MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
23.Keterpurukan Bela vs kehamilan Via.


__ADS_3

Dirumah besar seiring kepulangan Reza keapartemen,Bela mulai gundah gulana.Ia terus berpikir apa maksud perkataan Reza.Ia menerka-nerka bahwa Reza hanya ingin memberi kejutan kepadanya,tapi disisi lain ia juga takut dengan cara Reza berbicara dan menatapnya saat itu.Terbesit dipikiranya bahwa Reza mengetahui sesuatu tentang rahasianya selama ini ia pendam.Bela begitu terpuruk dalam kegalauan ia bingung,takut dan bergumam;


"Bagaimana ini jika mas Reza sudah tau,aku harus bilang apa,apa mungkin aku akan dimaafkan oleh mas Reza,terus bagaimana nasibku kedepan?.Aku memang tidak pernah mencintai mas Reza,tapi selama ini hanya dia yg bisa memenuhi segala keinginanku.Ouh TUHAN,,,kenapa rencana yg sudah aku bangun bertahun-tahun haruskah berakhir sebelum berhasil?.Aku tidak mau perjuanganku selama ini sia-sia,mengapa ENGKAU tidak memberiku anak?mengapa?ini tidak adil untuk ku?andai aku bisa melahirkan anak mas Reza tentu semua rencanaku akan berjalan dengan sempurna,meski aku harus bercerai darinya,posisiku akan kuat karena anakku.Jika aku diceraikan,lalu aku dapat apa?berapa yg ku peroleh?.Mengapa TUHAN aku hanya bisa mencintai lelaki miskin itu,sedangkan aku tidak pernah bisa mencintai mas Reza sedikitpun padahal mas Reza lah yg memberikan segala yg ku mau,mengapa harus aku yg mengalaminya?."


Bela sangat terlihat stres bahkan ia sampai minum alkohol begitu banyak hingga ia tak sadar sampai siang hari ia baru bangun dari tidurnya.Ia lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Ketika menuju kamar mandi ia melihat gambar dirinya yg kacau di cermin,ia menangis dan tertawa seperti orang gila,lalu ia berkata pada gambar dirinya sendiri.


"Ini belum berakhir Bela,ini belum berakhir,kau masih punya kesempatan,ya,,,masih punya kesempatan.Berpikirlah positif jika kata-kata Reza tadi malam itu hanya menggodamu.Bersihkan dirimu temui suamimu,memohonlah seperti biasa,lelaki itu tidak akan pernah menolakmu Bela."


Dengan percaya diri ia segera membersihkan tubuhnya lalu berdandan seseksi mungkin untuk menemui Reza dikantornya.Ia segera mengambil ponselnya lalu menghubungi Reza,tapi sayang Reza tak mengangkatnya dan Bela tak menghiraukanya,ia tetap berangkat menuju kantor Reza.Sesampainya di kantor Reza ia tak menemui Reza disana karena memang Reza sedang ada di rumah sakit bersama Via untuk cek kandungan.Lalu Bela segera menuju apartemen,disana ia hanya berjumpa dengan bi Saroh tapi Bela tak patah semangat ia hanya bersabar dan memutuskan menunggu Reza diapartemen.


----------------------------------------


Di Rumah Rakit Reza dan Via langsung mendaftar dan tak lama menunggu ia langsung masuk kedalam ruangan Dokter kandungan.Begitu masuk mereka langsung disapa oleh Dokter dan Suster disana.Setelah melalui prosedur ini dan itu,Via langsung dibaringkan di bed lalu Dokter segera memeriksa perut Via menggunakan alat USG dibantu Susternya.Sembari melihat monitor Dokter itu menjelaskan disambut oleh Reza dan Via dengan antusias,deg-degan,dan penuh harap;


"Ok,,,nah itu dia calon babynya.Selamat ya ibu. Pak Reza istri anda hamil."


Jelas Dokter sembari menunjukan calon bayinya.


Tentu saja Reza dan Via bahagia bukan main saat Dokter mengatakan dan menunjukan calon bayi di monitor yg belum begitu jelas bentuknya.Reza dan via hanya tersenyum bahagia dan meneteskan air mata bahagia terutama Reza yg bersiri disamping kepala Via sembari mengusap ubun-ubun Via dan berucap;


"Alhamdulillah YA ALLAH terimaksih atas kepercayaan-MU ini.Terimakasih istriku."


Kemudian mencium kening istrinya dan dibalas oleh Via dengan senyuman manis dan mengusap pipi Reza.


"Kandunganya sudah memasuki usia 8 minggu ya pak bu,sehat,bagus.Ok boleh turun sambil kita scan dulu hasil USGnya."

__ADS_1


Lanjut Dokter menjelaskan.Lalu Via merapihakn dirinya dibantu Reza dan Suster dan mereka kembali duduk di kursi dan Dokter segera menjelaskan lebih detailnya tentang kehamilan Via.


"Usia kandunganya sudah memasuki 8 minggu ya bu.karena ini kehamilan pertama jadi harus banyak-banyak tau tentang kehamilan baik dari bapak maupun ibu,sedikit akan saya jelaskan pokok-pokok pentingnya,ini trismester pertama ya,biasanya akan terjadi perubahan hormon dan biasanya akan mempengaruhi mood sang ibu jadi bapak harus sabar menghadapinya dan jangan kaget lagi setelah ini.Calon bayinya terlihat sehat dan bagus tapi harus tetap dijaga sebaik mungkin jangan banyak beraktifitas yg berat-berat,pola makan harus teratur,sehat dan bergizi.Terutama untuk perasaan dan pikiran ibunya,harus benar-benar dijaga biar bayinya juga bahagia dan berkembang dengan baik ketika orang tuanya juga bahagia.Yg penting harus rutin cek kaandungan supaya terpantau perkembangan bayinya.Bagaimana,,,apa ada lagi yg ingin ditanyakan?"


Ujar Dokter menjelaskan tentang kehamilan dan di tanggapi serius sekali oleh kedua orang ini, maklum ini pengalaman pertama jadi ada banyak kekhawatiran.


"Bagaimana dengan aktifitas **** kita Dok?".


Celetuk Reza yg dari tadi sudah ingin sekali menanyakanya.Tapi disambut Via dengan menginjak sepatu Reza,membuat Reza nyengir kesakitan.Melihat tingkah Reza dan via sang Dokter dan Suster tersenyum.


"Untuk aktifitas **** aman,jika sang ibu merasa nyaman dan sedang tidak merasa lelah.Tapi harus diingat ya,dikurangi gerakan yg kiranya membahayakan calon baby.Jika terlalu sering,misal dalam satu hari bisa lebih dari satu kali mungkin harus mulai dikurangi supaya ibunya tidak terlalu kecapekan takut mengganggu perkembangan calon bayinya.!"


Mendengar penjelasan Dokter,Via langsung nyeletuk.


Sembari melirik dan tersenyum usil kearah Reza.Reza hanya bisa pasrah sambil menarik nafas dalam dan menghembuskanya kasar.


"Ok lah."


Tutur Reza.


Dokter dan Suster tersenyum geli melihat tingkah mereka berdua.Setelah itu mereka berterimakasih lalu berpamitan dengan Dokter dan Suster lalu meninggalkan ruangan itu.Setelah keluar ruangan Reza merangkul erat Via lalu berjalan keluar lobby dan masuk mobil yg dikemudikan oleh supirnya yg sudah menunggu didepan.Detelah masuk,duduk dan mobilnya mulai melaju Reza terus mendekap istrinya dan mengusap-usap perut Via yg masih datar.


"Istriku terimakasih banyak kamu telah menyempurnakan aku sebagai seorang laki-laki akhirnya sebenta lagi aku jadi seorang ayah.Sayang anak papa,kamu baik-baik ya nak,didalam perut mama,jangan nakal sama mama ya nak."


Ucap Reza sambil mengajak berkomunikasi dengan anaknya yg masih ada di dalam perut Via.Via hanya bisa tersenyum bahagia dan tak henti-henti dalam hatinya terus mengucap syukur kepda ALLAH SWT.Akhirnya ia diberi kesempatan untuk mengandung anak Reza.

__ADS_1


"Sayang,,,sebelum pulang kita makan diluar dulu ya,kamu mau makan apa?"


Ujar Reza menanyakan apa yg ingin dimakan Via.


"Terserah mas Reza saja."


Jawab Via yg merasa tak ingin makan tapi takut dimarahi Reza.


"Bagaimana kalau kita makan nasi padang?tiba-tiba aku pengen nasi padang,bagaimana kamu mau atau tidak?"


Ungkap Reza memberi opsi.


"Iya mau."


Jawab Via singkat.


"Pak mun,kita ke rumah makan padang langganan mama ya."


Perintah Reza pada supirnya.


"Siap mas."


Sahut pak Mun dan segera melajukan mobilnya menuju rumah makan padang yg dimaksud Reza.Sesampainya disana,seperti biasa Via malas sekali makan dan seperti biasa juga Reza dengan telatenya menyuapi Via tanpa ada rasa malu ataupun canggung meski didepan umum.Mungkin sebagian orang melihat dengan kacamata dengki dan sirik akan terlihat berlebihan,manja,tidak tau malu dan menyusahkan suami.Tapi percayalah bagi yg melihatnya dengan kacamata cinta,ini terlihat sangat manis,romantis dan bikin baper.(sumpah author ngebayanginya saja jadi pengen diperlakukan begitu🤔🤔🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣).


bersambung,,.

__ADS_1


__ADS_2