Mentari di balik Awan

Mentari di balik Awan
Surga Neraka.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Heaven!" teriak Mentari saat masuk kedalam kamar putra semata wayangnya yang ia lahirkan 17 tahun lalu.


Setiap pagi akan ada drama yang membuat kediaman Biantara heboh. Anak bujang keturunan langsung mantan Mafia itu memang paling sulit dibangunkan jika pagi. Jadi, tak salah jika Mentari selalu menarik uratnya.


"Apa sih, Mah?!" protes Heaven.


"Papahmu udah nunggu buat sarapan tapi kamu masih mimpi! ini udah jam berapa?" teriak Mentari lagi. Anak itu benar-benar tak bosan dengan suara lantang mamanya setiap pagi selama hampir 12 tahun lamanya.


Ya, Heaven memang sulit bangun pagi sejak kecil, tepatnya sejak masuk Sekolah Dasar. Ia sering bermain hingga larut malam dan itu sulit di ubah hingga detik ini.


"Mamah tuh bisa gak sih, datang gak nanyain jam terus? aku mana tahu!" jawab Heaven yang kini sudah duduk dengan wajah berantakan. Tapi sialnya pria itu tetap terlihat tampan menggemaskan.


"Cepat bangun dan sarapan!"


"Hem," sahut Heaven dengan deheman pelan.


.


.

__ADS_1


.


Awan dan Mentari yang sudah menunggu sedari tadi langsung menoleh saat mendengar suara derap langkah. Dan sudah bisa ditebak jika itu adalah putra semata wayang mereka.


Heaven menarik salah satu kursi meja makan lalu duduk disana, diteguknya susu yang sudah dingin itu hingga habis setengah gelas.


"Jangan bolos terus, Papah bosan dipanggil wali kelasmu," ucap Awan yang pusing dengan tingkat kenalan anaknya.


"Ya gak usah datang," jawabnya santai sambil mengunyah nasi goreng udang kesukaannya.


"Kamu satu-satunya harapan Papa dan Mama. Rubah sikapmu sedikit lebih manis, Ok."


Heaven yang sudah bosan selalu mendapat siraman rohani dari kedua orangtuanya langsung berpamitan. Dan dengan mengendarai sepeda motor besarnya itulah ia langsung melucur dengan kecepatan tinggi menuju sekolah.


Saat orang lain bisa sampai dalam 45 menit, nyatanya Heaven hanya membutuhkan waktu 20 menit saja untuk bisa langsung memarkirkan Si Kuda besinya di area parkir sekolah.


Setelah membuka helm, ia pun bergegas menuju kelasnya yang berada di lantai 4.


Suara riuh dalam ruangan tersebut semakin menjadi saat Heaven masuk. Ia yang di nobatkan sebagai siswa tertampan anak tunggal kaya raya tentu menjadi rebutan semua siswi disekolahnya. Tak heran jika para gadis itu terang-terangan merebutkannya yang selalu cuek tak perduli.


Heaven memang tak pernah meladeni, ia akan angkuh di hadapan semua siswi kecuali pada Si pemilik hatinya.

__ADS_1


Ya, pria itu sudah mejatuhkan pilihan pada gadis cantik yang pintar namun galak. Saking galaknya tak ada satupun yang berani mendekat. Ia selalu sibuk di perpustakaan dan ruang hening lainnya.


Awalnya Heaven menganggap gadis itu aneh, karna saat semua siswi histeris melihatnya justru hanya ia yang melengos pergi begitu saja. Rasa penasaran itu yang akhirnya membuat Heaven mencari tahu siapa sosok JINGGA.


.


.


"Nama Surga, tapi kelakuan kaya penghuni Neraka!!!"


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Hallo...


Wih, Ucatnya jauh banet teh?


😂😂😂😂😂 pasti mau komen itu kan!!


Drama bocah selalu di menangkan oleh keturunan Buaya cengeng, mulai dari si Tutut, Bum2 sampe si kembar.. Dahlah, gemesnya udah diborong semua sama mereka.


Awan sama Mentari juga gada konflik kan, jadi mending ceritain Anaknya si Heaven Rahardian Biantara.

__ADS_1


__ADS_2