
Sesampai di dalam kamar, Reza langsung membaringkan tubuhnya di ranjang dan memejamkan matanya.
Reza merasa tubuhnya lemas dan seluruh tulangnya pada sakit.
Dalam batinnya berkata;
"Aduh, kenapa aku merasa semakin lemas begini?
Padahal aku sudah minum obat dan minum vitamin."
Melihat Reza yang terlihat lemas dan pucat Via mendekati dan menanyakan keadaan Reza.
"Mas!
Kamu kenapa?
Apa kamu sakit?"
Mendengar suara istrinya, Reza langsung membuka matanya dan segera duduk lalu menggelengkan kepalanya.
Tapi Via tetap merasa jika Reza sedang berbohong, lalu Via menempelkan punggung tangannya ke kening Reza dan ternyata Reza demam.
"Tuh kan kamu demam Mas!"
Ungkap Via lalu mengecek ke leher, tangan dan kaki juga terasa panas.
Via merasa khawatir dan mengajak Reza kerumah sakit.
"Kita kerumah sakit ya Mas?
Kamu demam tinggi kamu harus segera diperiksa!"
Reza menolaknya dengan menggelengkan kepalanya.
Via tidak peduli dengan penolakan Reza lalu hendak keluar kamar untuk memberitahu anggota keluarganya kalau Reza sakit.
Tapi Reza menarik tangan Via hingga Via jatuh dipangkuan Reza lalu Reza memeluknya erat dan berbisik lirih.
"Jangan pergi!
Tetaplah disini bersamaku!
Aku tidak mau kemana-mana, aku hanya ingin disini bersamamu, bersamamu."
Mendengar permintaan Reza, Via tak berani melawan dan menolaknya.
__ADS_1
Via hanya mengusap-usap punggung Reza yang sedang memeluknya.
Setelah cukup lama Reza memeluk Via, Via mencoba melepas pelukan itu sembari berkata;
"Mas, aku kerokin lalu aku pijat ya, setelah itu Mas minum obat, siapa tau mendingan?"
Ujar Via menawarkan bantuan siapa tau bisa menurunkan demamnya karena bingung mau harus berbuat apa.
Reza sedikit kaget dengan sikap lembut dah perhatian Via yang belakangan ini menjadi dingin sudah mulai mencair lagi.
Jelas Reza senang sekali mendengar tawaran istrinya itu.
Kapan lagi dipijat oleh istri pas lagi rindu membara, dan untuk yang pertama kalinya lagi Via melakukan ini setelah kejadian itu.
Reza langsung membuka bajunya dan pasang badan pasrah untuk di treatment oleh Via.
Via melihat tingkah Reza hanya tersenyum manis lalu memulai ritualnya mengerok dan memijat seluruh tubuh Reza.
Pastinya Reza sangat menikmati tiap sentuhan lembut tangan istrinya hingga ia merasa nyaman dan tertidur pulas seperti bayi.
Sambil memijat suaminya, Via terus memikirkan tentang nasehat bapaknya dan batinnya berseru;
"Via, kamu harus memulainya dari sini!
Iya dari sini!
Via bergumam dalam hati berusaha meyakinkan dirinya atas keputusan yang ia ambil.
Satu jam berlalu Via masih terus memijat suaminya hingga tertidur pulas.
Reza sudah merasa tidurnya cukup ia mulai mengerjapkan matanya lalu perlahan membuka mata, namun ia terkejut dan senang karena Via masih tetap memijatnya meski ia tertidur pulas.
Reza membalikan badannya, Via setengah melamun baru tersadar ketika Reza sudah berbalik badan dan mengangkat tangannya sebagai isyarat bahwa sudah cukup memijatnya.
Via menyudahi pijatannya lalu mengambil air minum hangat dan memberikannya kepada Reza bersama obat demamnya lalu membantunya untuk meminum obat itu.
Reza terpaku melihat sikap Via, Reza terus berpikir dan bergumam dalam hatinya.
"Apa mungkin Via sudah memaafkan kesalahanku kemarin?
Mengapa dia semakin terlihat manis dan membuat aku semakin nyaman?"
"Istriku, terimakasih ya!"
Ungkap Reza pada Via, lalu Via membalasnya dengan senyuman manisnya.
__ADS_1
Via masih duduk di tepi ranjang tepat di hadapan Reza, membuat Reza semakin gemas dengan sikap manis dan lembut Via pada akhirnya Reza tak tahan ingin mencium Via.
Dan kecupan bibirnya pun mendarat di kening Via, Via pun merespon baik dan tidak menolaknya.
Ini menjadi kesempatan Reza untuk semakin menyalurkan rasa gemas dan rindunya terhadap Via.
Kemudian Reza membelai rambut dan wajah Via dengan sangat lembut lalu perlahan mendekatkan bibirnya ke bibir Via dan terjadilah ciuman marimas (manja,rindu,gemas) upss🙈.
Via sedikit tegang dan malu tapi ia juga tak mampu menolaknya karena ingat pada niatnya tadi, ingin menjadi istri yang baik untuk Reza, apalagi Reza mendominasi ciumannya sehingga membuat via semakin terperangkap dalam gairah Reza.
Reza terus ******* dan memainkan bibir tipis Via, sesekali Reza menjulurkan lidahnya kedalam mulut Via mengajak lidah Via untuk bersilat manja didalam sana dan Via mengikuti arahan Reza.
Semakin dalam semakin Via terlarut dalam kemesraan dan kehangatan yang di berikan Reza sehingga membuat dirinya merasa pasrah dan menikmatinya.
Menyadari respon Via yang sudah mulai nyaman membuat gairah Reza semakin memuncak.
Jari-jarinya pun mulai menggerayangi, menyusuri jalan-jalan sempit dan memarkirkannya pada kecupan mesra di buah dada Via.
Lalu bibir Reza mulai pindah menyusuri leher jenjang Via, mengecup dalam hingga membentuk stempel berwarna merah di kulit langsat Via.
Via merasa larut dalam kemesraan, semakin erat memeluk Reza menikmati permainan Reza.
Tak butuh waktu lama, perlahan Reza membuka pakaian Via helai per helai hingga membuat seluruh lekuk tubuh Via terlihat jelas dimata Reza.
Via terlihat malu tapi Reza menatapnya penuh cinta dan kasih sayang dan pelan-pelan membaringkan tubuh Via.
Sekarang mereka berdua benar-benar sudah terperangkap dalam cinta yang hebat.
Dengan perasaan via tegang, malu, sedikit takut, Via bertekad ingin memulai kehidupan rumah tangga yang sesungguhnya dari sini, ia ingin menjadi istri yang baik yang sesuai dengan nasehat bapaknya.
Sedangkan Reza yang akhir-akhir ini mulai merasakan perasaan yang berbeda terhadap Via, ingin terus memastikan bahwa hatinya benar-benar telah jatuh cinta pada Via.
Reza memulainya pelan-pelan dengan penuh penghayatan menciumi tiap lekuk tubuh mulus dan seksi Via.
Walaupun Via tidak memiliki tinggi badan proposional, tapi untuk ukuran tinggi badan Via, itu sudah sangat sempurna ditambah lampu kamar yang meneranginya membuat terlihat jelas setiap inchi tubuh Via.
Reza mulai bermain-main manja dititik favorit Reza meski baru dua kali ini Reza menyambanginya tapi Reza suka bermain-main disana.
Tentu saja membuat Via menjerit tersengal-sengal hingga nafasnya tak beraturan dan detak jantungnya berdetak tak beraturan.
Reza sangat menyukai reaksi yang diberikan Via, karena ini menjadi pengalaman pertamanya, ia berkuasa dalam permainan ranjangnya.
Reza suka sekali dengan Via yang malu-malu manja menggemaskan tidak agresif dan mendominasi, sebab ketika bersama Bela, Bela lah yang mendominasi permainannya sehingga Reza tidak puas dan kurang menyukai tipe seperti itu karena merasa kelaki-lakiannya dicabuli dan tertindas.
Berbeda sekali dengan Via, Reza sangat merasa senang saat bersama Via.
__ADS_1
Dan mereka menghabiskan waktu yg indah itu dengan cinta yang sempurna.
bersambung,,.