
Selepas kepergian Reza,ia segera bertemu dengan Pengacaranya untuk memeriksa berkas-berkas perceraianya dengan Bela,kemudian Reza dan Pengacaranya menuju rumah besar.Saat semua orang sudah selesai dengan aktifitas makan malamnya,munculah Reza bersama pengacaranya.Wajah Reza yg terlihat lelah dan penuh amarah menatap tajam kearah Bela.
"Sudah makanya?"
Tanya Reza dingin.
"Sudah,baru saja selesai kamu mau makan?"
Jawab Bela dan menawarkan makan pada Reza.Lalu Reza mendekati meja makan dan menyodorkan berkas perceraianya kepada Bela dan dibacalah oleh Bela.Seketika Bela kaget dengan surat perceraian itu.
"Ini?"
Tanya Bela karena tidak percaya Reza tega melakukanya.
"Iya,aku ceraikan kamu!"
Jawab Reza dengan tegas.Bela semakin tak percaya ia menganggap Reza hanya bercanda padanya.
"Kamu sedang bercanda kan mas?"
Lanjut Bela.
__ADS_1
"Apa aku terlihat sedang bercanda?"
Balas Reza dengan ketus.
"Apa salahku?kita sebentar lagi akan punya anak kan?"
Bela berusaha meyakinkan dirinya sendiri kalau ini tidak benar.
"Hah,,,anak?"
Pungkas Reza sembari tersenyum jahat.
"Iya anak kita,kamu dengar kan tadi Via bilang apa?"
"Tentu aku ingat dan aku tau kalau istriku sedang hamil."
Jawab Reza dengan lantang dan ketus.Lalu ia mendekatkan wajahnya kehadapan wajah Bela.
"Karena itu anak ku dengan Via,bukan anakmu!"
Tegas Reza.Lalu menarik kembali tubuhnya menjauh dari wajah Bela.
__ADS_1
"Sudahlah Bela,kau tidak usah lagi berpura-pura padaku,karena aku sudah tau siapa dirimu sebenarnya.Kau adalah ular berkepala dua yg sudah aku pelihara dirumahku ini.Selama ini kamu sudah menaruh racun dalam hidupku,tapi sayang Bela racun itu tidak membunuhku tapi malah menguatkan aku.!"
Ujar Reza sambil melempar bukti-bukti perselingkuhanya dimeja dan di terima Bela.Betapa Bela terkejut melihar bukti-bukti itu,ia panik harus berbuat apalagi kali ini Reza tidak akan mungkin melepaskanya begitu saja.Dan yg tersisa hanyalah memohon maaf.Bela kemudian bersimpuh di kaki Reza dan memohon ampun.
"Aku,aku mohon maaf mas aku khilaf.Aku mohon beri aku kesempatan,jangan ceraikan aku mas aku mohon,akan akan ku perbaiki semuanya,aku mohon mas!."
Mendengar permohonan palsu Bela membuat Reza muak.
"Bukankah aku sudah bilang berhenti berpura-pura padaku lagi!."
Hardik Reza.Tapi Bela tetap bertahan berlutut memegang kaki Reza erat-erat berharap Reza akan mengampuninya.
"Bangun!"
Teriak Reza penuh emosi hingga membuat semua orang yg ada di rumah itu kaget mendengar teriakanya dan memaksa Bela untuk bangkit dari simpuhnya dan berdiri tepat dihadapan Reza dan gemetaran.Baru kali ini melihat Reza semarah ini.Lalu Reza memegang dagu Bela hingga memaksa Bela melihat amarah yg tergores dimata Reza.
"Lima tahun kau menipuku,kau menghianatiku,kau memanfaatkan aku demi lelaki itu,lelaki yg sudah merusakmu jauh sebelum kau menikah denganku.Dan betapa bodohnya aku,aku tetap menerimamu bahkan mencintaimu sedemikian rupa dengan segala kekuranganmu.Apa kurangnya aku padamu?semua yg kau inginkan aku berikan,semua yg kamu mau aku wujudkan,bahkan ide gilamu yg terobsesi ingin punya anakpun aku turuti perintahmu untuk menikahi Via.Aku pikir kau benar-benar tulus ingin punya anak,tapi sayang itu hanya kau lakukan sebagai senjatamu untuk menguasai hartaku.Padahal aku sudah sering bilang padamu,semua yg aku miliki adalah milikmu juga,seperti itu caraku mencintaimu.Tapi apa balasanmu padaku,kau tidak pernah mencintai aku sedikitpun,kau hanya mencintai uangku.Tapi aku bersyukur Bela,berkat ide gilamu,ALLAH telah mengirimkan aku seorang istri yg baik,yg tulus mencintaiku dan akan segera memberiku keturunan.Ya,,ALLAH itu maha adil Bel,disaat aku bertahun-tahun kau bodohi dan aku tetap tulus padamu,akhirnya ALLAH berikan aku bonus terindah dalam hidupku atas kesabaranku lewat ide busukmu itu.Lalu sekarang siapa yg kalah Bela?aku atau dirimu?haaaah?.Aku memang kehilangan banyak uang karena dirimu,tapi itu aku anggap sebagai rasa tanggung jawabku terhadap istriku dan aku tidak menyesali itu walaupun uangku kau pergunakan untuk menghidupi selingkuhanmu.Tapi itu kemarin Bel,sebelum aku tahu siapa dirimu.Dan jangan pernah bermimpi aku akan memberikanya lagi padamu,bahkan setelah perceraian kita sah,aku akan pastikan kau tidak akan mendapat apapun,sepeserpun dari diriku.Tapi jika kau ngotot menuntutnya dariku,akan aku pastikan kau membusuk di balik jeruji besi.Tinggal kau pilih Bela,kau pilih yg mana?.Segera kemasi barangmu dan tinggalkan rumahku ini,pergilah sejauh mungkin dan jangan pernah kembali muncul dihadapan ku,apalagi berusaha mengusik keluargaku dan hidupku,jika kau berani lakukan itu,aku pastikan kau akan menderita seumur hidupmu!.Ingat baik-baik ucapanku!!!"
Jelas Reza dan segera mendorong tubuh Bela yg dari tadi Reza cenkgkram dagunya hingga Bela jatuh terduduk di kursi.Lalu Reza melirik kearah Pengacaranya sebagai perintah bahwa ini giliran Pengacara meminta tanda tangan Bela di berkas-berkas yg ia bawa.Lalu Reza pergi meninggalkan rumah itu.Bela yg sedang bingung dengan segala kerumitan masalahnya mau tidak mau terpaksa menandatangani berkas-berkas perceraianya dengan sangat menyesal karena rencanaya bertahun-tahun harus hancur disaat mendekati keberhasilan.
Disudut lain kedua orang tua Reza dan kedua adik-adiknya menghela nafas lega dan bersyukur akhirnya Reza menceraikan Bela.
__ADS_1
bersambung,,.