MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
41.Rencana busuk Bela (part 3).


__ADS_3

Ditempat lain tepatnya dirumah Roni,ia yg sedang siap-siap untuk pergi kekantor ikut geram dengan ulah Bela yg berani mengambil keputusan beresiko karena berani menantang Reza.


"Sayang bagaimana dengan Via jika melihat ini?dia kan belum tau soal ini?Reza juga masih diluar negeri kan?"


Tanya Novi kepada suaminya karena merasa ikut cemas dengan keadaan Via.


"Tenang saja sayang,Via sekarang sedang bersama keluarganya jadi masih aman,dan bi Saroh pasti akan hubungi aku jika terjadi sesuatu pada Via."


Jawab Roni menenangkan Novi.nLNovi cukup lega mendengarnya.


"Alhamdulillah kalau begitu."


Ujar Novi sembari menarik nafas lega.


"Kamu tidak berniat menghubungi Reza mas,untuk memberitahukan berita ini padanya?"


Novi kembali bertanya pada Roni.


"Pasti dia juga sudah tau,sudahlah tenang saja biarkan ular kepala dua itu sedang memainkan drama konyolnya.Sampai saat ini kita masih berada jauh di atas dia dan aku yakin semua bukti-bukti yg kita miliki akan membungkamnya bahkan menjebloskan dia kepenjara!"

__ADS_1


Ungkap Roni dengan tegas dan menyunggingkan senyum jahat dibibirnya.


"Hahahaha,,,wanita itu benar-benar sudah gila ya!"


Merasa geli mengingat video Bela membuat pernyataan.


"Berarti tinggal bagaimana Reza menjelaskan kepada Via supaya tidak terjadi kesalahpahaman ya mas?,semoga saja ujian ini bisa terlewati dengan baik dan semakin menguatkan cinta mereka berdua."


Ujar Novi dengan segala harapanya.


"Doakan saja sayang,semoga sahabat kita mampu melewati ujian dalam rumah tangganya dengan tabah dan kuat."


"Iya mas kita juga harus bantu semampu kita karena kita dulu pernah gagal membantu Reza terlepas dari jeratan Bela,aku berharap kali ini kita tidak mengulang kegagalan yg sama!"


Pungkas Novi mengingat kembali usaha mereka yg gagal menolong Reza hingga akhirnya Reza tenggelam dalam lubang perangkap Bela.


"Bismillah kita bisa!"


Seru Roni dengan segala keyakinanya.disambut senyum dari Novi.

__ADS_1


"Ya sudah aku berangkat dulu ya sayang."


Pamit Roni sembari meraih tangan Novi yg sudah meminta tangan Roni untuk menyalaminya dan mencium punggung telapak tangan Roni.Setelah itu dibalas dengan kecupan hangat di kening Novi dan Roni segera memasuki mobilnya lalu mereka saling manatap dan tersenyum kemudian melambaikan tangan hingga mobil Roni menajuhi rumah dan menghilang ketika pagar rumah telah ditutup oleh Security yg berjaga.


----------------------------------------


Dikamar sebuah Hotel di Singapura,Reza sudah melihat berita itu.Reza sangat kesal dan geram dengan langkah yg diambil Bela karena tidak mendengar peringatan yg sudah ia berikan waktu itu.Ia ingin segera kembali ke Jakarta tapi waktunya masih sekita 2 atau 3 hari lagi.Reza tidak peduli dengan pernyataan Bela di media,ia hanya khwatir dengan keadaan Via dan calon anaknya.Reza terus berusaha menenangkan hati dan pikiranya karena sebentar lagi ia akan memulai meeting dengan rekan bisnisnya.Ia tak ingin moodnya yg sedang tidak bagus akan mempengaruhi jalanya meeting kali ini.Bagaimanapun jika pekerjaanya disini segera selesai ia akan segera kembali ke Indonesia dan menjelaskan semuanya kepada Via.


"Sayang,,,maafkan aku karena sampai detik ini belum menjelaskanya padamu.Aku tidak bermaksud membohongi dan melukai hatimu,tetapi aku hanya ingin kamu tau disaat waktu yg tepat bukan saat ini.Tapi wanita kurang ajar itu sungguh terlalu tidak tau di kasih hati masih saja tidak mendengar peringatanku,dia meruska semuanya!."


Teriak Reza didalam kamar Hotel itu sendirian.


"Awas saja kamu Bela,aku sudah berikan kesempatan baik padamu tapi kamu tidak mempergunakanya dengan baik.Baiklah Bela,kali ini tidak akan aku lepaskan lagi,kau akan tamat dipenjara!."


Lanjut Reza meluapkan emosinya.


Lalu Reza mengingat apa yg sering dilakukan Via saat ingin menenangkan hati dan pikiranya dan Reza mencoba mengikutinya berharap bisa mendapat ketenangan,perlahan Reza mulai memejamkan matanya dan beristighfar terus dalam hatinya hingga ia tenang dan bisa segera keluar kamar Hotel dan memulai pekerjaanya.Setelah kurang lebih 15menit berlalu,benar saja Reza mulai mendapat ketenangan dan ia segera keluar kamar dengan keyakinan dan percaya diri sambil meneruskan kegiatan beristigfar dalam hati sembari berjalan meuju lobby Hotel dan kemudian menuju tempat meeting.Alhamdulillah pekerjaanya selama ini selalu lancar dan sesuai harapan bahkan terasa ringan dan mudah bebas hambatan.Serta bertambah banyak dan berlipat-lipat pundi-pundi keuangan yg Reza dapatkan dari hasil kerjanya semenjak Via menjadi istri keduanya.


Reza terus mengucap syukur atas apa yg ia dapatkan saat ini,sungguh diluar dugaan Reza.Setelah banyak kehilangan karena ditipu Bela tapi ALLAH menggantinya dengan yg lebih banyak lagi.Bukan hanya sekedar uang tapi yg lebih mebuat Reza semakin bersyukur adalah kebahagian yg ALLAH kirimkan lewat Via.Maka dari itu Reza sangat mencintai dan menyayangi Via,karena bagi Reza selain kelebihan-kelebihan Via yg lainya,Via adalah sumber kebahagianya dan ketenanganya.

__ADS_1


bersambung,,.


__ADS_2