
...---Hari Kematian Baron Prietto dari wilayah utara---...
Sehari sebelum Claude melaksanakan misinya untuk membunuh Baron Prietto. Dengan langit yang di penuhi oleh awan mendung dan angin kencang yang dapat menarik benda-benda ringan sekitarnya itu. Menandakan seolah-olah badai akan segera tiba.
Dengan alasan untuk pergi menjenguk Carpel yang sedang dirawat di wilayah lain milik Baron Marquez, Claude pergi seorang diri tanpa ditemani oleh seorangpun, kecuali hanya seorang malaikat putih yang senantiasa selalu menempel padanya layaknya seperti permen karet yang tidak bisa lepas dari sepatu.
Waktu perjalanan menuju wilayah itu membutuhkan waktu kira-kira sekitar enam jam dengan menggunakan kereta kuda. Namun dapat ditempuh sekitar setengahnya jika hanya menaiki kuda atau sihir transportasi.
Namun tindakkan tersebut akan menuai banyak sekali kecurigaan pada keluarga Marquez yang selama ini masih belum bisa lepas dari penyelidikan kematian Duke Louirk. Namun dengan bakat Claude yang sering berakting dengan dua wajahnya itu, sering kali ia bisa mengelabui musuhnya. Hal itu bukan serta merta untuk atau demi melakukan kejahatan melainkan untuk kebaikan dunia ini.
Sebagaimana yang diketahui semua orang bahwa sekarang dunia ini sedang benar-benar kacau, kekuatan sihir yang seharusnya tidak bercampur dengan kekuatan iblis kini batasan hal tersebut sudahlah tidak dihiraukan lagi oleh para umat manusia yang serakah dan menginginkan harta kekuasaan yang lebih lagi.
Disaat itu pula tugas seorang malaikat yang ditugaskan sebagai malaikat pensuci melakukan tugasnya untuk menjaga keseimbangan dunia yang dirawat oleh dewa. Namun dengan campur tangan penyihir murni yang kini malai membelot pada dewa kini penggunaan kekuatan murni dari iblis sudah tidak bisa dikendalikan lagi.
Kehancuran dunia semakin dekat, hal ini dapat dilihat dari salah satu tanda bencana yang sudah muncul yaitu anak kutukan dari seorang penyihir agung yang mengingkari janjinya. Orang tersebut adalah Ibunya Claude dengan Ayah Claude yang sampai saat ini masih belum dipastikan apakah Baron Vischa de Marquez adalah ayah kandung dari Claude atau bukan.
Tidak terasa perjalanan selama enam jam sudah berlalu dengan cepat. Merekapun akhirnya sudah sampai dikediaman saudara jauh dari keluarga Marquez. Seorang healer yaitu seorang penyihir yang memiliki tipe sihir penyembuhan. Itu langsung menyambut Claude dengan beberapa pelayannya.
"Bagaimana keadaan Carpel?"
tanpa basa basi, Claude langsung bertanya mengenai keadaan Carpel. Saudara tirinya yang selalu membencinya hingga kini.
"Ledakan sihirnya cukup parah, ditambah beberapa sihir racun yang belum pernah kutemui sebelumnya ini membuat para healer dan saya kesulitan. Jika tuan Vischa yang mendengarnya ia pasti sangat sedih bukan? Jadi aku hanya memberitahu sedikit tentang perkembangan Carpel lewat surat."
"Bukankah kau bilang padanya kalau yang dialami oleh Carpel adalah sihir tipe kutukan."
Tabib sihir atau seorang healer itu pun terbelalak terkejut mendengar perkataan Claude. Karena jika seseorang mendengar hal tersebut mungkin saja Carpel akan diasingkan di kerajaan everfreez yang dingin di sebelah Utara benua.
__ADS_1
"Bukan, bagaimana jika membicarakan hal ini lebih lanjut didalam ruangan ku." Tabib itu tiba-tiba tersenyum kaku seperti memaksakan senyumnya.
Claude dan healer itupun memasuki ruangan pribadi healer itu. tanpa seorang pun didalamnya bahkan sudah dipastikan ruangan tersebut kedap suara dengan pelindung yang digunakan healer itu, demi mencegah kebocoran informasi.
Claude duduk tepat di sofa dengan menghadap ke perapian sedangkan, healer itu berdiri sambil menutup jendela ruangan pribadinya dan memandang ke arah luar jendela.
"Jadi bagaimana kutukannya?" Tanya Claude si orang yang tidak menyukai basa basi.
"Ini tidak bisa disembuhkan, bahkan seorang penyihir tipe kutukan pun tidak bisa melepaskan kutukan itu. Aku mencurigai adanya campur tangan iblis."
"Kenapa kau bisa beranggapan seperti itu, kurasa seharusnya didalam kutukannya ada kekuatan murni yang bertabrakan dengan sihir. tetapi aku lihat kau baik-baik saja."
"Belum lama ini aku mendengar, bahwa ada sebuah perkumpulan sesat. Mereka menyebutnya dengan perkumpulan pemuja iblis. Mereka berniat mengeluarkan para iblis dari dunia alam bawah. Untuk membangun ulang peradaban dunia."
Claude mengernyitkan dahinya, dirinya masih belum mengerti akar permasalahan yang sebenarnya terjadi. Namun satu hal yang bisa ia tanggapi dari percakapannya dengan healer itu.
"Jadi dari mana kau mendapat informasi tentang pemuja iblis ini?"
"Aku tidak bisa memberitahukannya sekarang. tetapi salah satu anak buah Baron Prietto yang tak lama lagi akan singgah ke Greenlake merupakan salah satu pemuja iblis."
"Aku sudah cukup paham dengan perkataan mu dimana kau mendapatkan informasi itu. Jadi benar ya bahwa Baron juga seorang pemuja iblis."
"Aku tidak bilang bahwa Baron adalah pemuja iblis tapi salah satu anak buahnya adalah pemuja iblis."
"Tutup tirai jendela mu!" Claude tiba-tiba memerintahkan Healer itu untuk menutup tirai ruangan pribadinya itu.
Healer itu dengan mudah menuruti semua yang dikatakan oleh Claude. Claude pun mulai mengeluarkan auranya, begitu pula Gabriel yang selama ini selalu di sampingnya, tanpa terlihat sedikitpun oleh bangsawan biasa seperti healer itu.
__ADS_1
"Kau! Yang mulia raja iblis maafkan hamba! telah membocorkan perkumpulan rahasia kita."
Tiba-tiba healer itu berlutut dan bersujud hormat. pada Claude yang memancarkan aura iblis yang begitu gelap dan pekat.
"Jadi kau mau menipuku?" Claude berlagak seperti orang yang mengetahui semuanya.
"ti, tidak tuan!" tubuh gemetar pria tua itu menunjukan rasa takutnya pada Claude.
Akhirnya selama ini Claude tahu bahwa Carpel yang terkena kutukan itu hanyalah sebuah rencana Healer itu yang ingin memerangkap Baron Vischa untuk menggunakannya mengendalikan makhluk roh iblis untuk persiapan peperangan.
Sesuai surat yang tiba sehari yang lalu....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Baron Prietto bersaudara dengan istri seorang tabib sihir (Healer) di green lake
-Pangeran Mahkota Garg
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Aku tidak menyangka bahwa, dugaanku benar. Seorang tabib tanpa sihir yang terkontaminasi kekuatan iblis tidak mungkin baik-baik saja jika mengetahui sebuah kutukan iblis yang terdapat pada seseorang. Sihir seorang healer umumnya merupakan sedikit campuran kekuatan malaikat jadi mana mungkin kekuatan iblis dan malaikat bisa bersatu.
Satu lagi biar kutebak, penyihir kutukan yang menganalisis Carpel adalah istrimu sendiri. Tapi kurasa tidak pantas disebut istri resmi mungkin selir rahasia mu."
"Kau, Kau bagaimana??"
"Tidak penting bagaimana aku mengetahuinya, Aku tidak akan membocorkan identitas mu juga sebagai sesama pengguna kekuatan iblis. aku hanya butuh tinggal disini beberapa hari saja. Satu hal lagi, jangan pernah sentuh Vischa karena dia adalah milikku."
__ADS_1
Claude pun berdiri dan segera meninggalkan Healer itu. Sedangkan seorang pelayan yang sudah disiapkan oleh healer itu segera menjemput Claude dan mengantarkannya kesebuah kamar yang sudah disiapkan.