MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
73.Sikap bijak Via.


__ADS_3

Reza masih tenggelam dalam lamunanya.


Saat ini di pikiranya hanya ada Sharleen dan Marisa.Tiba-tiba Via datang menghampirinya namun Reza tak menyadarinya.


"Sayang,,,"


Panggil Via namun melihat ekspresi wajah Reza yang sedang bengong membuat Via tak melanjutkan panggilanya.


Via mendekati Reza.


"Sayang,,,"


Reza tetap tak bergeming.


Baru kali ini Via mendapati suaminya melamun sedalam ini.Apa kiranya yang sedang suaminya pikirkan hingga tak peka akan kehadiran istrinya.Via memberanikan diri menyentuh pundak suaminya.


"Sayang,,,"


Seketika Reza terkejut akan kehadiran Via.


"Hhh,,,"


Mata Reza terbelalak melihat Via sudah ada didepanya.


"Maaf sayang aku tadi sedang tidak fokus sampai tidak tahu kedatanganmu."


Reza terlihat sedikit gugup.


"Ada apa?"


Tanya Via menatap tajam suaminya.


Sebenarnya Reza tidak ingin memberitahukan kabar ini kepada Via.


Tapi Reza juga sudah berjanji pada dirinya sendiri tak ingin lagi ada kebohongan apappun dalam rumah tangganya.Akhirnya Reza terpaksa bercerita.

__ADS_1


"Marisa kecelakaan sayang,"


Ucap Reza sedih.


"Apa Marisa,bagaimana dengan Putrimu?"


Via kaget mendengar berita itu dan menghawatirkan Sharleen,bagaiamanapun juga Sharleen adalah anak Reza,meski bukan anak kandungnya dan tentu Sharleen juga sama,seperti anak Via.


"Sharleen baik-baik saja tapi Marisa kritis."


Jelas Reza.


"Lalu mengapa kamu masih berdiam disini,apa kamu tidak ingin segera melihat dan memastikan keadaanya?"


Ujar Via yang tidak ingin menjadi alasan Reza untuk tidak segera menemui Marisa dan Sharleen.Sejujurnya Via tidak pernah bermasalah dengan hubungan Reza dengan Marisa dan Sharleen.Bahkan Via sesungguhnya ingin sekali segera dipertemukan dan dikenalkan dengan Marisa dan Sharleen.Via juga ingin sekali dekat dengan putri Reza,bagaimanapun juga Via berpikir jika Sharleen adalah anak Reza berarti juga anaknya.Tapi entah mengapa Reza seperti membatasi atau sengaja menjauhkan mereka dari keluarganya.Padahal lambat laun Sharleen akan tumbuh dewasa,ia akan banyak bertanya tentang dirinya dan keluarga papanya.Mungkin itu yang masih menjadi pertimbangan Reza sehingga Reza belum juga memperkenalkan Sharleen secara resmi pada keluarganya.


"Iya nanti setelah sarapan,bagaimana dengan mu?"


Jawab Reza sekaligus menanyakan tentang perasaan Via.


Reza tidak ingin kesalahapahaman terus bergulir.


Via cukup bingung dengan maksud pertanyaan Reza.


"Bukankah aku tidak pernah mempermasalahkan tentang hal ini?"


Jelas Via.


"Iya aku tau itu,tapi ada yang belum kamu ketahui tentang Marisa."


Reza berusaha menjelaskan mengapa sampai detik ini dia belum juga memperkenalkan Marisa dan Sharleen kepada keluarganya.


"Apa?"


Tanya Via dengan antusias.

__ADS_1


"Entah sejak kapan aku juga tidak tau,ternyata diam-diam Marisa mencintaiku dan dia berharap lebih padaku.Dan itu yang membuat ku akhir-akhir ini jarang menemuinya karena aku risih,meski dia tidak menunjukan sikap berlebihanya padaku,tapi aku merasa tidak nyaman jika berjumpa denganya setelah dia menyatakan cintanya padaku."


Akhirnya Reza menjelaskan masalahnya dengan Marisa.


"Siapa yang bisa melarang rasa cinta?tidak ada sayang.Bahkan sipemilik hati saja tidak bisa menolak perasaanya jika cinta itu sudah mulai tumbuh,tapi orang yang dicintai punya hak untuk menerima,membalas bahkan menolaknya.Tinggal kamu memilih sikap yang mana?.Tapi sekalipun kita menolaknya bukan berarti kita harus membenci atau menjauhi orang yang mencintai kita,apalagi jika mereka tidak menunjukan sikap yang berlebihan.Kecuali sikap mereka menjadi berlebihan,kita wajib menghindar demi hal-hal yang tidak diinginkan akan terjadi."


Jelas Via tentang pemahaman cinta pada Reza.Reza sangat terharu mendengarnya,Via begitu bijak dalam menyikapi hal ini.


"Sayang kamu tidak cemburu?"


Tanya Reza.


"Aku akan cemburu jika suamiku memang sudah melewati batasanya."


Jawab Via jelas,padat dan singkat.


"Terimaksih sayang atas kepercayaan yang telah kamu berikan padaku,aku berjanji tidak akan pernah mengecewakanmu."


Ungkap dan janji Reza dengan perasaan lega.


"Jagalah kepercayaan itu dengan kejujuranmu."


Sahut Via.


"Pergilah,temui Putrimu dan Marisa.Mereka pasti sangat membutuhkan dirimu."


Ucap Via membebaskan suaminya pergi dengan keikhlasan dan kelegaan.


Reza langsung memeluk tubuh istrinya.


"Terimakasih sayang."


Ucap Reza.


"Ya sudah ayo kita sarapan,nasi gorengmu sudah siap."

__ADS_1


Lalu mereka bergegas meninggalkan balkon menuju ruang makan.


bersambung,,,.


__ADS_2