MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
25.Keputusan.


__ADS_3

Diluar kamar,Reza terus mengetuk pintu memohon supaya Via segera membuka pintu.Mendengar suara rintihan Reza yg tak henti-henti membuat Via merasa tak tega walaupun sejujurnya ia ingin sendiri.Via segera merapihkan dirinya dan menghapus air matanya,ia ingin terlihat biasa saja tak ingin menunjukan kekacauan yg ia alami kepada Reza.Meskipun semua itu tetap sia-sia karena Via terlihat sedih sekali matanya saja mulai membengkak karena menangis terus dan Reza juga sangat paham apa yg sedang via rasakan.


"Jeglek."


Suara pintu terbuka,langsung dipeluklah Via oleh Reza erat-erat sembari berbisik;


"Sayang maafkan aku,maafkan aku."


Reza terus merintih memohon maaf.Via mencoba melepaskan pelukan itu lalu menatap wajah Reza dalam dan memegang pipi Reza dengan tangan kanan sedang tangan kirinya mengenggam tangan kanan Reza lalu berkata;


"Tidak apa-apa mas,bukan kamu yg salah tapi aku.Iya aku,aku yg salah karena telah lancang mencintai suami orang."


Belum selesai berbicara Reza memotong kata-kata Via.Reza menempelkan jari telunjuknya dibibir manis Via.


"Tapi kamu juga istriku sayang,kamu punya hak yg sama dengan istriku yg lain."


Pungkas Reza berusaha meyakinkan Via bahwa Via itu tetap istri yg ia cintai.Via tersenyum dan mengusap pipi Reza.


"Tidak mas seharusnya aku sadar dan tau diri posisiku itu siapa?,harusnya sejak awal aku bisa menahan rasa cinta ini cukup untuk diriku saja sehingga tidak menyakiti perasaan Bela.


Dan aku mohon maaf mas atas sikap kasarku tadi,aku mohon maaf karena sudah bebicara dengan nada tinggi dihadapanmu,seharusnya aku tidak boleh melakukan itu,biar bagaimana pun kamu itu masih suamiku,aku mohon maaf."


Mendengar perkataan Via,Reza semakin merasa tak karuan,Reza hanya bisa menangis menatap wajah Via.


"Terimakasih mas kamu sudah membuatku hamil dengan begitu aku akan segera menuntaskan hutangku.Terimakasih untuk segala waktu,cinta dan kasih sayang yg kamu berikan padaku. Sekarang sudah saatnya kamu pulang kembali kepada Bela,perbaiki hubungan kalian dan nantilah kelahiran putramu dengan berbahagia.Setelah aku melahirkan putramu aku janji aku akan pergi dan tak akan pernah muncul dihadapan kalian lagi "


Lanjut Via berusaha mengakhiri hubungan perasaan antara dirinya dengan Reza.Tentu saja Reza tak terima akan hal itu,mana mungkin Reza sanggup melepaskan kebahagianya.


"Tidak sayang,apapun alasanya aku tidak akan pernah menceraikanmu sampai kapanpun!"


Jawab Reza dengan tegas.

__ADS_1


"Tidak apa-apa mas jika kamu tidak mau menceraikan aku,aku akan tetap pergi meningalkanmu meski statusku tetap istrimu.Semua itu sudah tidak penting bagiku sekalipun aku jadi jandamu memang siapa yg mau menikahiku,tidak akan ada juga yg mau menikahi wanita hina ini mas,lalu apa pentingnya sebuah status,mau janda atau masih istri orang tetap saja tidak ada pengaruhnya.Lagipula selain tidak ada yg mau denganku aku akan berpikir seribu kali jika harus menikah lagi!"


Balas Via dengan tegas.Mendengar perkataan itu Reza semakin yakin ingin segera mengurus perceraianya dengan Bela yg masih di urus oleh pengacaranya.


"Baiklah,,,akan aku akhiri semua ini demi cinta kita!"


Ucap Reza dengan penuh keyakinan lalu mencium kening Via dan segera pergi meninggalkanya.Via masih bingung dengan maksud kata-kata terakhir Reza.Via terdiam selepas kepergian Reza,ia terus menerka-nerka apa maksud dari perkataan Reza.


---------------------------------------


Dirumah besar Bela datang dengan senyum bahagian di wajahnya.Tentu saja membuat seisi rumah yg sedang makan malam menjadi geli melihat tingkah aneh Bela.


"Dasar orang sinting,masih bisa dia tersenyum padahal sebentar lagi mimpi indanya akan segera berakhir!"


Pungkas Feby adik perempuan pertama Reza sambil melirik Rasty.


"Biarkan saja dia menikmati senyuman terakhirya,aku yakin setelah ini dia tidak akan lagi bisa tersenyum seperti ini."


Papa dan mama mencoba tatap santai dan menahan kesabaranya melihat kelakuan Bela.


Lalu Bela mendekati meja makan dan berkata;


"Hai semua,sedang makan malam ya?"


bela menyapa seluruh anggota keluarga dan disambut senyum sinis dari mereka semua.lalu Bela duduk dikursi biasa tempat ia duduk ketika makan.


"Pa,,ma,,,ada kabar baik untuk kalian,terutama papa,"


Mendengar celoteh Bela,semua orang sedikit ingin tahu kabar bahagia apa yg dibawa bela padahal Bela seharusnya membawa kabar buruk mengenai dirinya dan tentu menjadi kabar bahagia untuk keluarga Reza.


"Papa dan mama akan segera memiliki cucu."

__ADS_1


Ungkap Bela dengan senyum sumringah berharap mama dan papa mertuanya akan segera memeluknya tapi sayang papa dan mama hanya tersenyum sinis.


"Mama papa tidak percaya?"


tanya bela.


"entu saja tidak,kan kamu tidak bisa hamil kak?"Sahut Rasty dengan sinis.


"Ya bukan aku yg hamil tapi Via,dan anak itu sesuai perjanjian akan menjadi anak ku dan mas Reza."


Mama papa Reza seketika bahagia dan tersenyum mendengar berita kehamilan Via.


"Alhamdulillah,,,akhirnya Reza punya anak dan aku punya cucu."


Celetuk papa Reza dengan gembira dan terlihat mama Reza mengusap bahu suaminya dan tersenyum bahagia.Begitupun kedua adik Reza.


"Alhamdulillah,akhirnya kak Reza jadi papa."


Ujar kedua adik Reza bebarengan.


mMelihat ekspresi seisi rumah sibuk dengan kebahagianya sendiri dan tak ada yg memperhatikanya,Bela berseru;


"Memang tidak ada yg mau kasih aku ucapan dan pelukan selamat gitu?M"


Seisi rumah langsung terbelalak terkejut dan akhirnya memandang Bela secara bersamaan dan tertawa sinis.


"Ada apa dengan kalian?aneh.Memang bukan aku yg hamil tapi ini semua berkat ide ku!"


Gumam Bela yg tak digubris oleh semua orang yg ada disitu.lalu bela ikut makan karena merasa lapar dari semalam ia tak makan-makan.ia terlihat sangat lahap,hahaha,,,mungkin ini akan menjadi makan mlaam terlahap dan terakhirnya dirumah ini.


bersambung,,.

__ADS_1


__ADS_2