MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
35.Kedatangan keluarga Via.


__ADS_3

"Tok,,,tok,,tok,,,"


Terdengar suara ketukan pintu disaat Reza dan Via sedang bergurau.Kemudian Reza segera membukakan pintunya ternyata sopir pribadinya yg mengantarkan keluarga Via.Reza segera menyalami dan mencium punggung tangan mertuanya lalu segera mengajak masuk mereka semua sedangkan pak sopir segera keapartemen untun menjemput bi Saroh.


"Sayang,,,coba tebak siapa yg datang?"


Ujar Reza sembari menunjukan kejutanya.Via yg tadinya pasang wajah bengong dan bertanya-tanya(memang siapa yg datang?) seketika tersenyum bahagia sekali melihat kedatangan keluarganya.Ibu segera mendekati Via dan memeluknya erat,Via pun merespon sama karena Via juga merasa sangat rindu sekali kepada ibunya.Lalu bergantian dengan bapak dan kedua adiknya.Akhirnya mereka melepas rindu dan bercengkrama di ruang rawat itu.


"Untung mereka datang di waktu yg tepat."


Gumam Reza dengan lirih karena merasa malu dan nanggung jika ia dan Via sedang bercumbu tau-tau keluarga Via datang.Lalu Reza memesan makanan untuk keluarga Via lewat delivery order diponselnya.


Disofa Reza terlihat serius berbicara dengan kedua adik Via,apalagi kalau bukan bimbingan dan arahan Reza untuk kedua adik Via supaya setelah lulus kuliah bisa jadi pebisnis sukses seperti dirinya.Reza sangat mendukung sekali kedua adik Via,kebetulan Reza juga tidak memiliki adik laki-laki sehingga ia sangat antusias sekali membimbing dan mengarahakn serta membiayai adik-adik Via.Walaupun jarang bertemu tapi Reza diam-diam tanpa sepengetahuan Via ia sering menelpon kedua adik Via untuk mengontrol jarak jauh.Sebisa mungkin Reza selalu mengingaktan dan memberi semangat kepada adik-asik Via.Reza memang sangat menyayangi kedua adik Via yg penurut dan tentunya cerdas-cerdas makanya tidak salah jika Via dulu berjuang keras agar kedua sdiknya bisa tetap kuliah dengan harapan bisa menjadi orang yg sukses kelak.


Sedangakan Via asik bermanja-manja dengan ibu dan bapaknya.Disana ibu sedang menyuapi Via makan buah kiwi dan bapak memandangi wajah putrinya yg sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.

__ADS_1


Tak berselang lama bi Saroh datang bersamaan dengan pesanan makanan Reza kebetulan tadi berjumpa di depan pintu.


"Wah,,,makananya sudah datang kita makan dulu ya semuanya."


Ucap Reza mengajak semuanya untuk makan bersama.Bibi segera menyiapkan segala keperluanya setelah sebelumnya menyalami dan menyapa seluruh anggota keluarga Via yg sudah ia anggap seperti keluarga sendiri karena bi Saroh juga kan pernah ikut Via pulang waktu itu jadi bi Saroh cukup akrab dengan keluarga Via.Dan mereka makan bersama sedikit-sedikit Via pun menerima suapan dari Reza yg sengaja menyuapi Via disela-sela makanya.


"Nanti malam ibu sama bapak istirahat diapartemen saja ya bu,pak bersama bi Saroh biar aku dengan adik-adik saja yg disini besok Via sudah bisa pulang!."


Jelas Reza setelah mereka semua selesai makan.Ibu dan bapak hanya mengangguk mendengar penjelasan menantunya.Sedangkan Via senang mendengar bahwa besok ia boleh pulang.


Tanya Via memastikan bahwa Reza sungguhan dengan ucapanya.


"Iya sayang kamu besok akan pulang karena aku tidak bisa membiarkan dirimu di tempat ini tanpa aku.Selama aku pergi kamu boleh pulang tapi nanti kalau setelah aku pulang kamu masih seperti ini kita akan kembali lagi ketempat ini!"


Jawab Reza dengan tegas.

__ADS_1


Via senang tapi sedikit sedih jika nanti Reza pulang ia masih seperti ini,itu artinya ia akan kembali ketempat ini.Tapi ya sudahlah paling tidak untuk sementara Via bisa pulang dan menghabiskan waktunya bersama keluarganya diapartemen.


"Makasih ya sayang."


Ucap Via dan dibalas Reza dengan senyum dan memejamkan matanya sejenak lalu membukanya kembali.


"Bapak,ibu,nanti yg betah ya kalau diapartemen karena apartemen ku itu tidak seluas kebun bapak di kampung jadi bapak tidak akan menemui tanah,hanya kebun mungil di balkon kamar aku dan Via."


Ujar Reza supaya ibu dan bapak tidak kaget ketika masuk diapartemen.


"Tidak apa-apa nak,kami pasti betah di manapun asalkan kumpul sama anak-anak kami akan menikmati suasananya.Lagipula sekali-sekali yg diliat gedung jangan kambing sama rumput melulu."


Pungkas bapak dengan semangat dan sedikit bercanda,mereka pun tertawa bersama.Akhirnya tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 09.00 malam bapak,ibu dan bi Saroh segera berkemas dan pergi menuju apartemen sedangkan Reza asik meneruskan mengobrolnya dengan kedua adik Via sambil bermain catur dan Via mulai terlelap diranjangnya.


bersambung,,.

__ADS_1


__ADS_2