
Keesokan harinya keluarga Reza datang mengunjungi Apartemen.Disana dua keluarga ini saling berbincang mengenal satu sama lainya,membuat Via merasa sangat bahagia berada ditengah-tengah hangatnya obrolan kedua keluarganya.Dan Via jyga sempat video call Reza supaya Reza Juga bisa melihat pemandangan indah itu dan menambah spirit baru untuk Reza.
---------------------------------------
Ditempat lain Bela yg beberapa hari ini sudah mengintai secara diam-diam semua aktifitas Via dan Reza membuat Bela semakin tidak terima dan marah sekali.Akhirnya Bela mengambil keputusan yg sangat beresiko bagi dirinya,meski Bela sadar akan resikonya tapi hati dan pikiranya tetap ingin melakukanya sebagai balas dendam rasa sakitnya atas keputusan Reza yg menceraikanya tanpa memberinya apapun sepeserpun.Bela tak ingin melepaskan Reza begitu saja tanpa memberi tanda perpisahan yg menyakitkan juga.Sementara dimedia sudah tersiar kabar berita perceraian sang pengusaha sukses dengan seorang model sekaligus designer ternama yaitu dirinya dengan Reza, semakin menjadi peluang Bela untuk melancarkan niatnya untuk menyakiti Reza dan Via.
Muka penuh amarah terlihat jelas di wajah Bela yg sedang berdiri di balik jendela kaca sembari menatap kosong kearah luar dengan melipat kedua tanganya tepat di bawah dadanya dan salah satu tanganya menggenggam gelas yg berisi minuman beralkohol yg sudah habis ia tenggak.
"Prakkkk,,,!"
Terdengar cukup keras pecahan gelas yg sengaja Bela lempar sekuat tenaganya kearah lantai membuat pria yg ada didekatnya menjadi kaget.
"Hancur kau Reza seperti gelas ini.hahahaha,,,"
__ADS_1
Lalu pria yg bersamanya segera menopang tubuh Bela yg mulai tidak stabil karena Bela sudah menghabiskan beberapa botol minuman beralkohol.Pria itu segera mendudukan Bela di sebuah sofa.
"Sayang,,,sudah cukup kau harus bangkit sayang."
Ujar pria itu(ya dia adalah pacar gelap Bela selama ini).
"Dia harus hancur sayang,harus!"
Sahut Bela.
---------------------------------------
Yeah,,,benar saja pagi-pagi buta berita itu sudah beredar di media televisi dan media tulis lainya.duaaarrrr,,,seketika pagi-pagi keluarga Reza yg sedang menonton televisi terkejut dengan langkah yg di ambil Bela.
__ADS_1
"Kurang ajar sekali anak itu,berani main api dengan keluargaku untuk kedua kalinya setelah diloloskan begitu saja bukanya berterimakasih malah membuat ulah.Rupanya bocah kecil ini sudah bosan hidup!."
Ucap papa Reza dengan wajah yg cukup kesal melihat Bela yg sedang berakting sok teraniaya di video wawancaranya.
"Sialan belum tau kau berhadapan dengan siapa.Kau sudah membangunkan singa yg sedang tidur,siap-siap saja kau untuk ditelan hidup-hidup."
Lanjut papa yg didampingi mamanya Reza.
"Papa segeralah bertindak,hentikan wanita tidak tau di untung itu sebelum dia semakin mempermalukan keluarga kita pa!."
Pinta mama dan papa menyunggingkan senyumanya.
"Biarkan saja anak bodoh itu berdrama sebelum Reza pulang.Aku tidak perlu mengotori tanganku untuk anak bodoh itu.Aku yakin Reza sanggup mengurusnya sendiri.Kita lihat saja ma drama murahan ini,hahahaha,,,"
__ADS_1
Mendengar perkataan suaminya mama Reza pun sangat paham dan mengerti maksud perkataan suaminya dan tersenyum.
bersambung,,.