MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
62.Hukuman untuk Reza.


__ADS_3

Pukul 04.00 sebelum adzan subuh berkumandang Via sudah membuka matanya.Via tidak langsung beranjak karena ia masih dalam pelukan suaminya.Via memandangi dan membelai wajah polos Reza yang tertidur pulas seraya bergumam;


"Sayang,,,sejujurnya aku paling tidak kuasa saat melihatmu kecewa,sedih dan marah padaku.Aku sangat sedih sayang saat membuatmu menjadi seperti ini,aku merasa aku belum menjadi istri yang baik untukmu.Aku harap semalam kita bisa sama-sama introspeksi diri atas kesalahan kita masing-masing dan aku masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya.Aku tidak kuat jika berlama-lama marahan dengan mu sayang,"


Ternyata saat Via membelai-belai Reza dan berbicara sendiri,Reza sadar dari tidurnya tapi Reza pura-pura tetap tertidur,karena Reza ingin mendengar perkataan Via.


Saat Via menenggelamkan kepalanya kedalam dada Reza,Reza langsung mendekapnya erat dan berkata;


"Memangnya kamu pikir aku kuat apa berlama-lama marahan dengan mu?"


Seketika Via terkejut dan juga tersenyum bahagia mendengar ungkapan hati Reza.Ternyata Reza juga tidak kuat marahan denganya.


Lalu Reza melepas dekapanya dan memegang wajah Via dengan satu tanganya.Saat ini mereka sudah bertatap muka dan beradu pandangan.


"Sayang,,,aku mohon maafkanlah kesalahan dan kebodohanku ini.Aku mohon maafkanlah suamimu yang tidak sempurna ini,berilah aku kesempatan untuk memperbaikinya.Aku sadar disini aku yang bersalah,kamu boleh menghukumku apapun,asal jangan pernah tinggalkan aku sendiri!."


Ucap Reza dengan penuh rasa penyesalan dan mata yang berkaca-kaca karena dalam otaknya selalu terbayang kejadian semalam saat ia marah pada Via.


Mendengar penyesalan Reza membuat Via merasa lega dan bahagia lalu Via membelai wajah Reza dan berkata.


"Maafkan aku juga sayang,aku tidak akan mengulanginya lagi,karena aku sangat takut dan sedih saat dirimu marah padaku,ketahuilah sayang,aku sangat mencintaimu jadi jangan pernah berpikir aku berselingkuh dengan orang lain karena itu sangat menyakitkan untuk ku."


Sahut Via mengungkapkan isi hatinya.


Akhirnya mereka berbaikan dan berpelukan.


Reza berniat ingin menceritakan tentang Marisa dan Sharleen.


"Ee,,,sayang,soal Marisa da,,,"


Belum selesai berkata jari telunjuk Via sudah mendarat di bibir Reza hingga membuat Reza menghentikan bicaranya.


"Aku sudah mengetahui semua tentang Marisa dan putrimu."


Ujar Via santai sembari menarik jari telunjuknya yang tadi menempel di bibir Reza.


"Tapi dia bukan putriku,emmm,,,maksudnya bukan putri kandungku!."


Seru Reza memperjelas pernyataanya.


"Iya aku sudah tau semua cerita hubungan tentang kalian bertiga.Maaf ya sayang waktu itu aku tidak sengaja membuka ponselmu dan aku melihat chatmu dengan Marisa.Setelah itu,aku mencoba menyelidiknya sendiri dan aku terpaksa menanyakanya pada mas Roni dan kak Novi,mereka menceritakanya dari A sampai Z.dan aku meminta mereka untuk tidak mengatakanya padamu jika aku sudah mengetahuinya,karena aku yakin suatu saat nanti pasti kamu akan mengatakanya padaku."


Jelas Via.


"Sayang maaf ya aku sudah menyembunyikanya darimu,tapi memang semua orang belum ada yang mengetahuinya tentang semua ini termasuk keluargaku.Aku masih bingung harus memulai darimana jika harus mengatakanya.Aku takut ada penolakan terhadap Sharleen,jujur saja aku sangat menyayangi anak itu seperti anak ku sendiri,aku tidak ingin mengecewakan dan menyakiti gadis kecilku."


Ungkap Reza sambil membayangkan betapa lucu,cantik dan menggemaskanya putri angkatnya itu.


"Tapi sayang,menurutku alangkah lebih baik jika dari sekarang kamu mulai memikirkan bagaimana caranya memberitahukan kebenaran ini pada keluargamu sebelum terjadi kesalahapahaman lagi."


Ujar Via menyampaikan pemikiranya.


"Iya sayang,benar katamu aku harus segera mengungkapkan semua ini.Terimakasih sayang atas pengertianmu."


Ungkap Reza.


"Jadi sekarang kita sudah baikan kan sayang?"

__ADS_1


Tanya Reza dengan kekonyolanya.


"Memang kamu masih ingin berlama-lama marahan dengan ku ya?"


Balas via.


"Tentu tidak mana mungkin aku kuat menjalaninya!."


Sahut Reza sambil melirik istrinya.


"Tapi aku ingin memberimu hukuman."


Reza terkejut dengan ucapan Via,ternyata Via tidak main-main ingin memberinya hukuman setelah tadi Reza sendiri yang memperbolehkan Via untuk menghukumnya.


"Apa?"


Triak Reza.


"Kenapa kaget?bukankah tadi ada yang bilang padaku kalau siap menerima hukuman apapun dariku ya?"


Via semakin menakuti Reza.


Muka Reza berubah jadi pucat ia membayangkan yang tidak-tidak soal hukuman yang akan ia terima.


"Jangan yang aneh-aneh dan yang berat-berat ya sayang,aku tidak akan kuat menjalaninya!."


Pinta Reza memohon keringanan hukuman kepada Via.


"Tidak aneh dan tidak berat kok,aku hanya ingin kamu tidak menemuiku selama satu minggu."


"Apa!,tidak berjumpa dengan mu selama satu minggu?jangankan satu minggu satu hari saja aku sudah rindu.Itu terlalu berat sayang,aku tidak mampu melakukanya.Yang lebih ringan dong sayang,,,please!"


Reza teryata merengek sepertu anak kecil yang sedang dihukum oleh orang tuanya.


"Ya sudah dua minggu!."


Via semakin memberatkan hukumanya.


"No,,no,,no,,no,,no,,no,,pokoknya aku tidak mau!"


Reza menolaknya mentah-mentah.


"Ya sudah aku yang pergi selama satu bulan!"


Seru Via mengancam Reza sambil melirik sinis kearah Reza.


Mendengar ancaman Via membuat Reza semakin takut.


"Jangan pernah beranjak pergi dari istanamu ini.Baiklah aku akan pindah kamar selama yang kamu mau,bagaimana ok?"


Reza masih berharap bisa bernegosiasi dengan istrinya.


"Sama saja bohong kalau masih satu atap berati masih banyak kemungkinan untuk berjumpa!"


Jawab Via semakin kecut.


"Ok,aku keluar rumah!.Aku akan tinggal di Apartemen kita atau mungkin tinggal dirumah mama."

__ADS_1


Akhirnya Reza menyerah.


"Nah gitu dong dari tadi kek."


Via sangat senang dengan kekalahan Reza.


Kali ini Via bisa mengerjai sekaligus menghukum.


"Kalau di rumah mama,nanati pasti mama akan bertanya macam-macam soal rumah tangga kita,terus aku jawab apa dong?"


Reza mulai bingung.


"Jawab jujurlah,katanya kamu tidak suka dengan kebohongan,jadi belajarlah selalu jujur!"


Skak mat untuk Reza.


Reza tak bisa berkata apa-apa lagi.


"Ok,tapi makananku kirim ya?"


Reza kembali memohon untuk dikirimi makanan.


"Pokoknya satu minggu aku tanpa dirimu dan dirimu tanpa aku dalam bentuk apapun termasuk makanan,pakaian,dan juga telepon,video call,chat dll.Pokoknya tidak ada komunikasi tidak ada pertemuan tidak ada pelayanan!.titik!"


Kali ini ultimatum keras keluar dari mulut Via.Reza hanya bisa pasrah terima nasib.


"Membayangkanya saja aku tidak mampu apalagi menjalaninya huffftt!"


Gerutu Reza sambil menangkupkan kedua tanganya di kepalanya.


"Belajar tanpa aku supaya kamu sadar apa arti kata rindu yang sesungguhnya!."


Terdengar bijak kata-kata Via,tapi menusuk hingga ketulang rusuk Reza.


"Terus mulai kapan?"


Tanya Reza.


"Hari ini!."


Jawab Via singkat.


Lalu bangun dari tidurnya dan hendak kekamar mandi tapi di tahan tanganya oleh Reza.


"Morning kiss,"


Rengek Reza sembari memonyongkan bibirnya dan memasang muka melas.


Via terlihat cuek lalu tetap bergegas meninggalakn ranjangnya.


Reza menggelengkan kepalanya tidak percaya istrinya tega melakukan semua ini padanya.Tapi Reza juga berpikir bahwa ia harus menebudls kesalahnya dengan bayaran yg sangat mahal.


"Ngeri,morning kiss saja sudah tidak di beri.Kuat-kuat reza!"


Gumam Reza lalu membuntuti Via kekamar mandi namun di kunci dari dalam oleh vlVia.Reza tidak berani protes lagi karena takut ditambah lagi hukumanya jadi ia memilih menunggu Via hingga selesai.


bersambung,,.

__ADS_1


__ADS_2