MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
59.Ilham.


__ADS_3

Setelah satu bulan kemudian,Reza sudah membeli rumah yang menjadi idaman Via dan tepat hari ini adalah syukuran rumah baru Reza dan Via sekaligus syukuran empat bulan kehamilan Via.slSemua keluarga besar berkumpul termasuk keluarga Via dari kampung juga ikut berkumpul.Acara berjalan cukup khitmat dan lancar sesuai rencana.


Setelah selesai acara dan makan-makan bersama keluarga besar dan sahabat terdekat mereka berbincang-bincang ria akhirnya tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 09.00 malam.Satu persatu anggota keluarga sudah mulai pamit undur diri kembali kerumah masing-masing.


Setelah Via hendak mengantar salah satu teman dekatnya dulu sewaktu Via masih tinggal dikontrakan naik ojek online di depan gerbang rumahnya,tiba-tiba dari arah sebrang jalan ada sesosok pria yg memanggilnya.Lalu Via menengok kearah pria tersebut dan ternyata pria itu sudah ada dibelakangnya.Dia adalah Ilham yang sedari tadi pagi sudah menunggu kesempatan ini.


"Vi aku mohon beri aku kesempatan untuk berbicara empat mata denganmu,aku mohon kali ini beri aku waktu sebentar saja Vi!"


Pinta ilIlham sembari menangkupkan kedua tanganya didepan dada sambil pasang wajah memelas dan pelupuk matanya sudah mulai dibanjiri butiran bening disana.Iya,,,Ilham begitu sabar menantinya hingga ia tak ingin penantian itu menjadi sia-sia.


Via cukup lama terdiam dan berfikir sejenak.


Via bingung tapi dia juga tak ingin melihat keadaan Ilham yang semakin kacau karena dirinya.


Akhirnya Via memutuskan untuk memberikan waktu pada Ilham untuk berbicara empat mata denganya tanpa sepengetahuan Reza.Tapi Via lupa bahwa setiap gerakan tubuhnya bahkan setiap helaan nafasnya selalu diawasi oleh Reza melalui cctv.Mungkin saja angin pun selalu berbisik mengadu pada Reza tentang apa yang dilihatnya terhadap Via istri kesayangan Reza.


Di bangku panjang disebuah taman dekat rumah Via,disana Via dan ilIlham duduk dan berbicara.


"Bicaralah mas,aku tidak akan lama disini karena aku merasa sangat bersalah sekali telah pergi menemuimu tanpa izin dan sepengetahuan suamiku.Dan tolong,saat kau berbicara hindari menyentuh diriku karena aku kini sudah milik orang lain!."


Ujar Via membuka obrolanya.

__ADS_1


"Baiklah Vi,aku hanya ingin kau tahu,sampai detik ini aku masih sangat mencintaimu dan aku akan berjuang untuk bisa mendapatkanmu lagi Vi.Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini lagi.Aku tahu kau tidak bahagia bersama suamimu itu,meski dia memberikan segala kehidupan super mewah untuk dirimu tapi aku yakin dalam lubuk hatimu,kamu tidak benar-benar bahagia dan masih ada aku dihatimu.Jika tidak demikian,mana mungkin kamu menulis cerita cinta kita dengan ending dimana kita bersatu dan bahagia bersama selamanya.Pasti semua itu adalah harapanmu selama ini.Dan kisah cinta itu sekarang sudah diputar di bioskop-bioskop seluruh indonesia bahkan merajai top box office padahal baru satu minggu di rilis.Berarti itu tandanya semua orang juga antusias dengan kisah cinta kita.Dan aku yaki itu bagian lain dari impianmu kan Vi?"


Jelas Ilham mencurahkan isi hati dan pemikiranya kepada Via.


Via tetap duduk tenang dengan melipat kedua tangan dibawah dadanya,menatap kearah depan dan mendengar perkataan Ilham tanpa sedikit pun melirik kearah Ilham yang duduk disampingnya dan menatap tajam kearah wajahnya.


"Aku memang tidak bisa melarangmu untuk tidak mencintaiku,tapi aku bisa menolak rasa cintamu padamu.Aku tidak peduli tentang perasaanmu itu,yang aku tau INSHAALLAH kini dan selamanya aku akan tetap mencintai suamiku.Soal novel yang menjadi film,itu hanya sebuah karya tulisku dimana aku menerjemahkan semua imajinasiku kedalam tukisanku dan itu artinya tidak harus semua sama dengan apa yang terjadi dalam kehidupanku.Mungkin dibeberapa bagian ada yang sama tapi selebihnya itu hanya perluasan imajinasi sebagai penunjang hasil karya tulis yang memyaskan untuk diriku sendiri.Dan tentang diriku,mungkin dulu kamu satu-satunya orang yang sangat paham dan peka akan diriku,tapi tidak untuk sekarang karena semua kepekaanmu perlahan luntur dimakan waktu yang berlalu begitu saja tanpa kita berdua.Jadi aku mohon,jika dirimu merasa sangat mencintaiku biarkan aku bahagia bersama suamiku.Pergilah bersama dengan kelegaaan atas kebahagianku.Bukankah kamu pernah bwrkata padaku,bahwa kamu akan bahagia saat aku bahagia?dan ini saatnya mas,"


Jawab Via dengan santai,tegas dan tentunya mak jleb di hati Ilham.


Tapi ilIlham tidak ingin menyerah begitu saja dan ia memberikan bukti foto dan vidio Reza bersama seorang wanita dan seorang anak perempuan.Disana anak kecil tak berdosa itu terus memanggil Reza dengan sebutan ayah.Via tidak terkejut dengan semua bukti-bukti itu karena sejatinya Via sudah tau dan sudah menyelidikinya sendiri tentang siapa wanita dan anak kecil itu.


"Ini Via bukti kebohongan Reza terhadapmu!.Aku yakin kamu tidak mengetahui semua ini kan Vi?dan bagaiamana perasaanmu setelah melihat semua ini?apa kamu masih begitu yakin bahwa Reza adalah orang yang bisa kamu percaya?apa kamu tidak merasa di tipu?apa,,,"


Via mengangkat salah satu tanganya sebagai isyarat menyetop perkataan Ilham,seketika Ilham terdiam melihat reaksi Via.


"Sudah cukup mas,aku mohon jangan menjadi bodoh dengan menggunakan cara-cara murahan untuk mempengaruhiku.Karena semua itu percuma,aku tidak akan pernah terpengaruh.Soal wanita dan anak kecil itu,aku tidak peduli jika itu memang istri dan anak mas Reza yang lain,karena aku sendiri adalah istri keduanya mas Reza jadi aku tidak heran jika masih ada wanita lain.Sudahlah mas,terima saja keputusanku ini,aku bahagia bersama suamiku. pergilah,jangan pernah mengganggu kehidupan ku aku mohon!."


Ucap Via yang tak tahan dengan semua ini.


Via sangat kasihan dengan Ilham yang terlihat sangat kacau.

__ADS_1


"Jika kamu sungguh-sungguh mencintai aku,aku mohon pergilah lupakan aku dan biarkan aku bahagia dengan caraku jangan pernah ganggu aku lagi!"


Tegas Via menatap Ilham dengan mata yang berkaca-kaca lalu menagkupkan kedua tanganya didadanya dan berkata;


"Maafkan aku!."


Lalu Via berdiri dan hendak meninggalkan Ilham tapi Ilham menarik lengan Via.


"Sungguh kamu sudah bahagia?"


Tanya Ilham dengan hati yg sangat hancur.


Via membalikan badanya dan kembali menatap Ilham,kali ini airmatanya sudah menetes dan Via hanya menanggukan kepalanya sembari memejamkan matanya sejenak.


Ilhampun melepaskan lengan Via dengan hati yang berat dan hancur serta pikiran yang kacau dan berlinang airmata Ilham berkata;


"Baiklah Vi jika kamu benar-benar bahagia aku akan pergi,tapi jika suatu hari nanti kamu tidak bahagia,aku mohon kembalilah padaku,aku siap menantimu dan aku siap menerimamu kapan pun kau kembali padaku Vi."


Via sesaat tak kuasa terhadap ketulusan cinta Ilham padanya,tetapi Via pun sadar bahea mereka tidak lagi mungkin bersama,lalu Via berpaling pergi meninggalkan Ilham dengan segala kehancuranya.


Bersambung,,.

__ADS_1


__ADS_2