
Setelah Reza menyelesaikan makan siangnya,bagian pantry yang sudah dipanggil segera membereskanya.Sedangkan Reza dan Via segera melaksanakan sholat berjamaah di ruang istirahat Reza.Setelah selesai sholat Via berpamitan pada Reza hendak pulang.
"Sayang,,,aku pulang duluan ya."
Ucap Via sambil memeluk Reza.
"Pulang lah,,,istirahatlah dan tunggu aku pulang.ok!"
Jawab Reza dengan merapihkan rambut panjang Via dan membelai-belai wajah Via.Lalu Reza mencium kening dan bibir Via.
"Terimakasih sayang aku menunggumu di rumah."
Lalu Reza berjongkok dan mengelus-elus perut Via dan mencium perut Via seraya berkata;
"Sayang,,,anak papa jaga mama kamu ya,jangan nakal sama mama,nanti malam kalau papa sudah pulang kita akan bermain ok."
Via tersenyum bahagia melihat tingkah konyol Reza jika mengobrol dengan calon anaknya.
"Papa pulangnya jangan terlalu malam ya pa,nanti aku keburu sudah bobok,kalau aku sudah bobok kita tidak jadi main deh,"
Balas Via dengan canda dan mengedipkan salah satu matanya kearah Reza,memperaktekan seolah-olah adalah anaknya yg sedang berbicara.Lalu Reza tertawa dan memeluk Via kemudian mengantarkan Via sampai keluar pintu ruang kerjanya.
Setelah sampai didepan gedung perusahaan pak Mun sudah menunggunya disana dan segera membukakan pintu mobilnya lalu mereka meninggalkan area perusahaan Reza menuju Apartemen.
Sesampainya di Apartemen,Via segera masuk kekamar dan beristirahat karena ia merasa sangat lelah dan mual.
__ADS_1
----------------------------------------
Setelah ia merebahkan tubuhnya selama 3jam,Via bangun dengan wajah yang cukup segar tapi masih bermalas-malasan sambil menatap langit-langit ruangan kamarnya Via terus berpikir dan bergumam dalam hatinya;
*"YA ALLAH,,,apa ini memang jalan yang benar,jalan yang ENGKAU kehendaki YA ALLAH.Alhamdulillah hamba sangat bersyukur atas apa yang sudah ENGKAU berikan pada hamba,tapi terkadang dalam lubuk hati hamba yang terdalam,hamba merasa sangat bersalah atas perceraian mas Reza dengan istri pertamanya,terlepas kesalahan fatal yang Bela lakukan kepada mas Reza.Dan mengapa YA ALLAH aku merasa kehadiranku sebagai istri kedua mas Reza menjadi awal mula hancurnya rumah tangga mas Reza dengan Bela,akan tetapi memang Bela patut mendapatkan semua itu karena dia benar-benar jahat terhadap mas Reza.Padahal mas Reza sangat mencintainya mengapa dia membalas cintanya dengan penghianatan.Astagfirullohaladzim,,,,semoga hamba tidak termasuk golongan istri yang demikian YA ALLAH,,,aamiin."*
Sejenak Via memalingkan pandanganya kearah dinding disana sudah tertempel foto Reza yang berukuran besar didinding kamarnya.
"Lho,,,lho,,,kok ada foto dia sebesar itu sih disini?sejak kapan dia memajang foto dengan ukuran sebesar itu?untuk apa coba?kok aku baru menyadarinya ya?maksudnya apa coba?aneh? "
Gumam Via yg merasa aneh dengan pemajangan foto Reza.
"Mas Reza mas Reza ponselku kamu sadap,cctv kamu pasang dimana-mana,saat keluar pasti ditemani bibi dan pak Mun,sekarang saat kamu tidak ada dikamarmu pun kamu menugaskan fotomu untuk mematai-matai aku juga!,haduh,,,ini sih sudah terlalu.Meskipun kamu sangat menyayangiku dan mengkhawatirkan aku,tapi ini sungguh-sungguh to much.Aku ini istri atau tahanan sih?"
Gumam Via sambil menepok jidatnya sendiri.
Setelah dibuka betapa terkejutnya saat Via melihat inbox yg masuk adalah dari Ilham.
"Vi bukalah inbox dariku ini."
"Ini sangat penting Vi."
"Kamu pasti tau dan bisa merasakan kalau aku masih sangat mencintaimu Vi,"
"Dan aku tau kamu juga pasti masih merasakan hal yg sama padaku."
__ADS_1
"Makanya kamu tidak bahagia kan dengan rumah tanggamu kan Vi?"
"Kembalilah padaku Vi,kita lanjutkan cerita cinta kita yg belum selesai."
"Aku mohonπππ."
"Mungkin ini cara ALLAH menyatukan kita lagi Vi,"
"Percayalah kita akan bahagia jika bersama."
Membaca isi chat di inboxnya membuat hati Via kasihan pada Ilham.Bukan apa-apa,sejatinya Ilham adalah lelaki baik-baik tapi mengapa dia masih terjebak pada cinta masalalunya.
"Kasihan sekaligus mengerikan dengan sikapmu mas Ilham,disaat aku sudah jauh meninggalkan masalalu kita mengapa kamu malah gagal move on mas.Aku takut rasa penasaranmu akan membuatmu semakin sakit dan aku menjadi tidak enak hati karena secara tidak langsung sudah membuatmu kembali kemasalalu.YA ALLAH,,,kembalikan mas Ilham kedunia nyatanya jangan teruskan memasuki dunia halusinasi yang akan menambah rasa sakitnya.Jujur aku kasihan melihat dia yang gagal dalam berumah tangga malah sekarang harus gagal move on dengan kisah cintanya dengan ku YA ALLAH."
Via masih tidak percaya Ilham sejauh itu mengejarnya.Via ingin membalas inbox itu tapi Via takut Reza salah paham tapi Via juga tidak bisa membiarkan Ilham terus menerus mengejarnya.Akhirnya Via memberanikan diri untuk membalasnya meskipun ia tahu apapun yang ia lakukan di ponselnya akan diketahui oleh suaminya.
"Assalamualaikum,,,maaf mas Ilham sebelumnya aku mohon sudah cukup dirimu mengejarku sampai disini saja,karena itu percuma.Usahamu akan sia-sia dan kamu akan semakin merasa sakit nantinya saat kamu mengetahui aku sudah bahagia bersama suamiku.Aku harap kamu paham dengan kata-kataku.Pulanglah cari kehidupan barumu dan berbahagialah,aku mendoakanmu."
Balas Via lewat chat inboxnya yang langsung di baca oleh Ilham dan tentu saja Reza pun tau aktifitas istrinya itu.Tapi Reza marasa ini masih dalam batas aman,jadi Reza mengabaikanya dan segera menyelesaiakn pekerjaanya dikantor.
Sedangkan Ilham yang tidak merasa puas dengan jawaban Via,ia masih terus berusaha mengirim chat kepada Via,tapi sayang Via enggan membukanya malah langsung menghapusnya tanpa membacanya.Ilham tetap dengan keyakinan hatinya ingin terus memperjuangkan cintanya kepada Via.
"Baiklah Vi jika dulu aku menyerah,kali ini aku yang berjuang untukmu sampai kamu menjadi milik ku!."
Seru Ilham menyemangati dirinya sendiri.
__ADS_1
Diapartemenya Via segera mandi dan melaksanakan sholat ashar lalu ia keluar kamar menemui bi Saroh untuk mengobrol karena dari tadi pagi Via sudah meniggalkanya di Apartemen sendirian.
bersambung,,.