MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
28.Suami siaga.


__ADS_3

Reza segera menuju dapur dan membuatkan oatmeal porridge dan susu hamil untuk Via.


"Mas Reza,bagaimana keadaan non Via hari ini?"


Tanya bi Saroh sembari bersih-bersih.


"Parah bi morning sicknya."


Jawab Reza sembari membuat susu dan oatmeal.


"Sabar mas,itu hal yg biasa di alami ibu hamil,semoga non Via sabar dan kuat menjalaninya.Yg penting mas Reza harus selalu kasih semangat non Via supaya dia tidak merasa sendiri dan bersedih."


Ujar bi Saroh menasehati Reza.


"Iya bi doakan kami selalu ya bi."


Lanjut Reza dan di balas oleh bibi dengan mengusap bahu Reza dan tersenyum.Kemudian Reza pun tersenyum dan membawa sarapan untuk Via kekamar.


"Taraaa,,,sarapanmu sudah siap."

__ADS_1


Ujar Reza menunjukan nampan yg berisi sarapan untuk Via dan disambut senyum manis oleh Via.Lalu Reza meletakkan nampan itu tadi di nakas dekat ranjangnya dan membantu Via duduk.Lalu Reza duduk di tepi ranjang dan menghadap Via dan ia segera memberi minum air putih terlebih dahulu kepada Via.Via sempat ingin menarik gelasnya,ingin minum sendiri tapi di tahan oleh Reza.


"Aku yg akan melakukanya."Jelas Reza.


"Aku bisa sendiri mas."


Ujar Via karena merasa tidak enak hati sudah merepotkan Reza dari subuh.Tapi ia juga tidak bisa menolak keinginan Reza yg ingin menyuapinya.


"Mas oatmealnya di campur saja dengan susunya karena aku merasa susu hamilnya rasanya jadi pedas mas jika diminum."


Reza kaget dengan penjelasan Via.


"Masa si sayang susunya pedas?"


"Biasa saja kok sayang tidak pedas,ouh,,,mungkin kamu tidak suka kali ya sama rasa dan merk yg ini,nanti aku ganti dengan merk yg baru dan aku ganti rasanya ya,sementara minum yg ini dulu ya sayang?"


Jelas Reza sambil mencampur oatmeal dengan susu hamilnya,memang sih terlihat jadi lebih encer tapi ya begitulah ibu hamil kadang-kadang ia menyukai hal-hal yg aneh.Lalu perlahan Reza mulai menyuapi Via dengan oatmeal yg dicampur susu dengan sangat telaten.Suap demi suap masuk kemulut Via sampai habis setengah mangkok.Dan Via merasa sudah mulai mual lagi,dan ia meminta Reza untuk menyudahi suapanya tentu di turuti saja oleh Reza.Meski Reza tak merasakan apa yg dirasa Via tapi dengan melihat reaksi wajah Via tentu Reza sangat paham, ini menyakitkan sekali untuk Via.Reza membersihkan mulut Via dengan tisu basah lalu memberinya minum dan mengusap-usap ubun-ubun Via dengan lembut.


"Mual lagi?"

__ADS_1


Tanya Reza menatap bola mata Via yg berkaca-kaca karena menahan mual.Dan Via mejawab pertanyaan Reza hanya dengan menganggukkan kepalanya.Lalu Via memberi isyarat kepada Reza minta diantarkan kekamar mandi karena ia merasa sudah tak tahan ingin muntah lagi.Namun Reza tidak mau,malah Reza menyiapkan baskom yg berukuran sedang yg ia bawa dari dapur tadi dan menyodorkanya tepat di depan dada Via.


"Jika ingin muntah,muntahlah disini.Kamu tidak usah bolak balik ke kamar mandi nanti kamu tambah lemas dan bergetar aku tidak kuat melihatnya."


Jelas Reza sambil memegangi baskom itu.Tapi Via terlihat tidak mau muntah disitu karena Via tak ingin terlihat menjijikan di depan Reza.


"Mas,,,?"


Via memohon supaya diantar kekamar mandi.Tapi Reza tetap tidak mau karena tak tega.


"Sayang,muntahlah disini nanti aku yg bersihkan,bukan aku tidak mau gendong kamu bolak balik kekamar mandi tapi aku tidak tega melihatmu semakin lemas dan bergetar.Kalau muntah disini kan kamu tetap duduk kamu tidak terlalu capek."


Via tak mungkin melawan perintah Reza,selain ia tak mau jadi istri yg membangkang ia juga memang merasa lemas sekali tubuhnya terasa tak bertulang.Akhinya Via kembali memuntahkan isi perutnya di baskom yg sudah disiapkan oleh Reza,sedangkan Reza membantu memijit-mijit tengkuk Via dan mengelap keringat dingin Via.


"Kita ke Rumah Sakit saja ya sayang,biar kamu diperiksa oleh Dokter."


Via hanya mengangguk disela-sela muntahnya.Setelah seisi perutnya keluar semua,Reza ssgera membersihkannya dan segera menyiapkan Via untuk dibawa ke Rumah Sakit dibantu dengan bibi yg terus memijat-mijat kaki Via yg terasa dingin.Setelah itu Reza segera mempobong Via menuju mobilnya dan di ikuti oleh bibi.Mereka langsung menuju Rumah Sakit.Sesampainya di rumah sakit Via langsung diperiksa dan ditangani oleh Dokter lalu dengan segala prosedurnya lau Via masuk kamar rawat,tentu saja Reza meminta kamar vvip supaya Via lebih nyaman dan tenang.


"Istriku sayang,,,kita nginep disini dulu ya supaya kondisi kamu segera pulih dan calon anak kita tetap sehat.Aku akan selalu menemanimu disini.ok!."

__ADS_1


Pungkas Reza menenangkan dan memberi semangat istrinya sembari menyatukan telapa tanganya dengan telapak tangan Via lalu mencium punggung tangan Via.


bersambung,,.


__ADS_2