MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
51.Perdebatan sesaat.


__ADS_3

Didalam mobil Reza memutuskan untuk membawa Via ke Rumah Sakit.Tapi dalam perjalanan ke Rumah Sakit Via perlahan sadar dari pingsanya.Reza merasa senang akhirnya Via sadar,tapi ia juga merasa sangat bersalah sudah membuat Via pingsan.


"Sayang,,,maafkan sikap ku tadi yang telah membuatmu jadi seperti ini,aku mohon pahami posisiku,aku tidak terima jika ada lelaki lain tiba-tiba datang memelukmu seenaknya saja aku sangat cemburu sayang!."


Jelas Reza yang meminta maaf dan juga menyampaikan tentang perasaanya sambil membelai-belai wajah Via lalu memberi via minum air mineral.Setelah minum Via langsung memeluk Reza.


"Maafkan aku juga sayang,sudah membuatmu marah,aku tidak tau dia datang dari mana tiba-tiba dia memelukku begitu saja."


Jawab lirih Via yang juga merasa bersalah karena sudah membuat Reza emosi.


"Bagaimana aku tidak marah,istri kesayanganku dipeluk oleh lelaki lain,jelas aku cemburu!."


Jelas Reza sambil memgingat adegan pelukan itu.


"Iya tapi kan aku juga tidak mau dipeluk dia makanya aku dorong dia mas."


Bantah Via membela dirinya dan melepaskan pelukanya.


"Iya aku tau kamu menolak pelukan itu tapi kan tetap saja lelaki itu sudah memyentuhmu dan aku tidak ikhlas."


Sahut Reza kesal.


"Lantas kamu jijik denganku karena aku sudah disentuh orang lain?"


Jawab Via yang mulai kesal.


"Bukan begitu sayang,mana mungkin aku jijik denganmu.Maksud aku,aku tidak terima dan aku ingin memberi pelajaran lelaki itu supaya jangan pernah menyentuhmu lagi apalagi memelukmu.Enak saja dia main peluk-peluk istriku,aku masih bisa memelukmu sepanjang kamu mau!."


Jelas Reza yg mulai menurunkan nada bicaranya.


"Tapi kan tidak harus main pukul-pukulan gitu sayang,kan bisa bicara baik-baik."


Ujar Via yang tidak suka melihat Reza adu jotos.Sejujurnya Via hanya tidak ingin Reza terluka karena Via juga tau kemampuan fighting Ilham,tapi Via juga tidak tau kalau Reza juga ahli silat.


"Ouh,,,jadi kamu belain lelaki itu,memang siapa sih lelaki itu? "


Reza mulai emosi lagi.


"Bukan begitu sayang,aku bukan membela lelaki itu tapi aku mengkhawatirkanmu,aku takut kamu kalah dan terluka."


Ucap Via sambil menenggelamkan kepalanya didada Reza.Tentu saja membuat Reza langsung tersenyum meleleh dengan ucapan Via dan sikap manja Via yang ternyata mengkhawatirkan dirinya.Lalu Reza mendekap tubuh Via yang sedang memeluknya manja.


"Terimakasih sayang kamu begitu mengkhawatirkan aku."

__ADS_1


Ungkap Reza lembut sambil mengusap-usap rambut panjang Via.


"Bukan aku meremehkan kekuatan dan kemampuanmu sayang tapi aku tau kemampuan dia dalam karate!."


Jelas Via.


"Tapi kamu juga belum tau kan sayang kalau sebenarnya aku juga ahli silat,aku sudah mempelajari silat sejak aku duduk dibangku SD sampai aku lulus SMA.Aku sudah khatam dunia persilatan,mungkin kalau dulu papa mengizinkan aku sudah menjadi atlet silat dan sekarang mungkin aku sudah memiliki padepokan silat."


Jelas Reza memberitahukan keahlianya pada Via.


"Ouh,,pantesan kamu percaya diri sekali saat berkelahi tadi."


Jawab Via yang merasa kaget baru tau kalau suami gagahnya ini juga ahli silat.


"Iyalah kurang perfect apa lagi coba aku ini?.Makanya kamu cukup setia saja padaku jangan pernah berpaling dari ku ok!."


Reza mulai konyol dengan kepedeanya.


"Iya,,,iya,,,suamiku ini pokonya luar biasa bisa segala-galanya,mana mungkin aku akan berpaling.Bisa bersamamu saja aku sudah merasa hidupku paling beruntung sayang."


Puji Via untuk Reza yang membuat Reza merasa berharga dimata Via dan Reza mencium pucuk kepala Via.


"Oh iya,memang siapa lelaki itu,sepertinya kalian saling mengenal?dan kamu paham sekali kalau dia ahli karate?."


"Ouh,,,dia,dia itu Ilham mantan pacar aku yang dulu meninggalkan aku menikah dengan orang lain pilihan orang tuanya,karena orang tuanya tidak setuju dengan hubungan kami.Kalau soal karate,kebetulan dulu kita adalah teman sekolah dan kita satu perguruan karate!."


Ujar Via dengan santai menjelaskan singkat tentang dirinya dengan Ilham.Reza lumayan terkejut dengan penjelasan Via,ia tak menyangka lelaki itu mantan pacar Via dan Reza juga terkejut kalau Via juga pernah belajar karate.


"Wow,,,mantan pacar?dan kalian satu perguruan karete?berarti kamu juga bisa karate dong sayang?"


Pungkas Reza yang masih terkejut.


"Iya semua itu benar adanya,memang kenapa?.Kamu tidak percaya aku bisa karate? mau mencobanya denganku?."


Jawab Via sembari menantang Reza.


Reza terkejut dengan pengakuan Via.


"Ih,,,apa-apaan masa aku melawan istriku sendiri.Sehebat-hebatnya aku pasti aku akan kalah lah,mana mungkin aku bisa melukai kulit mulus bidadari surgaku."


Jawab Reza keberatan dengan tantangan Via.


"Tidak apa-apa sayang tes ilmu aja."

__ADS_1


Goda Via semakin menantang Reza.


"No,,,kita adu fightnya di atas ranjang saja.Pokoknya hanya disitu arena kita beradu titik!."


Ultimatum konyolnya Reza keluar sebagai senjata ampuh membungkam Via.Lalu Via mencubit-cubit gemas manja pinggang Reza,membuat Reza merasa kegelian dan mebalas menggelitiki Via hingga Viapun ketawa-ketawa kegelian.


Mereka asik bercanda sendiri seolah tidak ada orang padahal pak Mun yang sedang menyetir mobil sedari tadi menjadi penonton drama mereka.Untung pak Mun sudah kebal melihat sepasang suami istri ini,jadi pak Mun hanya tersenyum-senyum dan menggelengkan kepalanya melihat adegan romantis yang dimainkan oleh majikanya.Tak terasa mobil sudah sampai didepan perusahaan Reza,tentu saja semenjak melihat keduanya asik berdebat,mengobrol,bercanda,bermesraan ala mereka berdua pak Mun yang tadinya diperintahkan ke Rumah Sakit,memutuskan memutar balik arah mobilnya dan menuju kantor Reza tanpa ada yg menyuruh.Karena pak Mun berpikir(siapa yg mau dipriksa kalau orangnya saja sudah waras,yang ada nanti malah aku yang dipriksa Dokter karena sudah sering ketawa-ketawa sendiri,senyum-senyum sendiri semenjak dua orang ini bersama membuat orang-orang yang melihatnya seperti terkena gejala penyakit gila karena baper melihat mereka,,,hahahahaha).


"Lho,,,kok kita sudah sampai disini ya?perasaan tadi aku menyuruh pak Mun ke Rumah Sakit!."


Ujar Reza dengan kekonyolanya.


"Memang siapa yang mau di priksa mas Reza,aku?."


Jawab pak Mun membalas kekonyolan Reza dan mereka bertiga tertawa bersama mendengar jawaban pak Mun.


"Alhamdulillah ternyata pak Mun masih sehat sayang!."


Ujar Reza yg merasa pak Mun jadi ikut-ikut bapar tapi masih waras masih bisa mikir sendiri harus melakukan apa meski tidak diperintah.


"Terimakasih ya pak Mun ter the best."


Ungkap Reza kepada pak Mun dan dibalas dengan senyuman oleh pak Mun.Lalu menghentikan mobilnya didepan kantor.Lalu Reza melihat jam ditanganya sebelum turun dan ternyata sudah waktunya makan siang.


"Sayang temani aku makan siang dulu ya sebentar saja,setelah itu kamu boleh pulang."


Pinta Reza kepada Via sembari mengambil bekal di bangku belakang yang tadi sudah disiapkan oleh ibu Via waktu pagi sebelum berangkat ke Bandara.


"Baiklah."


Jawab via dengan tersenyum manis.


"Pak Mun istirahatlah dulu dan jangan lupa makan siang ya,aku temani mas Reza makan siang dulu ok!."


Perintah Via.


"Ok!."


Jawab singkat pak Mun dengan tersenyum.Lalu Security perusahan segera membantu membukakan pintu mobil dan membantu membawa tas kerja Reza dan bekal makan siang Reza.Lalu Reza dan Via keluar mobil dan Via dengan cekatan merapihkan jas Reza.Sedangkan pak Mun memarkirkan mobilnya.Setelah rapih Reza segera menggandeng tangan Via memasuki kantornya berjalan menuju ruang kerjanya.Karena jam makan siang,banyak pegawai yang akan beristirahat.tentu saja banyak para pegawainya yang menyaksikan kehadiran Reza dan Via apalagi setelah konferensi pers,banyak pegawainya yang semakin baper


melihat kebersamaan sepasang suami istri ini yang terlihat romantis dan mesra setiap saat.Padahal bagi mereka berdua biasa saja,entah mengapa setiap orang yang melihat mereka menjadi baper dan merasa mereka pasangan paling romantis.Via dan Reza tersenyum dan menyapa para pegawainya sepanjang berjalan menuju ruang kerja Reza.


bersambung,,.

__ADS_1


__ADS_2