulia putri Drenelle adalah putri yang sangat jahat dan tidak berperasaan." Jawab salah satu teman yang ada dihadapan orang yang membicarakan putri kerajaan itu.


"Tetapi Drenelle adalah kesayangannya yang mulia raja. mungkinkah ia merelakan putri kesayangannya jatuh ke tangan seorang keluarga Baron Marquez yang miskin itu?"


orang-orang mulai ribut dengan pendapat mereka masing-masing. Berbeda dengan Claude yang syok dengan hadiah yang di berikan oleh yang mulia raja sampai membangunkannya dari kesibukan otak nya itu.


Namun jika Claude menolaknya di hadapan para tamu undangan yang hadir, hal itu merupakan hal yang tidak sopan. Jika Claude benar-benar menikah, bagaimana dengan misi yang akan ia lakukan bersama dengan Krud.


"Bagaimana Tuan Claude!" Teriak Raja memanggil Claude.


"Baik yang mulia, Terimakasih atas niat baik anda." Claude hanya bisa mengatakan apa yang sebenarnya ia tidak ingin katakan.


Ternyata membantu Krud untuk menjadi malaikat maut itu sangat sulit. Bahkan Krud sendiri harus kehilangan banyak seniornya untuk mengatasi hal semacam ini. Claude harus segera merancang strateginya. Untuk misi tambahan terlebih dahulu.


Karena misi utama masih belum di tetapkan sepenuhnya, surat kematian dari alam atas pun masih belum turun. Sehingga untuk misi utama Claude hanya perlu mencari informasi lebih banyak lagi tentang Grand Duke Jacques yang menjadi targetnya itu.

__ADS_1


Namun perkiraan Claude jika misi tambahan ini akan tiba dalam waktu dekat ini, atau mungkin setelah selesai upacara pemberian gelar ini. Baron Marquez akan segera mengadakan sebuah pesta besar-besaran demi menambah relasi dengan memanfaatkan Claude.


Namun hal itu juga tidak merugikan Claude untuk menambah informasi untuk misi utamanya. Namun masalahnya informasi yang Claude dapatkan mungkin tidak akan banyak karena ia harus menjalankan misi tambahannya itu tepat saat acara perdata itu berlangsung.


Andaikan jika Claude memiliki seorang asisten, ia dapat dengan mudah membagi waktunya untuk melakukan hal lain secara bersamaan.


Claude tidak memerhatikan apa-apa ketika pidato dan nasehat dari raja selesai. Claude baru tersadar ia sudah cukup banyak melamun-kan strategi untuk menjalankan misi utamanya ini, karena ia tidak ingin misi utama yang kedua ini gagal untuk yang kedua kalinya.


Karena sebabnya juga tidak bisa membunuh Sacra, Krud harus mengawasi Sacra terus menerus untuk melihat pergerakan selanjutnya.


Tanpa Claude sadari semua orang yang hadir telah Bubar. Eden langsung berlari kearah Claude dan memeluknya erat. Dengan otot-otot yang selama ini Eden latih. Tidak akan sebanding dengan otot Claude yang ia latih hanya beberapa tahun saja.


"Hei, kawan selamat! Sebentar lagi kau akan jadi anggota kerajaan." Ujar Eden sambil meninju kecil di dada Claude.


"Tuan Penasehat memang hebat, sampai Raja akan menikahkan putrinya untuk menjadi pendamping mu." Ujar Dior yang ikut bergabung memberikan selamat pada Claude yang baru saja mendapatkan seorang putri cantik dari kerajaan.


"Hahaha, benar padahal Eden sudah berjuang bertahun-tahun demi bisa menikahi putri Raja, tetapi sepertinya raja tidak tertarik dengan pesona Eden." Canda Cervus membuat gelak tawa dan suasana begitu cair.


"Lyon! Kenapa kau melamun?" Tanya Simon melihat Lyon yang hanya menatap mereka dan menjaga jarak dari semuanya.


"Ah, tidak tidak apa-apa aku hanya berpikir. Padahal tuan Alger sudah begitu banyak membantu kita, tetapi dia tidak ada disini." Senyum ragu Lyon membuat Claude sedikit curiga bahwa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Lyon.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Claude meragukan ucapan Lyon yang mengatakan tidak apa-apa.

__ADS_1


"Tuan Alger memang sudah banyak membantu kita. tapi ini adalah keinginannya sendiri." Jawab Fermilion


__ADS_2