MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
56.Menikmati kolak cinta.


__ADS_3

"Sayang,,,"


Reza terus memanggil-manggil manja istrinya.


"Iya sayang,sebentar lagi matang nih kolak pisangmu!"


Jawab Via penuh kelembutan sambil mengaduk-aduk kolak pisang yang sebentar lagi matang.


"Nah kan akhirnya selesai juga.hemmm,,,!"


Gumam Via sambil menghela nafas lega dan menghirup aroma kolak pisangnya.


Via segera menempatkan kolak pisang kedalam mangkuk lalu membawanya pada Reza.


"Aduh,,,sini-sini aku saja yang membawanya.Ini terlalu panas,bahaya untuk dirimu!."


Melihat istrinya membawa mangkuk berisi kolak super panas membuat Reza khawatir,lalu Reza segera mengambil alih mangkuk tersebut dan di taruhnya di meja.


Setelah menaruh ssmangkuk kolak di meja lalu Reza mengajak istrinya untuk duduk di sofa.


Kemudian Reza menunjukan layar laptopnya pada Via,ia menunjukan beberapa foto rumah yang sudah dikirimkan oleh Roni beberapa waktu yang lalu.Reza belum sempat menunjukan pada Via dan menanyakan pilihan Via.


"Sayang,,,lihatlah satu persatu lalu kamu pilih yang mana yang kamu suka?"


Tanya Reza semabri menunjukan satu persatu foto beberapa rumah.Via melihat satu persatu foto rumah itu lalu dia memandang lama satu foto rumah yang membuat hatinya yakin ini pilihanya yaitu model klasik mediterania,tapi dalam hati Via pun berkata;


*"Hemmm,,,ini bagus banget,aku suka model klasik seperti ini tapi pasti harganya mahal.Apa iya ini tidak berlebihan jika aku memilihnya?tapi kan mas Reza sendiri yang menyuruhku memilih sesuai keinginanku.Tapi aku takut mas Reza berpikir aku matre lagi karena memilih rumah semahal ini.aku,,,"*


Melihat istrinya menatap rumah tapi bengong membuat Reza yakin istrinya suka dengan rumah yang senang ia lihat tapi Via sedang melamun entah apa.


"Hey suruh milih,bukan suruh menghayal!."

__ADS_1


Via tersentak gelagapan karena kaget dengan suara Reza.


"Sepertinya kamu suka dengan rumah ini."


Reza menebak isi hati vlVia.


Via segera menghilangkan aura keinginanya terhadap rumah itu supaya Reza tidak sok tau.


"Tidak,itu terlalu besar untuk ku!."


Jawab Via pasif.


"Menurutku yang ini terlalu besar untuk kita sayang."


Tolak Via.


"Kan aku bilang aku maunya yang halamanya luas saja bukan rumahnya yang luas seperti lapangan bola ini."


"Tapi aku juga kan punya andil untuk memilih sayang,,,!"


"Ya sudah kalau begitu kamu saja yang pilih sayang."


"Baiklah,deal kita pilih yang ini saja,kamu suka halaman yang luas seperti kebon bapak sedangkan aku suka rumah yang besar sebab aku ingin kita punya anak yang banyak jadi rumahnya harus besar ok!."


Via pasrah tapi dalam hatinya juga sangat tenang karena rumah idamanya akhirnya menjadi pilihan Reza juga.Tapi Via terkejut dengan alasan Reza memilih rumah besar karena ingin mempunyai anak banyak.


"Hah,,,apa?anak banyak?"


Triak Via terkejut,karena menurut Via satu saja ngidamnya parah bagaiaman jika banyak.


"Iya,,,kenapa kamu keberatan?."

__ADS_1


Tanya balik Reza yang tidak mungkin dijawab dengan kata-kata yang mengecewakan.


"Tidak,,,emmm,,,aku hanya sedang berpikir saja kira-kira berapa anak ya?."


Lagi-lagi Via ambigu.


"Sebanyak-banyaknya!."


Sudah telak ultimatum yang keluar dari mulut Reza.Via hanya memberi isyarat "ok" dengan tanganya dan pasang wajah tersenyum bahagia dismabut senyum bahagia oleh reza.lalu reza menyendok kolak pisang dan memakanya.


"hemmm,,,"


Ungkap Reza sambil menikmati kolak pisang yang enak banget sesuai ekspektasinya.Via memandangi Reza yang asik menikmati kolak pisang sembari membatin;


*"YA ALLAH,,,betapa bahagianya melihat dia bahagia.Semoga engkau selalu memberikan kebahagian untuk suamiku dan jadikan aku istri yang selalu senantiasa membuat dia nyaman dan bahagia bersamaku YA ALLAH,,,termasuk impianya memiliki anak banyak.aamiin"*


"Sayang,,,aku?"


Ujar Via sambil memonyongkan bibirnya karena sedikit kesal kali ini Reza melupakanya.Reza menghabiskan semangkuk kolak pisangnya sendirian tanpa melirik istrinya boro-boro menyuapi istrinya seperti biasanya.Seketika Reza kaget sendiri setelah menyadari dengan apa yang terjadi pada semangkuk kolak yang ia habiskan tanpa membaginya dengan istri kesayanganya.


"Oh,,,maaf sayang."


Ungkap Reza merasa bersalah pada Via.via Masih pasang wajah kesal dan melas.


"Mau,,,"


Seru Via.


"Ok,,ok,,ok,,aku ambilkan lagi ya.Sabar,sabar aku juga masih mau nambah kok sayang tenang saja!"


Sahut Reza dan segera kedapur mengambil kolak lagi.Dengan segera Reza sudah kembali dengan semangkuk kolak lalu menyuapi Via dan tentunya dirinya juga hingga nambah lagi dan mereka berdua habis 5 mangkuk.

__ADS_1


bersambung,,.


__ADS_2