MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
84.Reza vs Sharleen.


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan pukul 09.00 malam.Reza,Via dan Sharleen kembali kekamar.


"Papa kok malah tiduran ya bukanya kekamar mandi gosok gigi,ambil air wudhu sholat dulu malah pegang HP sih!"


Mulai deh mulut cerewet Via beraksi.Tentu saja Reza langsung bangkit dan meletakan ponselnya di sofa lalu bergegas kekamar mandi dengan mengajak Sharleen.


"Ayo sayang kita gosok gigi dulu."


Ajak Reza dan Sharleen langsung mengikuti Reza kekamar mandi.Sedangkan Via merapihkan tempat tidurnya.Setelah selesai merapihkan tempat tidur Via menyusul kekamar mandi.Setelah melakukan rutinitas bersih-bersih mereka melaksanakan sholat isya berjamaah.


"Sekarang waktunya kita bobok!"


Seru Via mengajak Sharleen naik keatas ranjang dan tiduran.


"Alin mau bobok sebelah mana?,tengah,pinggir kanan apa kiri?"


Tanya Via.


"Tengah."


Jawab Sharleen singkat.


"Kok tengah si sayang,Papa saja ya yang ditengah ya?"


Reza menawar karena Reza merasa keberatan tidak bisa berdekatan dengan istrinya.


"Ih,,,Papa,kalau aku dipinggir nanti aku jatuh!"

__ADS_1


Jawab Sharleen yang kesal dengan Papanya.


"Papa juga takut jatuh sayang."


Reza masih terus berusah merayu Sharleen.


"Ihh,,,Papa.Tante,Papa tidak mau mengalah Tante!"


Ucap Sharleen sembari bergelayut manja pada Via meminta pembelaan.Via memeluk gadis kecil ini dengan penuh kasih sayang.Via hanya tersenyum-senyum melihat anak dan Papa sedang berebut.


"Kalau Papa tidak mau mengalah,Alin boboknya dipelukan Tante dan kita bobok disofa saja ok."


Pembelaan untuk Sharleen sekaligus ancaman untuk Reza.


"Apa!jangan jangan jangan,kalian tega meninggalkan Papa bobok sendirian?"


Seketika Reza protes merasa keberatan dengan keputusan Via.


Ujar Via melirik sinis kearah Reza sambil mengusap-usap punggung Sharleen yang sedang memeluknya.


"Iya,,,iya,,Papa yang salah.Papa minta maaf ya Alinku sayang?"


Ucap Reza memohon maaf pada putrinya sambil mengelus kepala Sharleen.


"Papa dimaafkan kan sayang?"


Tanya Reza memelas.

__ADS_1


Sharleen langsung balik badan dan memeluk Papanya.


"Nah gitu dong,anak Papa yang paling cantik.Makasih ya sudah memaafkan Papa."


Ucap Reza dengan meciumi rambut Sharleen dan Sharleen pun menganggukan kepalanya.


Dan mereka sudah bersiap akan merebahkan tubuhnya.Tiba-tiba Reza masih mengajukan tawaran lagi.


"Alin yang bobok ditengah,Tante aja ya?"


Bujuk Reza pada Alin.


Alin melirik kesal kearah Papanya.Melihat reaksi Sharleen membuat Via jadi kasihan dengan anak kecil itu digodain terus sama Papanya.


"Papa,"


Ucap Via sambil melotot usil kearah Reza.


"Iya,,iya,,iya,,Papa nyerah Alin yang bobok ditengah!"


Akhirnya Reza harus menyerah.


"Ya sudah ayo kita bobok!.Baca do'a dimulai."


Ujar Reza yang salting karena dipandangi dengan tatapan jail oleh kedua wanita kesayangan itu.Dan mereka pun membaca do'a bersama.


"Hufffttt,,,kalah lagi."

__ADS_1


Gumam Reza sambil menjatuhkan kepalanya di bantal.Kemudian meraih remot yang ada dinakas dekat tempat tidurnya.Dan memencet beberap tombol,seketika lampu utama padam tersisa lampu tidur saja.Memang cukup canggih fasislitas rumahnya segalanya tinggal pencet remot beres.Bahkan pintu saja bisa terkunci sendiri hanya dengan memencet tombol remot.Tapi meski rumah itu sudah didesign sedemikian canggihnya hanya menggunakan remot bahkan semua pintu tidak lagi menggunakan kunci manual semua menggunakan card,tetap saja Via adalah Via lebih suka yang sederhana segalanya ingin dikerjakan secara manual terkecuali urgent,baru Via mau menggunakanya.


bersambung,,.


__ADS_2