
"sayang kita keruang tamu yuk,aku ingin menjelaskan semua ini kepada keluargamu sekalian aku ingin meminta maaf pada keluargamu."
Reza yg baru saja selesai membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaianya mengajak Via keluar kamar untuk menemui keluarganya.
"Ayo."
Sahut Via segera beranjak dari sofa lalu mengalungkan kedua tanganya di tangan kanan Reza.Kemudian mereka berjalan meninggalkan kamar dan menuju ruangan keluarga.Melihat sepasang suami istri ini sudah keluar kamar dengan tersenyum dan bergandengan membuat semua mata yg melihatnya tersenyum lega(berati tidak terjadi pertikaian hebat).Lalu mereka ikut bergabung disofa.Lalu Reza memulai pembicaraanya dan di dengarkan secara seksama oleh semua orang yg ada disitu.
"Emmm,,,ibu,bapak semuanya aku mohon maaf atas pemberitaan yg beredar di media pasti membuat kalian semua menjadi sedih,kecewa,marah bahkan malu,semua itu diluar kendaliku.Aku mohon maaf atas kejadian yg merugikan kita semua ini dan aku janji akan membersihkan nama baik Via.Aku mohon maaf atas kesalahpahaman yg terjadi antara aku dengan Via.Tadi aku sudah menjelaskan semuanya padanya dan aku sudah memohon maaf pada Via.Alhamdulillah putri ibu dan bapak bisa memahami dan memaafkan aku,meski aku tau dalam hatinya kecewa dan marah padaku,tapi dia sungguh luar biasa baik,dia lebih memilih bersikap dewasa untuk mendengarkan penjelasanku dibanding meluapkan emosinya.Terimakasih bapak ibu sudah mendidik Via hingga menjadi pribadi yg sungguh luar biasa baiknya.Semua ini berkat kasih sayang dan didikan ibu dan bapak terhadap Via.Maafkan aku ya semuanya sudah membuat hari-hari kalian selama disini menjadi seperti di penjara karena masalah ini kalian tidak bisa kemana-mana."
Ungkap Reza.
"Soal aku dengan Bela,kami memang benar akan segera bercerai,tapi semua itu bukan karena kehadiran Via,tetapi memang Bela yg sudah menghianati pernikahan kita,dan kesalahanya terlalu fatal hingga aku tidak mungkin meneruskan pernikahanku denganya.Perkataanya di televisi semua itu adalah kebohonganya untuk mendapat simpati dari orang banyak,tapi besok aku akan selesaikan semuanya."
Lanjut Reza.
__ADS_1
Mendengar penjelasan Reza semua orang bernafas lega.
Akhirnya mereka bersenda gurau bersama.Lalu Reza menyuruh bi Saroh untuk mengambil koper yg berwarna hitam untuk dibawa keruang keluarga.
"Oh iya aku sampai lupa,bi tolong ambilkan koper yg berwarna hitam di kamar ya."
Bibi segera mengambil koper itu,kemudian Reza membukanya.
"Asik ada oleh-oleh."
"Taraaaa,,,ini untuk kalian semua."
Ujar Reza menunjukan isi koper yg telah dibukanya.Mereka semua tersenyum bahagia karena mendapat oleh-oleh dari Luar Negeri.Ada banyak oleh-oleh yg dibawa oleh Reza dari makanan,pernak pernik hingga baju dll.Reza mulai membaginya satu persatu.
"Alhamdulillah terimakasih ya kak."
__ADS_1
Ucap Adit dan Dika yg diberi masing-masing satu sepatu dan jam tangan dan satu stel pakaian bermerek ternama.Mereka senang sekali mendapat hadiah itu karena bagi mereka itu barang pertama termahal dan terbagus yg mereka miliki seumur hidup mereka.Begitupun bapak yg diberi satu stel pakaian beserta sendal selop dan jam tangan yg juga bermerek ternama sangat bahagia menerima hadiah dari menantunya.Sedangkan mamanya,ibu Via,Via dan bi Saroh dihadiahi cincin berlian yg modelnya sama dan hanya diproduksi 4 buah di Toko berlian tempat Reza membeli.Seperti biasa Reza memang hobi membeli barang-barang limited edition apalagi untuk orang-orang yg ia sayangi bahkan bi Saroh yg sangat berjasa untuknya dan keluarganya selama ini yg sudah ia anggap seperti ibunya sendiri,dan bukan hanya bi Saroh yg selama ini sering diberi hadiah,Reza memang sering memberi hadiah-hadiah yg mahal sebagai tanda terimakasihnya atas pengabdian dan kesetiaan orang-orang yg bekerja denganya dan keluarganya.
"Wah bagus banget sayang,terimakasih ya untuk semua ini."
Ucap Via yg senang melihat 4 cincin yg sama yg akan dimiliki oleh orang-orang yg ia sayangi.Via kemudian mencium pipi Reza.Tentu saja membuat Reza terbelalak kaget dan senang dengan perlakuan Via kepadanya karena Via bisa melakukan itu juga didepan keluarganya,Reza pikir Via akan malu.Semua orang melirik kearah mereka,tapi malah Via memeluk gemas suaminya membuat semua orang yg melihatnya sedikit malu tapi juga tersenyum bahagia melihat mereka bahagia dan romantis.
"Sayang kamu tidak melupakan papa,Feby dan Rusty kan?"
Tanya Via pada Reza yg belum memperlihatkan apapun untuk papa dan kedua adiknya.
"Tentu saja tidak sayang,mana mungkin aku melupakan mereka bertiga.Kebetulan mereka bertiga memiliki selera kesukaan produk yg sama jadi aku belikan mereka barang yg sama biar tidak rebutan."
Jawab Reza dengan menunjukan 3 buah perfume merek ternama favorite papa dan kedua adiknya,Via tersenyum bahagia melihatnya.
Merekapun berbincang-bincang sembari nyemil makanan yg dibawa oleh Reza.
__ADS_1
bersambung,,.