MENJADI ISTRI KEDUA

MENJADI ISTRI KEDUA
80.Bermain bersama.


__ADS_3

"Sayang,,,ini es kelapa hijaumu!."


Reza yang sedari tadi kedapur akhirnya datang dengan menyodorkan segelas besas es kelapa hijau yang tadi dibeli di pinggir jalan.Via yang sedang bermain barbie dengan Sharleen menghentikan sejenak bermain barbienya dan segera meminum es kelapa hijaunya.


Tak lupa Via pun menawarkan es kelapa hijaunya pada Sharleen.


"Alin mau?"


Tanya Via sembari menyodorkan gelasnya kehadapan Sharleen.


Sharleen pun menyedotnya.Setelah selesai minum es kelapa hijau Via kembali memainkan barbienya bersama Sharleen.Kemudian Reza tiba-tiba memeluk Via dari belakang.


"Papa ikutan main juga dong?"


Ujar Reza yang ingin ikutan main barbie.


"Boleh,,,"


sahut Sharleen.

__ADS_1


"Ok,Papa jadi apa nih?"


Reza sangat antusias ingin ikut bermain barbie.


"Papa jadi penontonya saja disitu hahaha."


Jawab Sharleen meledek Papanya.


"Lho kok Papa malah suruh nonton,kan Papa pengen ikutan?"


Protes Reza sambil memegang-megang barbie milik Sharleen.


"Ih,,,Papa jangan pegang-pegang nanti rambutnya berantakan!"


"Papa jangan ganggu dong!."


Ujar Via sambil merapihkan kembali tatanan ambut barbienya.


"Papa ni,"

__ADS_1


ujar sharleen.


"Tante rambut Alin ditata seperti barbie dong!."


Pinta Sharleen kepada Via.Via tersenyum dengan sikap Sharleen yang sudah perlahan mulai dekat denganya.


"Ok,mainanya masih mau dilanjutkan atau tidak?"


Tanya Via.


"Tidak Tante besok lagi saja,"


Jawab Sharleen.


"Ya sudah kalau begtu kita rapihkan dulu mainanya supaya tidak berantakan."


Ajak Via terhadap Sharleen.Via sengaja melakukanya,untuk melatih menerapkan kebiasaan yang baik supaya Sharleen terbiasa mandiri dan rapih.Alhamdulillah Sharleenpun tidak membantah seperti biasa yang ia lakukan saat dirumahnya,segala sesuatu serba bibi yang melakukanya.Padahal jika dilatih Sharleen bisa paham dan terbiasa mengikuti karena Sharleen adalah anak yang cerdas tapi sayang dibawah pengasuhan Oma Hera yang memanjakanya tapi dengan cara yang salah.Sharleen dengan cekatan segera merapihkan mainanya dibantu oleh Via.Reza sangat terharu melihat pemandangan ini.


*"Dari awal aku sudah yakin kamu pasti bisa dekat dengan Putriku,karena kamu wanita yang baik dan penyayang.Terimakasih sayang kamu selalu membuatku bahagia dengan caramu yang tulus.Aku yakin dibawah didikanmu Sharleen akan tumbuh menjadi anak yang lebih baik lagi dari sebelumnya.Ok sayang Putri Papa,Papa janji akan sering-sering membawamu kesini supaya kamu lebih dekat dan terdidik dengan baik bersama Tante Via.Marisa,maaf bukan aku tidak percaya dengan pengasuhanmu,kamu baik tapi Tantemu membumbuinya dengan racun kejahatan dalam mengasuh Sharleen,dan aku tidak akan membiarkan ini terjadi lebih jauh lagi.Aku tidak ingin Sharleen tumbuh menjadi anak yang kurang baik.Aku tidak ingin Alm.sahabatku kecewa melihat semua ini.Karena aku sudah diberi tanggung jawab untuk Sharleen aku harus bisa menjaga amanah itu dengan baik.YA ALLAH,,, mudahkanlah semua ini.aamiin"*

__ADS_1


Reza terus memandangi kedua wanita ini dari sofa sambil menikmati teh hangat dan sepotong kue.Kedua wanita kesayanganya ini sedang asyik menata rambut seperti ibu dan anak.Mereka juga terlihat saling bersenda gurau.Sesekali mereka terlihat tertawa bersama,entah apa yang mereka bicarakan sehingga mereka bisa tertawa bersama.Bahkan mereka bergantian menata rambut satu sama lain.Dan Via terlihat sangat nyaman sekali saat Sharleen mengikat-ikat rambutnya ala Sharleen yang sudah pasti berantakan tak serapih Via menata rambutnya.


bersambung,,.


__ADS_2