MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
65.Kejujuran Via.


__ADS_3

"Pa,Mama kok jadi khawatir ya pa dengan masalah Reza?"


Mama mulai gundah gulana memikirkan sesuatu hal buruk terjadi pada pernikahan anaknya.


"Sudahlah Ma tenang saja,Papa yakin anak-anak kita akan mampu melewati ini semua.Biarkan saja dulu mereka sendiri-sendiri,supaya anak lelakimu itu bisa introspeksi diri.Via itu kan dewasa dan bijak,Papa yakin ini sudah ia pikirkan matang-matang dan Via pasti sudah tau formulanya.Percayalah pada menantumu itu!"


Ujar Papa dengan penuh keyakinan.


Tapi Mama tetap tidak tenang sebelum bertemu dengan Via dan bertanya langsung padanya.Akhirnya Mama memutuskan segera mengirimkan chat kepada Bi Saroh untuk menanyakan tentang Via.Tapi Bi Saroh juga tidak mengetahui pasti masalah yang sebenarnya terjadi,sehingga Bi Saroh menyuruh Mama Reza untuk datang ke salah satu pusat perbelanjaan yang sedang di kunjungi Via bersama keluarganya itu.Mama segera meluncur kesana,kebetulan mereka sedang asik makan siang di salah satu Restoran,Mama langsung saja tanpa basa basi ikut bergabung.


Setelah selesai makan tiba-tiba Mama berkata pada Via;


"Sayang mama ingin bicara padamu boleh?"


Pinta Mama sambil menangkup tangan Via.


Via sudah paham maksud kedatangan Mama mertuanya,jadi bak gayung bersambut,Via pun ingin menceritakan alasanya bersikap aneh pada Reza dan kesemua orang mumpung tidak sedang ada dirumah,kalau di rumah kan pasti terekam cctv.

__ADS_1


"Baik Ma aku tau Mama ingin membicarakan apa kepadaku,dan aku juga sejujurnya sudah tidak tahan menahan semua ini,aku sedih dipandang buruk oleh semuanya."


Ucapan Via semakin membuat semua orang bingung.


"Sebelumnya aku mohon maaf atas perubahan sikap burukku terhadap Mas Reza yang membuat kalian jadi gelisah,kesal dan kecewa.Aku mohon maaf,semua itu bukan aku yang sebenarnya.Memang ada kesalahpahaman diantara kami tapi semua itu sebenarnya sudah selesai tadi malam tapi aku sengaja mendramatisirnya menjadi alasan aku untuk mengerjai Mas Reza,sebenarnya ini terlihat sangat jahat tapi aku ingin melakukan ini sebagia kejutan untuk ulang tahun Mas Reza."


Mendengar penjelasan Via semau orang menjadi lega,terharu sekaligus senang dan sangat antusias untuk bisa ikut berpartisipasi dalam rangka memberi kejutan untuk ulang tahun Reza.


Akhirnya mereka berdiskusi dan membagi tugas untuk acara kejutan ulang tahun Reza.


Tempat sudah dipilih di sebuah Villa di daerah Puncak Bogor dan semua sudah di siapkan oleh Roni beserta timnya.Tinggal bagaiaman acting Via dan orang-orang terdekat Reza yang membuat drama kejutan ini memaksa Reza terjerumus didalamnya sebagai korban.


"Za bangunlah,ini sudah waktunya makan malam.Jangan manja Za,hidupmu harus tetap berjalan meskipun masalah terus datang!"


Triak Mama di telinga Reza yang sedang ingin berhibernasi,tapi nyatanya dia manusia tidak akan bisa berhibernasi.


"Ih,,,Mama brisik Ma,,,"

__ADS_1


Sahut Reza yang tetap memejamkan matanya tapi otaknya terus berpikir tentang istrinya dan isi dalam hatinya membuncah dipenuhi rasa rindu pada bidadari surganya.


"Sayang,,,istriku,,,bidadari surgaku,,,aku ingin makan sekarang!"


Celoteh konyol Reza membuat Mama sedikit geli melihat tingkah anak lelakinya itu.


"Kamu mau makan atau cuma mau triak-triak memanggil Via yang jelas-jelas tidak akan mungkin kesini untuk menemuimu apalagi menyiapkan makanan untukmu!"


Kata-kata mama membuat reza tambah galau.


"Mama mending keluar aja deh daripada disini malah bikin aku tambah kesel.Punya anak bukanya ditolongin kok malah seolah-olah lagi pada nyukurin aku sih!"


Reza mengusir Mamanya karena tidak tahan dengan perkataan Mamanya.


Mama sengaja meledek Reza supaya Reza semakin merasa sendiri tak ada yang membelanya.


*"Maafkan Mama nak harus sedikit menyiksamu,hihihi*"

__ADS_1


Batin Mama.


bersambung,,.


__ADS_2