Menjadi Asisten Malaikat Maut

Menjadi Asisten Malaikat Maut
59


__ADS_3

"Kau salah walaupun dia keren tetapi tetap saja di dunia atas aku adalah malaikat yang paling keren." Krud mencoba menyombongkan kehebatannya.


"Kau pasti bercanda, mana ada malaikat narsis seperti mu yang menjadi malaikat terkeren sedunia atas?" Claude meragukan kemampuan Krud.


"Hehehe, biar aku beritahu satu hal-"


"Sudah cukup kalian berdua. Bisakah kalian menjelaskan apa yang terjadi? Sepertinya situasinya tidak lama lagi akan menjadi semakin buruk."


Gabriel tersenyum dengan hangat, namun hal itu membuat Krud dan Claude sangat ngeri melihat. Gabriel yang tersenyum seperti itu.


"Dia adalah orang yang memakan darah iblis!"


Singkat Claude sambil menunjuk Grand Duke yang melemah namun kekuatan sihirnya semakin bertambah.


"ck-ck, inilah alasan mengapa Malaikat pensuci dan malaikat maut kami berkurang dengan cepat, sepertinya Lucifer, berhasil membuat pengaruh kekuatan iblis pada sihir manusia."


Claude tertegun, mendengar apa yang dikatakan oleh Gabriel. Apakah ini adalah alasan mengapa Krud begitu sibuk akhir-akhir ini dan tidak bisa membantunya menyelesaikan para targetnya.


"Jadi apa yang harus kita lakukan?" Claude begitu bersemangat begitu mendengar bahwa Krud dan para malaikat yang lain kesusahan karena pengaruh iblis semakin tidak terkendali.


"Hahah, padahal kau juga seorang iblis tapi kau sangat bersemangat membasmi kaummu sendiri."


Claude tidak bisa membaca apa yang dipikirkan oleh Gabriel. Ia sungguh tidak mengerti mengapa Gabriel mengatakan hal itu pada dirinya, seolah-olah ada sebuah kebencian yang mendalam kepada Claude.


Claude bangkit dan berdiri dengan tegak, dirinya tidak terima begitu dirinya seolah-seolah menjadi penyebab semua kekacauan yang terjadi di dunia ini.

__ADS_1


Claude bersiap untuk mengeluarkan kekuatan murninya untuk menghadapi Grand Duke Jacques. namun tiba-tiba Krud menghentikan Claude.


"Tidak, jangan Claude. Senior Gabriel pasti bisa mengatasinya sendiri tanpa membunuhnya. Jika kau ikut kau tidak bisa melawan tanpa membunuhnya bukan?" Claude-pun mengikuti apa yang dikatakan oleh Krud karena apa yang dikatakannya benar, ia tidak bisa membunuh Grand Duke tanpa surat kematian.


"Baiklah aku akan menonton bagaimana hebatnya menjadi malaikat pensuci sihir." Claude mundur selangkah dua langkah untuk melihat dan mengamati bagaimana kekuatan murni milik malaikat lain selain, Krud.


"Berani keroyokan ya kalian! tiga lawan satu, sungguh naas kalian tidak bisa menghadapi ku seorang diri bukan?" Grand Duke yang sudah seperti itu masih bisa mengendalikan pikirannya, padahal tubuhnya hampir menyerupai iblis yang sesungguhnya. Hal itu membuat Claude penasaran mengapa Grand Duke yang merupakan bukan berasal dari Iblis asli bisa mengendalikan kekuatan murninya.


Sedangkan dirinya yang merupakan seorang iblis itu, belum terlalu lihai menggunakannya seperti Grand Duke.


"Tidak yang akan melawan mu hanya aku." Gabriel menyatakan perang pada Grand Duke jauh lebih dari perkiraan Claude dan Krud.


Gabriel langsung memulai perlawanannya. Pintu sihir dengan serbuk cahaya yang sebelumnya digunakan untuk melemahkan kekuatan sihir milik Grand Duke itu, tiba-tiba berubah menjadi sebuah penjara cahaya yang mengurung Grand Duke.


Begitulah kekuatan murni, tanpa menerapalkan mantra, kekuatan itu bisa dibentuk sesuka hati penggunanya. namun setiap kekuatan murni juga memiliki tingkat dan kegunaan masing-masing pemiliknya.


Namun satu hal yang membuat Claude penasaran, yang pertama apakah liontin miliknya tidak bisa menyerap kekuatan murni dan yang kedua apa semua malaikat bisa menggunakan sihir dan kekuatan murni seperti yang dilakukan oleh Krud.


Claude pun melihat Gabriel mengepalkan kedua tangannya seperti sedang mencekik angin. Namun segera lekukan murninya berubah menjadi sebuah cahaya berwarna kuning yang mengikat seluruh tubuh Grand Duke hingga Grand Duke tidak bisa lagi bergerak.


Benar-benar luar biasa. Kekuatan sebesar itu, benar-benar tidak mungkin dimiliki oleh seorang manusia, bahkan Setingkat Grand Duke sekalipun.


Namun ternyata Claude salah, Grand Duke berhasil melepaskan dirinya, hal itu membuat Krud dan Claude tertegun begitu melihat Grand Duke yang bisa lepas dengan sihir sebesar itu.


Claude pun mendapati Gabriel yang tengah kelelahan, darah mengalir kecil dari hidungnya. Claude tidak mengerti sebenarnya apa yang sedang terjadi.

__ADS_1


"Hentikan Senior! Ternyata kau juga sedang kehabisan energi! Jika kau memaksakan dirimu lebih dari ini kau sendiri akan pecah!" Ucap Krud yang nampaknya baru menyadari bahwa senior nya itu sebenarnya tidak dalam keadaan fit, pasti terjadi sesuatu sebelum ia datang menemui Krud dan Claude.


Gabriel tidak mendengarkan Krud, namun ditengah-tengah situasi yang seperti itu Claude tiba-tiba saja berlari ke arah Grand Duke tanpa berpikir panjang.


Gabriel tertegun dengan apa yang dilakukan oleh Claude. walaupun, Grand Duke masih bisa menyerangnya, namun dengan kecepatannya Claude berhasil menghindar dan mendekati Grand Duke.


Ketika itu juga Claude berhasil melompat dan mengunci leher Grand Duke. Kelemahan semua penyihir adalah jarak dekat, begitupula dengan Grand Duke yang tidak pernah terjun ke arena perang, pasti dirinya tidak pernah melatih kemampuan jarak dekatnya.


sehingga pada saat itu juga Grand Duke meronta-ronta tidak bisa melepaskan diri dari Claude. Aliran nafasnya mulai terganggu. Claude masih belum melepaskan dirinya untuk mengunci Grand Duke.


"Lihatlah malaikat putih! Kurasa perkataan Krud sedikit benar! Krud adalah malaikat yang lebih keren darimu tapi tidak lebih keren dariku. Lihatlah bagaimana cara Krud mengajarkan sesuatu untuk bertahan hidup! Hiaaaaat..."


Claude berteriak sambil terus mengencangkan kekuatan fisiknya untuk mengunci leher grand Duke agar ia tidak tida bernafas. Dan semua hal yang dilakukannya berhasil. Seketika itu juga Grand Duke yang tidak bisa bernafas itu terjatuh ambruk ketanah karena tidak bisa bernafas sehingga jatuh terpingsan.


"Hosh.. hosh.., akhirnya aku berhasil. sepertinya aku harus melatih fisikku lagi."


Krud dan Gabriel terbelalak kaget melihat apa yang dilakukan oleh Claude. Krud pun tersenyum dengan tindakan yang dilakukan oleh Claude dengan kemampuan yang di berikan oleh Krud begitu sangat berguna bagi Claude.


"heheheh, akhirnya kau mengakui ku, menjadi malaikat yang paling keren bukan. uhuk..uhuk.."


Krud tersenyum bangga, namun setelahnya ia terbatuk-batuk sambil mengeluarkan darah yang begitu banyak dari mulutnya.


"Krud!!!!?" Claude berlari kearah Krud, namun berhasil dihentikan oleh Gabriel.


"Biar aku yang membawanya ke dunia atas, kau bereskan kekacauan ini. Aku akan membangunkan semua orang yang ada disini." Gabriel pun memapah Krud dan membawanya pergi ke dunia atas namun sebelum ia pergi ia membisikan sesuatu pada Claude.

__ADS_1


"Semoga, apa yang di percaya oleh Krud tidak sia-sia" Gabriel pun terbang melesat ke dunia atas bersama Krud yang benar-benar sudah banyak kehilangan energi.


__ADS_2