
Pukul 03.30 pagi Reza sudah bangun dari tidurnya.Ia merasa tubuhnya lebih nyaman setelah semalaman dipijat oleh Via.Reza terus memandangi wajah istrinya dan tersenyum-senyum sendiri.Reza membelai-belai wajah polos Via,membuat Via menjadi bangun dan Via cukup bingung melihat Reza yg sudah bangun.
"Sayang,,,kok sudah bangun?ada apa,apa kamu sedang tidak sehat?"
Tanya Via sedikit khawatir karena Reza hanya diam memandanginya dan tersenyum,tetapi Reza tidak berbicara apapun.Lalu Via memeriksa kening Reza tapi suhu tubuhnya normal.
Lalu Reza memegang tangan Via dan mengarahkanya kejuniornya yg sudah menegang karena rindu berat sudah satu minggu libur.
Melihat tingkah Reza membuat Via menjadi geli dan spontan menarik tanganya yg kaget tiba-tiba menyentuh junior Reza yg sudah menegang.
"Ihh."
Teriak Via kaget dan meledek.
"Kok gitu sih,seperti tidak biasa saja?.Biasanya juga kamu suka bermain-main denganya.Kenapa?kamu sudah tidak mau bermain denganya lagi?memang kamu tidak merindukanya?."
Reza protes dengan sikap Via yg terlihat seperti jijik.
"Tidak mau ah,,,aku ngeri denganya!"
Jawab Via dengan santai dan cuek.
"Kok ngeri memang dia hantu?"
reza mulai terpancing emosinya padahal via hanya menggodanya saja.
"Habis dia kalau main denganku meninggalkan jejak."
Jawab Via dengan pasang wajah pura-pura takut sambil tersenyum.
"Ya iyalah berarti dia hebat!"
Reza merasa kejantananya diakui.
"Main yuk."
Ajak Reza yg sudah mengunci kaki Via dengan menduduki paha Via supaya tidak kabur.Via sedikit pura-pura memberontak dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Tidak mau ah,tidak mau,,,pokoknya aku tidak mau!"
Seru Via sambil meronta-ronta.
__ADS_1
"Apa,kamu tidak mau?beneran sudah tidak mau melayani aku lagi?"
Tanya Reza sedikit kesal dengan tingkah aneh Via yg menolaknya,biasanya Via tidak pernah menolak malah kadang-kadang Via yg menawarkan dirinya.
"Sayang,,,kamu masih marah ya sama aku karena masalah Bela?.Kan aku sudah minta maaf padamu sayang,maafkan aku dong,,,"
Ujar Reza yg berpikir Via menolaknya karena masih ngambek.
"Tidak,aku tidak marah."
Sahut Via.
"Lalu mengapa menolakku?.Biasanya kamu tidak pernah menolak aku malahan biasanya kamu duluan yg mengajak aku?"
Ungkap Reza dengan lirih dan memelas karena merasa sedih Via mulai berubah sikapnya.
Melihat wajah kecewa Reza membuat Via tak tega dan merasa bersalah karena sudah menggodanya.Tapi Via cukup senang karena kali ini Reza berhasil Via usili.
"Siapa yg menolakmu?"
Ucap Via dengan pasang muka tak bersalah karena sudah membuat Reza baper dengan keusilanya.
"Kalau bukan menolak,lalu apa ini namanya?"
"Ngeprank,,,wekkkkk!."
Jawab Via singkat sambil tertawa dan menjulurkan lidahnya lalu menutup wajahnya dengan kedua tanganya.
Mendengar perkataan Via,Reza langsung tersenyum bahagia tapi ia merasa kali ini ia kecolongan karena berhasil diusilin oleh Via.
"Ouhh,,,gitu ya sekarang mainya prank ya,awas kamu ya,nanti aku balik prank,sudah pintar rupanya istriku ini usilin suaminya ya,,,hemmm,,hemm,,."
Reza semakin gemas dengan tingkah Via dan mencubit manja pinggang Via.
"Kan suamiku yg ngajarin usil,wekkk."
Sahut Via sambil membuka mukanya meledek Reza lalu kembalil menutup mukanya.
Reza benar-benar dibuat semakin greget dengan sikap Via,lalu Reza menggelitiki seluruh tubuh Via hingga membuat Via tak kuat menahanya dan membuka tangan yg menutupi
mukanya dan mencoba menghalangi tangan Reza yg terus menggelitikinya.
__ADS_1
"Ampun mas,,,ampun,,,ampun,,,"
Rintih Via yg sudah mulai ngos-ngosan tapi tertawa-tawa karena geli dikelitikin oleh Reza.Melihat istrinya yg sudah mulai kelelahan membuat Reza menghentikan gelitikanya.
Lalu menarik tangan Via hingga Via terduduk.
"Terimkasih sayang,kamu selalu saja bisa membuatku tersenyum dan bahagia dengan caramu sendiri."
Ucap Reza sambil menatap wajah manis Via dan merapihlan rambut panjang Via yg berantakan karena dirinya.
"Sama-sama sayang,maafkan aku yg hanya bisa memberikan sedikit hiburan receh seperti ini untukmu."
Ujar Via membelai dada Reza.
"Tapi bagiku ini mahal sayang,tidak bisa dihargai dengan uang karena hanya orang yg memiliki hati yg tulus yg bisa melakukan ini."
Balas Reza lalu memaluk Via dengan erat.
"Jadi apa tidak?"
Bisik Via ditelinga Reza.
"Memang kamu masih mau sayang?"
Tanya Reza yg madih berharap Via mau melayaninya.
"Memang kamu pikir aku tidak merindukanmu?"
Jawab Via manja.
"Kamu tidak lelah?"
Reza memastikan kondisi Via fit karena ia tidak ingin melakukanya disaat Via sedang lelah dan sedang tidak menginginkanya karena Reza tidak mau berpengaruh buruk pada kehamilan Via.
menggelengkan kepalanya dan berkata;
"Ayo!"
Lirih Via dengan manja.
Merasa Via sedang dalam kondisi aman terkendali Reza segera memulai rutinitas intimnya bersama istrinya dan menuntaskan segala kerinduanya yg sudah menumpuk.
__ADS_1
bersambung,,.