MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
79.Mengenal lebih dekat lagi.


__ADS_3

Setelah cukup lama memeluk Via,akhirnya Sharleen melepaskan pelukan Via kemudian memandangi wajah Via dan berkata;


"Tante Via tidak jahat kan sama Alin?"


Celetuk Sharleen dengan kepolosanya.


Sejenak Via dan Reza saling menatap.


Kemudian Rezapun ikut berjongkok di sebelah Sharleen dan merangkul pundak Sharleen.


"Sayang,,,coba lihat baik-baik wajah Tante Via!"


Perintah Reza dan dilakukan oleh Sharleen.


"Alin kan anak pintar,Alin tau kan tokoh Nenek sihir yang jahat itu?"


Sharleen pun mengangguk mendengar pertanyaan Papanya.


"Seperti apa Nenek sihir yang jahat itu?"


Tanya Reza pada Sharleen.


"Jelek,serem dan jahat."


Jawab Sharleen menjabarkan tentnag Nenek sihir.


"Nah,sama atau tidak dengan Tante Via?"


Reza mencoba menguji nalar Sharleen.


"Bedalah Pa,Tante Via cantik tidak seram seperti Nenek sihir."


Jawab Sharleen dengan percaya diri.


"Jadi?"


Lanjut Papa.

__ADS_1


"Tante Via tidak jahat seperti Nenek sihir."


Jawab Sharleen lantang.


Seketika Via yang tadinya tegang menjadi tersenyum bahagia mendengar jawaban Sharleen.Reza pun senang melihat anaknya yang cerdas.


Kemudian Reza memeluk kedua wanita kesayanganya ini.


Setelah berpelukan mereka hendak masuk kekamar,namun Via cukup sulit untuk bangun dari jongkoknya karena kehamilanya sudan memasuki usia 7 bulan dan perutnya sudah membesar.Rezapun membantu memapah Via untuk bangun dari jongkok.Saat melihat perut Via yang besar rasa keingintahuan Sharleen semakin menguat.


"Tante,apa didalam perut Tante ada adik bayinya?"


Tanya Sharleen.


"Uya sayang,,,Tante via sedang hamil dan didalam perut Tante ada adik bayinya.Dan adik bayi ini adalah adik Alin."


Jelas Via sambil mengusap-usap perutnya.


"Adik ku?"


Alin masih bingung.


Ujar Via.


Dan Alin seketika membayangkan punya adik kemudian bermain bersama sungguh menyenangkan.Kemudian dengan reflek Alin ikut mengusap-usap perut Via.Via tersenyum melihat reaksi Sharleen.


"Hai,,,adik bayi aku Alin kakakmu,baik-baik ya jangan nakal didalam perut Tante Via,jangan membuat Tante Via sakit dan menangis nanti kalau kamu sudah lahir kita main bareng ok!"


Tak disangka Sharleen mengajak bayi yang ada diperut Via berkomunikasi sambil mengelus-elus perut Via dan sungguh anugrah bayinya bergerak-gerak seolah bayi itu merespon ucapan kakanya membuat mereka bertiga tertawa bahagia bersama.


"Wah,,,adik bayinya bergerak-gerak Tante!"


Seru Sharleen terkejut senang melihat perut Via yang seperti bergerak-gerak sendiri.


"Ahhh,,,iya,rupanya adik bayi suka berjumpa dengan kak Alin ya."


Ucap Via sambil mengusap pucuk kepala Sharleen.

__ADS_1


"Alin boleh cium adik bayinya Tante?"


Sharleen meminta ijin untuk mencium perut Via.


"Tentu boleh sayang dia kan adiknya Alin."


Jawab Via dengan senang.


Kemudian Sharleen menempelkan pipinya diperut Via dan seolah dibalas oleh bayi itu dengan bergerak tepat di pipi Sharleen.Sharleen sangat menikmati pengalaman baru ini.


"Tante,adik bayinya kapan lahirnya?"


Semakin penasaran akan kehadiran adik bayinya.


"Sekitar 2 bulan lagi."


Jawab Via.


"Nanti kalau sudah lahir aku boleh menggendongnya?"


Tanya Sharleen.


"Tentu boleh dong,kan Alin kakak


nya jadi kak Alin yang akan membantu Tante mengurus adik bayi,bagaimana mau kan kakak Alin?"


Ujar Via menawarkan sesuatu yang diinginkan Alin.Tentu anak itu sangat senang karena diijinkan ikut mengurus adik bayi karena selama ini kan Alin hanya sibuk bermain boneka.


"Hore,,,,"


Ungkap Sharleen sambil bertepuk tangan.


"Terimakasih Tante."


Ucap Alin lalu mencium pipi Via.


Via sangat terkejut dan bahagia atas perlakuan Alin padanya.

__ADS_1


Reza pun bahagia melihatnya,ternyata Alin dan Via bisa secepat ini akrabnya.


bersambung,,.


__ADS_2