MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
72.Marisa.


__ADS_3

"Sayang pagi ini kamu mau sarapan apa?"


Tanya Via sembari membantu Reza mengenakan kemeja.


"Eummm,,,apa ya?"


Ucap Reza yang masih berpikir tentang sarapanya.


"Jangan makanan yang berat-berat terus,liat nih perutmu sudah mulai membuncit."


Ujar Via sambil mencubit perut Reza yang mulai buncit.


"Aduh sakit sayang."


Spontan Reza merasa kesakitan karena cubitan Via yang lumayan keras.


"Makanya olahraga,kamu sih belakangan ini malas olahraga.Percuma dirumah ini kamu sediakan ruangan beserta alat gym tapi kamu sendiri malas mengugunakanya."


Ibu hamil sudah mulai mengoceh pagi-pagi.


"Aku kan sengaja sayang membuncitkan perutku ini supaya kamu ada temanya."


Alasan klasik Reza.


"Alasan saja!"


Dengus Via.


"Iya-iya nanti aku rajin olahraga lagi,tapi ditemani ya biar aku tidak bosan dan semangat olahraganya,kalau sendirian bosan sayang,"


Ucap Reza sambil membelai rambut Via.


"Iya nanti aku temani,sekarang kamu mau aku buatkan sarapan apa?"


Via kembali menanyakan sarapan Reza.

__ADS_1


"Aku mau nasi goreng hijau."


Jawab Reza tanpa merasa takut padahal baru saja di peringatkan untuk tidak makan yang berat-berat apalagi pagi hari.


"Bandel sekali ya,"


Via menjewer telinga suaminya.


"Kali ini saja sayang please,,,aku pengen banget makan nasi goreng hijau.Nanti kalau tidak dituruti anak kita ecesan lagi,kan tidak lucu anak ganteng ku ecesan,apa kata cewek-cewek nanti!"


Reza memohon dengan alasan anak yang masih ada idalam perut Via.


"Aduh kamu itu ya pandai sekali beralasan,bawa-bawa anak aku lagi.Ya sudah pokoknya kali ini saja aku turuti,besok-besok tidak ada makanan berat kecuali rajin olahraga!"


Lalu Via meninggalkan ruang ganti dan keluar kamar menuju dapur.


"Hehehe,,,terimakasih sayang."


Ujar Reza sambil melambaikan tanganya kearah Via pergi.


Gumam Reza sambil menghayal saat anaknya sudah lahir keduania dan sudah bisa diajak bermain-main.Kemudian Reza berjalan menuju balkon sembari meminum teh hangat yang sudah dibuatkan oleh Via.Kegiatan Reza dipagi hari sebelum meninggalkan kamarnya dan melihat-lihat sekitar area rumahnya dari balkon.Betapa sejuk dan asrinya karena sekililing rumah besar Reza sekarang sudah penuh dengan berbagai macam tanaman,sayuran,buah-buahan,bunga dan kolam ikan konsumsi juga ada.Reza tersenyum puas dan bahagia bisa menberikan tempat dimana istrinya sangat nyaman dengan segala yang Via disukainya.


"Lihatlah Reza tadinya halaman seluas ini hanya berisi pohon-pohon dan rumput,tapi dalam waktu sekejap istrimu bisa menyulapnya menjadi sesuatu yang indah dan bermanfaat.Sekarang semuanya ada dikebunmu!"


Seru Reza menikmati keindahan kebun istrinya dari atas balkon.


"Istriku sayang,kamu itu sungguh wanitaku yang luar biasa,aku sungguh beruntung sekali bisa memilikimu dan menghabiskan waktu bersamamu."


Lanjut Reza bergumam sendiri.


Lalu ponselnya berdering dan Reza segera mejawabnya karena panggilan tersebut dari Roni.


"Iya,"


Ucap Reza yang langsung dipotong oleh Roni.

__ADS_1


"Za,,,Marisa kecelakaan!"


Jelas Roni.


"Apa,lalu bagaimana dengan putriku?"


Reza kaget mendengar berita itu dan cemas memikirkan nasib Sharleen.


"Alhamdulillah Sharleen tidak apa-apa."


Jawab Roni.


"Alhamdulillah,kok bisa Marisa kecelakaan kenapa?"


Reza lega karena putri cantiknya selamat tapi Reza juga penasaran apa yang membuat Marisa kecelakaan.


"Pak Yanto kan sedang sakit jadi tidak bisa bekerja,kemudian Marisa nekad menyetir mobil sendiri untuk mengantarkan Sharleen ke Sekolah."


Roni menjelaskan kronologi kejadianya.


"Aduh Marisa-Marisa,,,kenapa sih kamu jadi senekad ini.Lantas bagaiamana keadaanya sekarang?"


Tanya Reza.


"Tenang saja,semua sedang diurus oleh orang kita,sebentar lagi juga aku akan meluncur ke Rumah Sakit.Kamu jangan lupa jemput putrimu di Sekolahnya ya,tadi aku sudah menghubungi pihak Sekolah kemungkinan Sharleen telat dijemput."


Jelas Roni.


"Baiklah,Marisa aku percayakan padamu,usahakan yang terbaik untuknya!"


Kemudian Reza menutup teleponya.


"Bagaimana bisa si wanita itu nekad membawa mobil sendiri,padahal sudah sering aku peringatkan jika sopir tidak masuk hubungi aku dan jika aku tidak bisa kan bisa naik taxi.Marisa-Marisa bagaimana keadaanmu saat ini?,YA ALLAH selamatkanlah Marisa,aku mohon,,,"


Gumam Reza sambil berdoa.

__ADS_1


bersambung,,,.


__ADS_2