
Diruang kerja yang hening Reza terus mencerna kata-kata Via tadi,dan ia segera memutar ulang kembali video percakapan Via dengan Ilham yang di kirim oleh Adit.Sebab sejak Adit mengirimnya Reza tidak mendengarkan percakapan Via dengan Ilham,Reza hanya terpaku pada pertemuan diam-diam Via dengan Ilham dan sudah marah besar hingga tadi Reza tidak mihat video itu hingga tuntas.
Setelah melihat dan mendengar percakapan Via dengan Ilham yang samar-samar sampai-sampai Reza terus memngulang hingga beberapa kali bahkan menggunakan headset supaya terdengar jelas apa yang dibacarakan Via dengan Ilham.
Setelah mendapati kenyataan percakapan Via dengan Ilham betapa menyesalnya Reza telah salah paham terhadap istrinya sendiri.
Saking kesalnya pada diri sendiri Reza sampai meninju meja kerjanya yang terbuat dari kayu jati itu.Tentu saja semakin keras ia meninju semakin sakit dan bonyok tanganya.Meskipun tanganya sudah bonyok dan sedikit terluka hingga berdarah namun rasa sakit itu mungkin tidak sepadan dengan perasaan sakit yang dialami Via dan tentunya Reza sendiri karena telah bertindak bodoh akibat cemburu butanya.
"Bodoh,bodoh,bodoh kau Reza!"
Setelah sadar akan kesalahanya,Reza segera kekamar mencari istrinya untuk meminta maaf.Ia tidak peduli apapun respon Via nanti,yang jelas Reza ingin segera meminta maaf pada Via.
Lampu kamar sudah diamtikan tersisa satu lampu tidur yang masih menyala di nakas dekat ranjang.Disana terlihat Via sudah membaringkan tubuhnya.Perlahan Reza mendekati istrinya tapi Via sudah tertidur lelap Reza tidak berani membangunkanya.Reza hanya bisa membelai wajah istrinya kemudian mencium keningnya.
__ADS_1
Saat hendak kekamar mandi Reza melihat segelas minuman jahe lemon hangat yang biasa dibuat oleh Via,Reza segera mengambil gelas itu disana ada selembar surat untuknya yang sengaja ditulis oleh Via.Sambil meminum jahe lemon Reza membaca surat itu.
"**Assalamualaikum,,,suamiku.
Aku mohon maaf atas segala ketidaksempurnaanku sebagai istrimu.
Sedikitpun aku tidak pernah ragu atas ketulusanmu,tapi jika kamu masih ragu akan cintaku,aku hanya bisa berharap kamu masih mau memberiku ruang pemakluman untuk ku agar bisa membuktikan semua itu.Tapi jika semua kesempatan itupun sudah tidak lagi menjadi milik ku aku bisa apa,selain menerima segala keputusanmu.
istrimu**."
"Maafkan aku yang tidak sempurna untukmu sayang,"
Gumam Reza atas kekagumanya terhadap istrinya.
__ADS_1
"YA ALLAH,,,ampuni kebodohanku ini dan jadikan aku suami yang layak untuk istriku ini YA ALLAH,,,"
Lantunan do'a dan harapan terlontar dari mulut Reza.
Kemudian Reza menghabiskan minuman jahe lemonya lalu bergegas kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Diruang closed sudah tertata rapih handuk beserta baju ganti untuk Reza tidur.Seperti biasa Via memang selalu menyiapkanya untuk suaminya bahkan saat sedang berselisih pahampun Via tetap menjalankan kewajibanya sebagai istri,tidak ada yang dirubah meski suasana hati dan pikiranya sedang tidak berdamai dengan suaminya.
"Kamu memang sempurna sayang,kamu memang selalu menempatkan dirimu sebagai seorang istri yang sesungguhnya.Semarah apapun kamu padaku kamu tidak pernah meninggikan suaramu melebihi aku,saat perdebatan diantara kita mulai memanas kamu lebih memilih diam dan pergi daripada terus melawanku padahal kamu diposisi benar,bahkan kata maaf selalu terlontar dari bibirmu terlebih dahulu daripada aku.Dan sekarang saat kita sedang seperti ini,kamu masih tetap sama tidah pernah merubah ataupun mengurangi kewajibanmu sebagai seorang istri.Sepertinya memang aku yang tidak pantas untukmu!.Sampai sekarang aku yang tidak pernah bisa merubah sikap cemburu butaku padamu!."
Gumam Reza sembari menatap dirinya dicermin.
Kemudian Reza segera membersihkan dirinya lalu membaringkan tubuhnya di samping via.Reza sangat gelisah memikirkan semua yang sudah terjadi antara dirinya dengan Via hingga Reza sulit sekali untuk memulai tidurnya padahal ia sudah sangat lelah dan mengantuk.Kemudian ia teringat pada cerita Via,jika Via sedang gelisah,sulit tidur,dan tidak fokus maka Via selalu memperbanyak istighfarnya.
Lalu Reza mengikuti kebiasaan istrinya itu dengan memluk tubuh istrinya,bagaimanapun Reza tak tahan jika tak memeluk Via,karena selama ini Reza sudah terbiasa tidur dengan memeluk istrinya itu.Akhirnya seiring bacaan istighfar yang ia lantunkan dalam hati sambil memeluk istrinya membuat Reza terlelap tidur.
__ADS_1
bersambung,,.