
Begitu Charmy mengucapkan mantra yang sama. Tidak ada pengaruh apapun terhadap Krud, tentu saja tidak berpengaruh apapun pada Krud. itu karena Krud adalah seorang malaikat maut.
"Hahahaha kalian sangat menggelikan. Biar aku beritahu satu hal pada kalian aku bukan peliharaan Claude. tapi Claude adalah peliharaan setiaku."
"Aku baru tahu ada makhluk roh sesombong ini." Ujar Charly.
"Kali begitu bagaimana dengan ini." Charly mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menangkap Krud.
Krud merasakan kekuatan sihir yang luar biasa besar dari Charly, Kekuatan sihir yang hampir setara dengan bangsawan sekelas Granduke. atau penyihir tingkat 7.
"Kau sangat sombong aku jadi sangat terobsesi ingin memilikimu." Ujar Charly yang tersenyum begitu mengerikan bahkan Charmy yang berada di sampingnya itu sangat ketakutan.
"Jangan harap kau bocah, aku ini sudah hidup beribu-ribu tahun darimu."
Semua isi dalam kamar Claude berterbangan. Bahkan kini kamarnya nampak seperti sebuah kapal pecah.
"Semua makhluk Dewa. Tunduk-lah di bawah kakiku."
Krud tidak menyangka bahwa Charly bisa menggunakan mantra sihir yang hanya bisa digunakan oleh para raja saat mereka mengendalikan rakyat dan para bangsawannya untuk tunduk di bawah kakinya.
Meskipun tidak akan sempat menghindar setidaknya ia bisa kabur dengan menguras banyak kekuatan murninya.
"Bagaimana Charly?" Ucap Charmy Setelah asap tebal memenuhi ruangan kamar Claude.
"Dia kabur." Dengan tatapannya yang dingin Charly pergi begitu saja.
"Apa bagaimana bisa?"
>>>>> kembali ke keadaan sekarang
"Jadi apakah kau tidak bisa meskipun sekali ini saja?"
"Pokoknya tidak bisa, selepas ini pun aku harus tidur selama satu tahun untuk mengembalikan kekuatan murni ku."
"Apa!? satu tahun lalu bagaimana dengan ku?"
"Aku akan menyuruh juniorku."
"Mentang-mentang sekarang kau senior, kau jadi bisa sedikit bermalas-malasan."
__ADS_1
"Bukan begitu."
"lalu apa?"
"Akan ku ceritakan nanti."
"Semoga saja Charly akan baik-baik saja setelah Claude tahu bahwa Charly menggunakan kekuatannya untuk memperbudak ku." Krud mengasihani Charly dalam hatinya dalam hati .asih mengkhawatirkan Charly Bahkan setelah apa yang terjadi padanya.
"Awas jika kau tidak menceritakannya aku akan laporkan kepada dewa bahwa ada salah satu malaikatnya ia suka bermalas-malasan."
"Itu urusan nanti, pokoknya kau harus menyelesaikan ini. Karena surat kematian Grand Duke masih belum turun ke dunia atas. Gara-gara kau memancing amarahnya, dia harus dihentikan tanpa harus dibunuh."
"Sial, padahal ku kira Grand Duke adalah orang yang berkepala dingin."
Mata kiri Claude perlahan-lahan bisa melihat gerakan kekuatan murni iblis milik Grand Duke. Namun Claude masih belum menyadarinya dengan segera.
"Claude! Kali ini ku izinkan kau menggunakan sedikit lagi kekuatan murni mu."
Krud menyerahkan tugas untuk mengatasi Granduke sepenuhnya pada Claude sementara.
Sambil bergerak menghindar dengan cepat Claude berpikir keras dalam otaknya, mengapa liontin milik ibunya tidak bisa berfungsi untuk menyerap sihir. namun setelah ia mendapat sedikit izin dari Krud untuk mengeluarkan kekuatan murninya. Kini Claude mencoba dengan kedua matanya.
"Claude, bukankah sudah kubilang untuk melepaskannya sedikit saja?" Krud benar-benar marah, dirinya yang baru saja kehilangan banyak kekuatan murninya kini harus, menangani Claude.
"Krud kau jangan ikut campur, aku sedang mencoba mengaturnya tapi...... Arrrrgggh..."
Kekuatan murni dari jiwa asli Claude yang tersegel di dalam liontin itu, semakin tidak terkendalikan. Rambutnya kini sudah sepenuhnya berwarna hitam dan warna matanya berwarna mata yang sama dengan para iblis pendahulu yang pernah menginvasi alam manusia.
Krud segera menghampiri Claude namun ia berhasil terhempas kembali oleh pancaran kekuatan murni Claude yang bertolak belakang dengan kekuatan murni miliknya.
"Jadi ini wujud iblis-mu sesungguhnya?" Grand Duke menjadi semakin tertarik untuk mengambil sampel darah Claude untuk jadi bahan eksperimennya setelah ia melihat jiwa iblis Claude terbangkitkan, sementara ia melupakan amarah dan rasa bencinya pada Claude.
Roaaaarrrr....
Suara raungan Claude, ketika didalam dirinya hampir di kuasai oleh iblis itu. Disisi lain nampak nafasnya tersengal-sengal ketika, ia sedang menahan jiwa iblis-nya untuk tidak menguasai tubuhnya.
Granduke sengaja menyerang Claude dengan sihir api dan kekuatan murninya nya. namun hanya dengan satu tangan serangan itu berhasil ditangkis oleh Claude.
"Beraninya kau menyerang ku sialan." Tatapan tajam Claude ditambah aura iblis-nya semakin pekat. Krud merasa jika terus membiarkan Claude seperti ini akan sangat berbahaya, dan ramalannya tentang kemunculan iblis kutukan yang menghancurkan dunia akan segera terwujud.
__ADS_1
"Claude, jangan memaksakan dirimu ingat permintaan terakhir ibu mu!"
Claude tertegun begitu mendengar ucapan Krud yang menyinggung ibunya"Kau benar"
Tiba-tiba kekuatan murni milik Claude menghilang kembali.
"Sepertinya aku tidak bisa menggunakannya lebih dari tujuh persen saja kekuatan ini. Tubuhnya mendadak lemas dan tidak berdaya.
Krud pun menghampiri Claude, namun begitu melihat Claude yang lemah dihadapannya Grand Duke memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerang Claude dengan kekuatan maksimalnya.
"Tidak ada cara lain lagi, tapi jika aku menggunakan kekuatan murni ku sekali lagi mungkin aku akan.." Krud yang berhasil menghampiri Claude dirinya tidak sempat untuk menghindar karena kekuatannya mulai melemah sehingga membuatnya tidak bisa terbang secepat dulu lagi.
Namun tiba-tiba ada cahaya yang besar yang seolah-olah menaburkan serbuk cahaya berwarna kuning. Claude dan Krud melihat kearah atas. Nampak sebuah pintu sihir berbentuk lingkaran dengan bentuk bintang di tengahnya itu bercahaya dari atas langit.
"Maaf aku terlambat!" Suara tenang dan merdu serta berat berasal dari atas.
Begitu Krud melihat rambut putih dengan warna mata abu dengan wajah yang sama tampannya dengan dirinya. Badannya yang sedikit agak jangkung itu cocok dengan sayap putih yang sungguh mempesona.
"Senior Gabriel!" Krud terbelalak kaget dengan melihat pemilik kekuatan yang besar itu.
Kekuatan Murni milik Granduke berhasil tersucikan oleh kekuatan murni milik malaikat itu, sehingga kekuatan iblis yang ada di dalam diri Granduke perlahan mulai melemah.
"Krud kau sudah banyak bekerja keras ya." sini biar kakak yang bantu.
"Tidak, aku bisa mengatasinya sendiri."
"Hey tidurlah selama satu tahun. Kekuatanmu mau habis tuh, apa kau mau menjadi malaikat yang pecah?"
"Serahkan sisanya padaku, kembalilah ke dunia atas."
Tiba-tiba Granduke menyerang Gabriel dengan serangan dadakan.
"Senior!"
"Tidak apa-apa. Aku tidak seperti mu yang sudah kehilangan banyak kekuatan."
Tiba-tiba saja Gabriel muncul dari belakang Krud.
Claude berbisik. "Siapa pria yang sangat keren itu? Dia sangat keren daripada kau."
__ADS_1